BUKAN YANG KETIGA

BUKAN YANG KETIGA
bab 38


__ADS_3

Sang ayah terus berusaha menyeret Ziva keluar untuk mengikuti semua kemauan nya,dan sekuat tenaga pula Zia terus memegangi sang kakak agar tak di bawa Ayah mereka.


Setelah sampai di depan pintu dengan susah payah akhirnya Ziva terlepas dari pegangan sang Adik.


''Ayah jangan bawa kakak ku mohon. '' gugu Zia tapi sang ayah tetap menyeret nya hingga berhasil keluar dari rumah.


Tapi naas saat sedang akan mengambil sendal sang Ayah mendapat hantaman yang begitu keras sehingga dia tersungkur ke lantai.


 


Mereka berdua pun sontak kaget melihat sang Ayah yang terjatuh kelantai dan secara bersamaan melihat sang pelaku yang ternyata adalah Rafa.


Ya,, saat tadi Rafa menelfon Zia untuk menanyakan sang kakak tapi telfon nya tak kunjung di angkat hanya berdering.


Dan tanpa ragu Rafa langsung tancap gas kembali ke tempat Ziva, ia menyerah sepenuhnya pekerjaan kantor pada Cova karna ia tau bahwa Cova bisa di andalkan hingga ia bisa pergi dengan perasaan tenang.


Rafa akan melayang kan tinju nya kembali kepada Ayah Ziva. tapi dengan sigap Ziva langsung menarik tangan Rafa agar tak menghajar sang Ayah.

__ADS_1


Melihat tatapan Ziva yang memohon untuk menghentikan,akhirnya Rafa pun mengalah tapi ia tak akan segan untuk menghajar nya kembali jika sang ayah masih nekat melakukan nya lagi.


Sang Ayah pun bersusah payah untuk bangkit dan di bantu oleh Ziva dan Zia.


''Ayah ayo masuk biar aku obati luka mu dulu.''


Dengan perasaan kesal sang Ayah pun masuk ke dalam dan duduk di kursi kecil yang ada di ruang tamu. sementara itu Zia mengambil air untuk mengompres luka Ayah.


''Maaf kan saya'' dengan berat hati Rafa meminta maaf walau bagaimana pun dia adalah orang tua dari orang yang sangat dia sayangi.


''Ayah denger gak sih itu pak Rafa dah minta maaf. '' kesal Zia.


''Tidak semudah itu hanya meminta maaf. dia harus mengganti rugi atas perlakuan nya, baru setelah itu saya maaf kan. '' Akal busuk sang ayah langsung berjalan untuk mendapat ke untungkan.


''Baik lah saya akan memberi ganti rugi kepada anda.''


Lalu Rafa mengambil beberapa lembar uang dari dalam dompet nya. kisaran 3jt tapi Ayah Ziva menolak ia berdalih kalau itu tidak cukup dan dengan kesal Rafa pun kembali menambah menjadi 5jt.

__ADS_1


''Nah ini baru cukup, kamu saya maaf kan. ''


Melihat sang Ayah yang mata duitan mereka hanya menggeleng.


''Dan satu lagi karna anda sudah berada disini jadi saya bermaksud untuk meminta restu pada anda agar saya bisa menjadikan Ziva sebagai istri saya.''


Ayah pun berfikir sejenak '' Hmm baik lah dari pada hidup nya menyusah kan aku saja maka aku izin kan tapi dengan syarat mahar nya 1 milyar. '' tanpa basa basi sang ayah seolah menjual anak nya pada orang lain.


Mereka pun kembali ternganga mendengar nominal yang di minta Ayah mereka. tapi tidak bagi Rafa karna itu hanya sebagian kecil dari gaji nya.


''Ayah apa-apan ini kenapa meminta se banyak itu ?''


''Sudah kau diam saja kalau dia bersedia memberikan mahar maka aku akan izin kan. tapi jika tidak maka jangan harap ia bisa menikahimu. Bagaimana apa anda setuju tuan Rafa yang terhormat ?''


Ayah sangat memanfaatkan keadaan ini karna ia yang sangat gila akan uang dan ia juga tau bahwa Rafa adalah salah satu orang terkaya di negri ini yang akan menjadi calon mantu nya. maka nya ia tidak segan untuk meminta mahar sebanyak itu.


BERSAMBUNG........

__ADS_1


__ADS_2