BRAVE LOVE

BRAVE LOVE
I LOVE YOU [ E N D ]


__ADS_3

Jeanette mengerjapkan matanya perlahan. Axton yang selalu ada di sampingnya pun langsung memegang tangan Jeanette.


"Kamu sudah sadar?"


"Di mana aku? Alex?" tanya Jeanette.


"Alex sedang bersama Dad dan Mom."


"Apa aku pingsan?"


"Hmm," Axton tersenyum, "Kamu memberikanku kebahagiaan sekali lagi."


"Maksudmu?"


Axton memegang perut Jeanette, "Alex akan segera memiliki adik."


"Aku hamil?" tanya Jeanette sedikit tak percaya.


"Ya, bibit premiumku kembali bertumbuh di dalam sini," jawab Axton bangga.


Jeanette terdiam. Bukan karena ia tak bahagia, hanya saja ia mulai takut kalau kalau mertuanya akan berpikir yang tidak tidak tentang dirinya.


"Orang tuaku bahagia mendengarnya," ucap Axton yang seperti tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Jeanette.


"Benarkah? Mereka tidak marah padaku kan?"


"Untuk apa mereka marah padamu? Mereka bahagia karena mereka akan segera mendapatkan tambahan cucu. Istirahatlah dulu sebelum MUA akan datang untuk merias ulang dirimu untuk acara resepsi," ucap Axton.


"Apa aku tidur terlalu lama?" tanya Jeanette yang ingin bangkit.

__ADS_1


"Tidak, hanya 3 jam saja," Jeanette kaget karena ia tertidur cukup lama.


Axton mengajak Jeanette untuk makan terlebih dahulu. Setelah MUA datang dan merias Jeanette untuk acara resepsi di malam hari. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Axton mengganti sepatu yang dikenakan oleh Jeanette menjadi yang tak terlalu tinggi, sesuai saran dari Michael.


"Besok kita akan pergi ke dokter kandungan untuk memeriksakannya," ucap Axton dan Jeanette mengangguk.


Acara resepsi pernikahan malam itu berjalan begitu meriah. Para tamu undangan sangat banyak dan ruang serbaguna terlihat begitu ramai. Jeanette memperhatikan Alex dari kejauhan. Putranya itu sedang bersama dengan ketiga anak dari adik iparnya, Alexa. Mereka terlihat cepat akrab dan Jeanette bahagia akan hal itu.


*****


Axton mengajak Jeanette menginap di kamar president suite yang ada di Hotel Williams, sementara Alex ikut pulang bersama Dad Azka. Alex dengan mudahnya diajak pulang oleh Dad Azka karena ada Nala, Nathan, dan Nicholas. Mereka sudah bagai 4 sekawan, padahal baru saja saling mengenal.


Tak ada hiasan apapun di dalam kamar president suite yang akan ditempati oleh Axton dan Jeanette. Hal itu karena Axton tak suka dengan embel embel bunga mawar atau lilin yang malah membuat ruangan menjadi terkesan berantakan.


Axton memeluk Jeanette dari belakang. Ia mencium bahu Jeanette, membuat gelenyar halus terasa di tubuh Jeanette.


"Kamu mau mandi dulu?" tanya Axton.


"Baiklah."


Axton pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri, sementara Jeanette duduk di depan meja rias dan mulai melepaskan hiasan di rambutnya. Ia juga membersihkan make up dengan pembersih khusus.


Sekitar 20 menit kemudian, Axton keluar dari kamar mandi dan melihat Jeanette yang sudah selesai. Ia mendekati Jeanette dan mencium pucuk kepala wanita yang telah sah menjadi istrinya itu.


Jeanette terpesona dengan penampilan Axton. Rambutnya masih terlihat setengah basah dan sedikit berantakan, itu membuatnya terlihat semakin tampan dan seksi.


"Aku akan mandi," ucap Jeanette yang berusaha menetralkan debar jantungnya. Ia juga tak ingin Axton melihat wajahnya yang memerah. Untung saja gaun pengantin yang ia gunakan tak sulit untuk dibuka, jadi ia bisa membukanya sendiri tanpa meminta bantuan dari Axton.


Jeanette berendam sebentar hanya untuk merelakskan tubuhnya. Setelahnya, ia berjalan ke arah shower dan membersihkan tubuhnya. Ia berdiri di depan cermin dan melihat dirinya sendiri. Ia tak percaya bahwa ia akan menikah lagi, setelah apa yang pernah ia alami.

__ADS_1


Namun, ia bersyukur kini karena yang menjadi suaminya adalah Axton. Meskipun di awal ia meragukan pria itu karrna prinsip hidupnya yang tak mau menikah, tapi pria itu sangat bertanggung jawab. Bahkan Jeanette bisa melihat cinta yang tulus dari Axton untuk dirinya dan juga Alex.


Malam ini, meskipun bukan malam pertama untuk keduanya, tapi Jeanette akan tetap memberikan kenangan yang indah untuk mereka.


Ceklekkk


Jeanette keluar dari kamar mandi, sudah menggunakan piyama satin berbentuk kimono berwarna hitam. Seperti biasa, Axton sangat menyukai wangi shampo dan sabun yang digunakan oleh Jeanette dan itu membuat has srat dalam tubuhnya langsung bangkit seketika.


Tak mau menunggu lama, Axton bangkit dari duduknya yang sedang bersandar di kepala tempat tidur. Ia mendekati Jeanette dan langsung menggendongnya. Ia menyesap wangi rambut dan harum tubuh Jeanette.


"Kamu wangi sekali, aku menyukainya. Aku bahkan tak bisa melupakan wangi ini sejak pertama kali aku bertemu denganmu," ucap Axton


Ia merebahkan tubuh Jeanette di atas tempat tidur. Dengan tangan ia menahan tubuhnya. Ia memandangi wajah Jeanette, menatap manik mata yang terekam di dalam kepalanya sejak malam itu, meskipun keadaan remang hampir gelap.


"I love you, Jeanette Orlando," ucap Axton sambil mengusap pipi Jeanette.


"Seharusnya aku mencarimu sejak dulu, dan tidak menunggu dirimu datang padaku untuk meminta pertanggungjawaban. Kita seharusnya sudah bahagia sejak dulu, bukan begitu?" lanjut Axton.


Jeanette menangkup pipi Axton, "jangan membicarakan lagi hal yang telah lalu. Kita pandang kehidupan kita ke depan dan berbahagia untuk itu."


Axton tersenyum dan mencium bibir Jeanette, "I love you, I love you, honey."


"I love you too, hubby," balas Jeanette.


Malam itu dilalui keduanya seperti pasangan pengantin baru lainnya. Mereka melalui malam panas yang indah. Namun, Axton tak melakukannya berkali kali karena ia tahu bahwa ada sesuatu yang harus ia jaga selain Jeanette dan Alex, yakni calon anaknya yang masih berada di dalam perut wanitanya.


Axton mencium perut Jeanette, kemudian mencium bibir Jeanette sebelum keduanya terlelap.


🧡 🧡 🧡

__ADS_1


Cherry tamatin sampai sini aja ya, tapi nanti ada extra partnya, soalnya masih banyak cerita yang belum tuntas. Pokoknya habis ini cerita Axton dan Jeanette udah ga pake konflik2an lagi. Oya menurut kakak semua, mendingan cerita Zero lanjut di extra atau bikin novel baru? (aku masih mikir2 sembari bikin laporan akhir taun) 😅 eh jadi salah ketik 🤣 untung belum dikasih ke spv aku.


__ADS_2