
Setelah kepergian Ziva dari ruangan itu akhirnya Rafa tersadar dan kembali duduk di kursi kebesaran nya. Dia menggusar wajah nya dengan kasar.
Apa benar dia sudah sangat keterlaluan pada Ziva. tapi karna ego nya yang terlalu tinggi membuat ia terus bertengkar dengan Ziva, tidak seharusnya Ziva menerima setiap perbuatan kasar dari Rafa tapi apalah daya Rafa sudah terlanjur membenci Ziva.
Saat Ziva keluar dari ruangan itu, ia tak sengaja bertemu dengan Cova yang saat itu sedang mengantar kan berkas yang terbawa oleh nya.
''Hai cantik kenapa kau menangis hmm?''
Tapi Ziva tak menggubris nya dan terus berlalu melewati Cova. karna tak dapat respon dari Ziva ia pun menggenggam tangan Ziva sehingga Ziva tersadar dari kesedihannya.
Ziva mengadah melihat siapa yang telah menarik tangan nya.
''Cova!!'' Pekik Ziva sambil sesegukan
Cova pun dengan reflek langsung memeluk Ziva untuk memberikan ketenangan.ia memberikan bahunya untuk Ziva melepaskan segala gundah di dalam hatinya.
''Ssstttt tenang lah kau sekarang ada bersama ku. Kau bisa. melampiaskan semuanya pada ku dan ceritakan kenapa kau menangis?''tanya Cova.
Lalu ia menceritakan semua pada Cova,mendengar penuturan dari Ziva membuat ia melangkah kan kaki nya kedalam ruangan Rafa dan menyisakan Ziva seorang diri.
Cova membuka kasar pintu bos. ''hari ini tidak ada atasan dan bawahan karna itu sudah jam bebas kantor.'' gumam Cova
Ia langsung membanting berkas yang tadi di pegang ke atas meja Rafa. membuat Rafa sedikit terkaget tapi masih bisa tenang.
''Hai kenapa dengan mu. '' selidik Rafa.
''Kenapa kau selalu berbuat kasar pada Ziva hah. Apa belum cukup semua penderitaan nya selama ini. dia tak bersalah dalam hal ini breng dek, yang salah disini ada lah istri mu kenapa dia mempunyai ide gil@ seperti ini. '' Cova berbicara dengan emosi yang meledak-ledak kepada Rafa.
Tapi Rafa tak tinggal diam ia langsung memberi kan pukulan pada muka Cova,Ia yang tak siap menerima pukulan dari Rafa langsung terhuyung kebelakang.
''Apa kau juga sudah merasakan tubuh wanita jal@ng itu sehingga kau begitu marah hah? Rafa tak kalah emosinya.
''Cukup hentikan dia tidak seperti istri mu dia wanita baik-baik. '' bela Cova.
Mendengar Cova yang menyebut Amira membuat ia berfikir apa hubungan nya dengan Amira.
__ADS_1
''Kenapa kau membawa-bawa Amira hah.. dia lebih baik dari pada wanita jala@ng itu. ''ungkap Rafa.
''Cih kita liat saja nanti, Cepat atau lambat kebusukan pasti akan terbongkar. ''Lalu Cova melangkah kan kaki nya keluar ruangan itu. Tapi ia tak melihat lagi adanya Ziva disana.
***
Ziva terus melangkah kaki nya menyusuri sepanjang jalan yang ia lewati. tak terasa ia berjalan cukup jauh dari tempat nya semula. Namun saat sedang duduk di halte bis berniat untuk melepas kan penat kaki dan menunggu bis berikutnya.
Tiba-tiba Cova datang dan langsung menggendong Ziva ke mobil nya. Awalnya Ziva kaget tapi karna Cova meyakinkan nya akhirnya Ziva menurut saja. Cova membawa Ziva ke filanya dimana tak seorang pun tau tempat itu, bahkan sahabat nya pun tak tau tempat itu.
Setelah 3 jam perjalanan akhirnya mereka sampai di sana. Cova membawa turun Ziva.
''Ini vila siapa Cov ?''
''Ini punya ku kau aman tinggal disini Ziv. Aku tidak suka melihat ada orang lain yang menyakitimu. jadi kau tinggal lah beberapa saat disini. ''
''Hmm baik lah mungkin aku juga butuh ketenangan, makasih ya Cov kau selalu membantu ku !!''
''Ya sudah sana istrahat semua yg kau perlukan sudah ada di dalam kamar dan kalau kau lapar di kulkas ada bahan masakan. besok pagi akan ada yang bersih-bersih datang. Jadi kau tidak boleh melakukan pekerjaan apapun. '' Terang Cova panjang lebar .
Setelah memberi tahukan semuanya pada Ziva dia pamit untuk kembali ke kota karna harus kembali bekerja besok.
Sementara itu di rumah Amira sedang khawatir karna Ziva belum pulang padahal malam semakin larut.Rafa oun ikut cemas memikirkan nya Rafa sibuk menelfon anak buah nya untuk mencari keberadaan Ziva.
Cova yang mengetahui itu hanya diam dan pura-pura tidak tau. padahal di dalam hatinya sangat bersorak melihat kepanikan suami istri itu.
Hingga pagi datang tapi belum ada tanda-tanda akan ke pulangan Ziva.Kevin yang mendengar kabar hilang nya Ziva pun ikut khawatir dan ia langsung menuju kantor Rafa.
''Apa kau senang sekarang hah dasar b@jingan.''Kevin langsung membogem Rafa karna kesal.
Terjadi perkelahian diantara mereka Cova hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah dua sahabat itu.
''Hai hentikan kalian mau berkelahi apa mau mencari Ziva hah... ''teriak Cova.
__ADS_1
Mendengar teriakan Cova mereka pun berhenti.keduanya pun memegang sudut bibir masing-masing karna luka robek akibat pukulan mereka.
''Apa kau tau sesuatu Cov ?''Selidik Kevin karna ia melihat Cova yang tampak santai.
''Tau apa? mana ku tau kau tanya saja Rafa dia yang telah membuat Ziva menangis!!''
Semua mata tertuju pada Rafa sehingga membuat dia tak berkutik.
''Heh !!kenapa kalian melihat ke arah aku,ok aku akui semua memang salah ku. Tapi aku gak tau kemana dia pergi anak buah ku pun belum menemukan nya. '' terang Rafa.
Saat perdebatan itu terjadi Zia masuk dan langsung mengamuk kepada mereka semua karna mendengar kakak nga hilang.
Zia membentak ketiga orang itu. sehingga yang di bentak hanya melongo.
''Apa puas kalian semua sekarang hah.. kalian tidak tau seberapa menderita nya kakaku karna semua ini.tapi kalian dengan sengaja malah ikut menyakiti nya. dimana hati kalian semua. '' maki Zia.
Kevin mencoba menenangkan Zia. karna ia tau watak Ziva dan Zia sangat lah berbeda. Ziva penuh kelembutan sedang kan Zia keras kepala dan pemberani. setelah menenangkan Zia. Kevin pun melacak keberadaan Ziva,tapi belum membuah kan hasil.
''Ziva kau kemana,kenapa tak menghubungi ku. ''Batin Kevin
Semua menjadi kacau karna berita kehilangan Ziva , Rafa tak bisa berkonsentrasi karna ini semua. Dan Kevin terus mendesak Rafa agar segera menemukan nya
''Rafa kalau aku yang duluan menemukan Ziva jangan berharap kau bisa melihat dia lagi. karna aku akan membawa pergi dia jauh dari sini agar kau tidak bisa lagi menyakitinya.'' Ancam Kevin sambil terus melangkah kan kaki nya keluar dari ruangan Rafa.
Bersambung......
Rafa...
Kevin...
__ADS_1
Cova....
Sekian terima gaji wkkwkw papayo di bab berikut nya.. jangan lupa jejak nya 😚😚