BUKAN YANG KETIGA

BUKAN YANG KETIGA
bab 27


__ADS_3

Tapi Ziva malah takut melihat Amira dan bersembunyi di balik punggung mommy.


mommy pun menyeritkan dahi nya dan Rafa yang melihat itu pun sontak kaget di benak mereka sedang memikirkan sesuatu dan sedang bertanya-tanya kenapa Ziva takut melihat Amira. Apa yang telah Amira lakukan pada Ziva sehingga ia takut melihat Amira.


''Sudah Mir biar Ziva mommy yang bantu kau layani saja suami mu. '' elak mommy agar Ziva tenang.


''Baik lah mommy. ''


Mereka makan bersama dengan Ziva yang masih terus menunduk karna takut.


🌺🌺🌺


Setelah sarapan Rafa pamit untuk ke kantor pada semuanya

__ADS_1


Tak terasa sudah satu bulan sejak kejadian itu, dan masih belum ada perkembangan atas kesehatan fisik Ziva. malam itu ketika Ziva hendak memejamkan mata tiba-tiba pintu kamar nya di buka secara perlahan Ziva yang masih takut langsung melihat ke arah pintu kamar yang terbuka. tapi ternyata yang membuka adalah Amira.


''Hai Ziv aku hanya memastikan kau sudah tidur apa belum, ini aku buat kan susu untuk mu sebelum tidur minum lah agar tidur mu nyenyak. '' lalu Amira beranjak keluar tanpa memastikan susu itu di minum atau tidak.


Saat akan meminumnya Ziva tak sengaja menumpahkan susu itu ke lantai alhasil Ziva tak jadi meminumnya. Setelah membersihkan tumpahan susu itu Ziva langsung tertidur.


Di dalam kamar Amira sedang menanti kedatangan seseorang, ia hanya memakai baju minim yang sangat seksi untuk menanti sang pujaan hati. Dan tak lama yang ditunggu pun datang Amira sangat senang dan langsung memeluk tubuh kekar itu.


''Kau sudah tak sabar ya aku puas kan.''ucap Rian sambil mengerlingkan alisnya.


Yah yang datang adalah Rian. saat tadi Rafa pamit untuk pergi keluar kota dalam urusan kerja Amira langsung menelfon Rian untuk menemaninya. Tanpa menyianyiakan waktu mereka langsung saling memberikan kehangatan.


Rian me lu mat bibir Amira secara perlahan dan lembut tapi makin lama makin menuntut ciuman itu menjadi sangat panas dan tangan nya pun tak tinggal diam langsung me re mas gundukan melon itu suara lenguh@n Amira menambah gairah Rian. tak terasa baju yang di kenakan mereka pun sudah terlepas entah siapa memulai melepasnya. pagutan itu masih terus menuntut dan membawa mereka ke ranjang.rang sangan yang di berikan oleh Rian membuat Amira kenikmatan sehingga mereka lupa untuk menutup pintu.

__ADS_1


Saat decitan demi decitan ranjang yang mereka lakukan tanpa sadar Ziva keluar berniat untuk mengambil minum tapi karna mendengar suara-suara yang aneh dari dalam kamar Ziva refleks mengintip sambil ter nganga rupanya Ziva melihat Amira yang sedang main kuda-kudaan bersama Rian.


Dan di saat bersamaan pun Rafa datang dari belakang merasa heran kenapa Ziva berdiri di depan pintu kamar nya. saat berjalan semakin dekat Rafa pun ikut mendengar suara yang sangat tak asing di telinganya.Rafa langsung naik pitam dan lansung menerjang sepasang kekasih yang sedang memadu kasih itu.


Mereka pun terkejut melihat kedatangan Rafa dan kocak kacir mencari pakaian yang entah dimana letaknya.Lalu secara membabi buta Rafa menghajar Rafa tanpa ampun. melihat Rian yang sudah tidak berdaya karna di pukuli Rafa secara terus menerus akhirnya Amira membantu melindungi.


Dan di saat yang bersamaan Ziva pun histeris karna takut melihat apa yang terjadi di depan matanya.sontak Rafa menghentikan pukulan nya pada Rian dan Amira.


Rafa langsung menghampiri Ziva dan berusaha untuk menenangkan Ziva. Kemudian menelfon Cova untuk melakukan tindakan selanjutnya.


Tak butuh waktu lama bagi Cova untuk sampai disana karna kebetulan Cova juga sedang berada di dekat daerah perumahan Rafa.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


__ADS_2