BUKAN YANG KETIGA

BUKAN YANG KETIGA
bab 8


__ADS_3

AWAN… langitku rinai


aku terpaku menyadari detik detik bermetamorfosis menjadi menit


lalu menguap menjadi jam, hari, bulan, tahun


padahal aku masih berdiri disini, sendiri, mengemas gerimis yang


kau tinggalkan


betapa cepat waktu menyublim


usia yang kian membengkak, lalu mengempis ketika tertusuk jarum


berkarat


berdarah


aku ingin berteriak pada waktu


sekali saja berhenti dinafas yang dulu, apa mungkin?


jika saja ada lorong tempatku kembali


aku ingin masa itu datang lagi


kala tubuh dan hati bersih tak bernoda


putih… hanya putih…


lalu menulisinya dengan tinta yang seluruhnya emas


WAKTU…


Jika kau punya sisa yang tak dipakai orang lain


berikanlah padaku…!!!


**********


Satu minggu sudah kepergian Amira Keluar Negri,Rafa hanya bisa pasrah harus menahan rindu pada sang pujaan hati.Dia harus bersabar untuk beberapa saat lagi ,hingga sang istri pulang kembali ke tanah air.


Menunggu memang hal yang membosan kan,tapi apa daya kerjaan yang menumpuk menuntut untuk Rafa tetap di tanah air...


Tapi naas bagi sang istri saat pemotretan berlangsung kecelakaan pun tak dapat di elakkan , hingga membuat Amira harus kehilangan hal yang berharga. Sementara di seberang sana perasaan gelisah terus menghantui Rafa .


''Ada apa ini kenapa aku sangat mengkhawatirkan Amira '' ucap Rafa.


Tak berapa lama Cova pun datang,meberitahu keadaan Amira pada Rafa.


Tap..


Tap..

__ADS_1


Tap..


''Rafa ,aku ada berita tentang istrimu.''


Walau ragu tapi Cova tetap harus memberi tahu Rafa tentang keadaan Amira.


Rafa langsung bangkit dari kursi kebesarannya ,''Ada apa dengan istri ku Cov ?'' tanya Rafa.


''Hmm ku harap kau harus tetap tenang ,Istrimu mengalami kecelakaan saat sedang bekerja!''jelas Cova.


bagai disambar petir ,jantung Rafa berdenyut nyeri mendengar sang istri mengalami kecelakaan.''Itu tak mungkin,bagaimana mungkin ,apa saja kerja mereka disana sampai istri ku kecelakaan .'' Geram Rafa.


Lalu dia segera berlari keluar menuju mobil dan langsung mangambil penerbangan ke korea dangan jet pribadi nya .''Cov siap kan keberangkatan ku .''


Tanpa berfikir lagi mereka terbang ke Korea untuk melihat kondisi sang istri..


🌸🌸🌸


''Hah akhrinya operasi ini berjalan lancar,tapi sayang pasien harus kehilangan hal yang berharga bagi nya. Nanti setelah dia siuman tunggu lah keluarganya datang ,baru memberi tahu bagaimana keadaan nya.'' ucap Dokter yang menangani Amira.


Setelah 6 jam perjalan akhirnya mereka sampai di Korea ,mereka langsung menuju Rumah sakit tempat Amira di rawat...


Rafa sangat khawatir tentang keadaan sang istri.Rafa langsung menemui Dokter yang menangani Amira.


Tok..


Tok...


Tok..


''Ah tentu mari silahkan masuk,kebetulan ada yang ingin saya sampaikan kepada Tuan,mari duduk.''


Rafa duduk di dampingi Cova yang selalu setia kemanapun sang bos pergi.


''Hmm,,,,Begini tuan Nyonya Amira telah melewati masa kritis ,tapi akibat benturan keras yang mengenai tepat di perut Nyonya Amira ,kami terpaksa mengangkat rahim Nyonya Amira .'' Terang Dokter.


Rafa hanya terpaku mendengar penjelasan Dokter .Hati nya hancur mendengar apa yang telah di dengar ,bagaimana dia harus memberitahukan pada Amira tentang keadaan nya, Amira pasti tidak bisa menerima semua ini.


''Baiklah dokter terimakasih atas penjelasannya kami permisi.''


Saat di luar Rafa tak bisa lagi menahan air matanya ,dia menangis tergugu mendengar penjelasan dokter di dalam tadi.


''Cov ,bagaimana aku akan memberitahukan tentang ini pada Amira.''


''Sebaiknya jangan dulu Raf ,aku takut Amira akan semakin terpukul mendengar semua ini,tunggu lah sampai keadaan nya membaik baru kau beritahu dia Raf.''Saran Cova.


''Hmm ,,baik lah tapi kau harus berpura-pura juga Cov.''


Lalu mereka masuk keruangan Amira ,mereka mendekati Amira yang telah sadar.Walau masih lemah Amira tetap memberikan senyum pada sang suami.melihat senyum di bibir pucat Amira menambah perih hatinya.


Sepekan sudah sejak kejadian naas itu,sekarang Amira di perbolehkan pulang ,dan Rafa langsung membawa Amira ke tanah air .Dia tak di izin kan lagi bekerja oleh Rafa,kedatangan mereka telah di tunggu oleh Cova di bandara, dan mereka pun pulang kerumah,saat dirumah Amira telah di sambut oleh Ibu mertuanya...


'Bagaimana keadaan mu Amira sayang .''

__ADS_1


''Seperti yang mommy liat Amira baik-baik saja mom,jadi mom jangan khawatir ya .'' Terang Amira.


''Baik lah kalau begitu sekarang kalian makan dulu ,mommy sudah menyiapkan semuanya.''


🌺🌺🌺


Malam pun tiba saatnya Amira dan Rafa beristirahat,malam yang sunyi hanya berteman dengan bintang dan suara hewan di luar rumah.


''Sayang apa aku tak boleh bekerja lagi ?''tanya Amira.


''Stop Amira,aku tidak mengizinkan mu lagi,aku hampir kehilangan mu satu kali dan aku tak akan mengulangi nya lagi.'' geram Rafa.


Lalu Rafa langsung berbalik memunggungi Amira.Dia larut dalam fikiran nya sediri,sedangkan Amira tampak sedih mendengar perkataan Rafa.


Didalam fikirannya kenapa dia harus di larang bekerja ,padahal itu hanya kecelakan kecil yang tak beresiko apa-apa baginya.


Yah Amira belum tau tentang kondisi yang menimpanya,Rafa belum siap memberi tahu Amira apa yang sebenarnya terjadi.Dia tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi kalau sampai Amira tau kebenaran nya.maka dari itu untuk sekarang dia hanya memilih diam,tapi cepat atau lambat akan memberitahu kan yang sebenarnya terjadi pada Amira...


Siang itu Amira sengaja menyiapkan makan siang untuk sang suami.Amira memasak masakan kesukaan suami dan mengantar ke kantor karna bosan di rumah.


Saat di depan lobi, Amira bertanya pada resepsionis kantor itu apakah Rafa ada atau tidak...


''Maaf apa pak Rafa ada?'' tanya Amira lembut dengan senyum manisnya.


''Ada nyonya silahkan bapak ada di ruangan nya.''


''Ah baik lah terimakasih banyak ''.lalu berjalan menuju lift presdir.


Saat akan menuju pintu lift Amira berpapasan dengan Ziva yang sedang bekerja mengepel lantai di sikitar lift.


''Maaf hati-hati nya lantai nya licin.'' terang ziva.


''Oh,,,baik lah terimakasih telah memberi tahuku, siapa namamu kau sangat cantik.''puji Amira.


''Nama saya Ziva Nyonya.''memperkenal kan dirinya.


''Hai Ziva saya Amira, senang berkenalan dengan mu .''


''Saya yang merasa senang Nyonya karna Nyonya mau berkenalan dengan saya .''


''Saya suka mengenal semua orang Ziva .''


''Baiklah Ziva saya permisi kamu lanjut kan bekerja ,'' ucap Amira.


Amira berlalu masuk kedalam lift. Ya Amira memang sangat ramah pada siapapun yang ada di sekitarnya.Tak pernah sombong dengan apa yang di milikinya.Karna dia fikir ini semua hanya lah titipan jadi tak ada yang perlu di sombongkan..


Bersambung......


jangan lupa dukung selalu karya ku 😉😉😙



Perkenalkan Amira ..tepatnya Nyonya Amira 🤭

__ADS_1


__ADS_2