BUKAN YANG KETIGA

BUKAN YANG KETIGA
bab 30


__ADS_3

Rafa bersimpuh di Kaki Mommy memohon agar tak membawa Ziva pergi dari sisinya. Kalau Mommy membawa Ziva maka semua rencana nya akan gagal. Rafa akan sulit memohon maaf dan menebus semua kesalahan nya pada Ziva.


Tapi Mommy hanya acuh dan malah menghampiri Ziva.


''Ziva sayang maafkan Mommy ya. atas semua yang terjadi pada mu. karna ulah mereka kamu harus menanggung semua ini.''


Ziva hanya mematung mendengar ucapan Mommy. dan tak ada reaksi apapun dari wajah pucat itu.


...****************...


Siang itu Mommy langsung membawa pulang Ziva kerumah mommy. Dan Rafa hanya bisa pasrah menerima keputusan Mommy.


''Ziva tunggu aku,,, aku pasti menjemput mu'' Batin Rafa dengan berat hati harus melepas kepergian nya.


Dua bulan setelah ke pergian Ziva dan mommy,membuat Rafa selalu uring-uringan semua pekerjaan di limpah kan kepada Cova,dan membuat Cova kalang kabut.


Tok.... tok... tok..


''Masuk '' saat Cova dari dalam.


''Ini pak berkas yang bapak minta. ''Zia meletakkan berkas di atas meja Cova.


Cova melihat siapa yang datang dan mengerutkan kening nya. ''Kenapa kamu yang mengantar kan nya.? Dimana Andi?''tanya Cova.

__ADS_1


''Pak Andi sedang sakit perut pak makanya dia menyuruh saya. '' terang Zia.


''Lain kali harus dia yang datang jangan kamu. ''


''Baik pak. '' Lalu Zia pergi dengan menggerutu.


''Kenapa sih dia ,salah apa coba aku sama dia. ''


Sementara itu di rumah Mommy, Ziva sangat senang dan perlahan kondisi nya mulai membaik.


''Mommy mau masak apa?Ziva bantu ya?''


''Mommy mau masak sop ayam dan kawan-kawan nya.. kamu bantu potong sayur aja ya sayang. ''


Akhir mereka memasak sambil berbincang hangat. setelah makanan selesai dan di tata di atas meja makan. bel rumah Mommy pun berbunyi.


''Sebentar ya sayang kamu makan saja duluan Mommy mau liat siapa yang datang di jam begini. '' dan Ziva hanya menganguk pelan.


Mommy beranjak dari meja makan dan menuju pintu.


Ceklek


Mommy heran melihat siapa yang datang.''Ada angin apa kamu kesini hmm'?'' tanya Mommy.

__ADS_1


''Hais apa mommy tak sayang lagi sama anak mommy ini. apa karna sekarang mommy sudah mendapat kan pengganti ku makanya aku dilupakan. '' Sungut Rafa.


Melihat penampilan Rafa yang kusut membuat ada sedikit rasa iba di hati mommy dan akhirnya mommy membolehkan Rafa untuk masuk.


''Masuk lah. '' tapi belum selesai Mommy berbicara Rafa malah sudah menyelonong masuk kedalam.


Mendengar langkah kaki berjalan mendekat padanya membuat Ziva yang sedang makan langsung mendongak.


''Hai Ziva!! Bagaimana keadaan mu?''


Tapi yang di tanya hanya menunduk mencoba mengumpulkan kembali keberanian nya. lalu Ziva mengangkat kepalanya kembali ''Saya baik tuan. '' Sambil tersenyum.


Deg,,,,, mendengar Ziva yang menyebut tuan ada rasa sedikit tak terima di hati Rafa. Ada rasa kecewa yang tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata.


''Sudah ayo kalian makan dulu. ''Mommy tau ada kecanggungan diantara anak nya dan juga Ziva.


Setelah makan siang Rafa meminta izin untuk membawa Ziva keluar. agar Ziva bisa kembali menghibur diri.


''Mommy apa boleh aku mengajak Ziva jalan-jalan.?''


''Mommy terserah Ziva.. kalau dia mau Mommy akan izin kan. bagaimana apa kamu mau sayang.?''


Ziva pun mengangguk tanda setuju. dalam hati Rafa pun bersorak sorai karna ini awal yang baik baginya.

__ADS_1


BERSAMBUNG.......


__ADS_2