
Setelah Ziva mendekat dan di persilakan duduk kini saat nya mereka menyematkan cincin sebagai tanda pengikat cinta mereka. cincin itu sangat pas dan melingkar indah di jari manis Ziva.
Setelah selesai semua pun menikmati hidangan yang telah di sediakan dan tak lupa satu persatu memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.
Ada juga yang meminta berfoto bersama. semua orang pun menggunakan gaya bebas di hari kebahagiaan itu.Sekarang saat nya kedua mempelai berfoto semua gaya yang di arah kan fotografer mereka tirukan.
Hingga terdengar teriakan Cova dari bawah ''Ayo Rafa sambil di cium... '' Sontak saja semua melirik kepada Cova dan bersorak '' Cium... cium... ''
Dengan malu dan muka memerah Ziva pun menerima ciuman Rafa di depan khalayak ramai. semua mengabadikan momen tersebut Rafa ******* lembut bibir ranum itu beberapa saat sambil berbisik'' Sangat manis. '' dan itu berhasil membuat muka Ziva bak kepiting rebus...
(ciee.. cieee yang jomblo cuma bisa gigit jari 🤣)
Disela kebahagiaan mereka ternyata ada yang memantau dari jauh.
''Kita lihat saja kebahagiaan kalian tidak akan bertahan lama.... selamat bersenang-senang dan setelah ini mungkin kalian tidak akan bisa lagi tertawa dan bahkan hanya ada kesedihan diantara kalian.'' Ia pun berlalu setelah menyaksikan kebahagiaan itu.
Kini tiba saat nya untuk melemparkan buket bunga. para tamu undangan pun bersiap untuk menangkap buket tersebut...
''Siap ya.. ''
''Satu''
__ADS_1
''Dua... ''
''Tiga...'' mereka pun melempar kesembarang arah.
Tapi entah itu kebetulan atau memang takdir berpihak pada mereka. Buket itu pun jatuh tepat di antara Cova dan Zia mereka refleks menangkap buket tersebut. Padahal tidak ada niatan untuk mereka ikutan acara tersebut namun apalah daya buket itu malah jatuh pada mereka.
''ekhhhmmm.selamat ya Cov aku Doain semoga kalian cepat menyusul '' Teriak Rafa dari atas.
''Ini buat kamu aja pak aku tidak mau'' Zia pun memberikan buket tersebut dan berlalu begitu saja. Sementara Cova hanya melongo mendapati perlakuan Zia yang semena2 kepadanya.
''Awas kamu Zia nanti kamu bakalan merengek-rengek minta aku kawinin. '' batin Cova.
Pesta yang meriah pun akhirnya usai para tamu undangan satu persatu meninggal ruangan pesta dan kini hanya menyisakan keluarga inti.
''Eh gak usah kak ,aku bisa pulang sendiri tolak Zia. ''
''Yeeey kepedean loe siapa juga yang mau nganterin loe.. pulang sono sendiri di culik abang-abang taxi nya baru tau rasa. '' geram Cova.
''Bener juga tuh dek, mending sama Cova aja lah pulang nya. '' akhirnya dengan bujuk rayu Ziva dan Rafa akhirnya Zia pun menyerah dan menyetujui nya.
''Ayo sayang kita enak-enak aku sudah tidak sabar'' ucap Rafa.
__ADS_1
Mendengar itu semuanya langsung melirik tajam Rafa.
''Apa sih biasa aja keles''
''Otak loe mesum banget Raf gak tau apa kita masih disini. ''
''Terserah makanya cepetin halalin tuh yang di sebelah biar tau rasa nya nikmat surga dunia biar gak jomblo akut. kasian tuh ular naga lu kelamaan jomblo bisa karatan... hahhahah'' Rafa sangat puas bisa menggoda Cova.
''Udah ah mas jan begitu kasian yang jomblo. '' tampak Ziva.
Rafa langsung menggendong Ziva ala ala bridal style Ziva tampak sangat malu lalu menenggelamkan muka nya di ceruk leher Rafa.
''Sayang jangan menggoda ku hembusan nafas mu membuat sesuatu di bawah sana gerah. '' terang Rafa, sontak Ziva pun menjauh dari leher nya. jangan bergerak nanti kita jatuh sayang.''
Mereka telah sampai di depan kamar hotel yang sudah di pesan sang Mommy. dan Ziva langsung membuka pintu kamar, mereka sangat terkejut dengan dekoran kamar yang sangat indah.
Ada taburan bunga mawar di setiap langkah dan kasur..serta banyak nya balon bertebaran di atas langit-langit kamar dan hiasan lilin disudut ruangan yang menambah romantis nya kamar itu. tak lupa satu set lingerie bewarna merah tergeletak di atas kasur.
Sungguh Mommy sangat pengertian sekali wkwkwkkw
__ADS_1
,,,,,,,,,,Bersambung,,,,,,,,
Ckkck sabar ya kaka semua enak-enak nya kita pending dulu sampe besok 🤣🤣