
Nero dan Mini berhenti dan mendekati Karina yang masih di ja*b*k oleh istri bapak-bapak itu.
"Tuan Nero,anda tidak perlu ikut campur urusan pribadi saya,walau suami saya bekerja di tempat anda tapi ini masalah keluarga saya,saya mohon anda tidak ikut campur" Ucap sang istri.
"Mamah diam,maafkan istri saya tuan" Ucap Bapak-bapak itu.
"Nero mohon tolong aku" Karina masih bersikeras lepas dari tangan istri sang Bapak-bapak itu.
"Sebaiknya kalian selesaikan masalah ini jangan di sini,di sana ada kantor polisi silahkan kalian kesana" Ucap Nero.
"Nero,aku tidak mau,aku tidak ingin masuk penjara,tolongin aku" Rengek Karina.
"Terimakasih tuan Nero atas saran anda,eehhhh ja***g ikut saya cepetan" Ibu-ibu itu men**ik rambut Karina agar mengikutinya ke kantor polisi.Sementara Mini yang menyaksikan itu diam tidak berkomentar apapun.
"Hon..kenapa kamu diam saja?" Tanya Nero.
"Aku harus ngapain emangnya,udah kamu fokus aja nyetirnya" Ucap Mini.
"Iya hon" Sepuluh menit kemudian Nero memarkirkan mobilnya di loby apartemen.
Di dalam kamar pasangan suami istri itu tengah menjalani ritual sebelum tidur.
"Sayang di mna sikat gigi aku?" Teriak Mini di dalam kamar mandi.
"Ada di gelas depan kaca hon"
"Tidak ada yank,kamu kesini sebentar" Nero masuk kedalam kamar mandi dan mendapati istrinya tengah duduk di samping washtapel yang di sampingnya terdapat meja untuk menaruh peralatan mandi.
"Hmmm...itu ada sikat gigi nya,bilang saja kamu minta di temani aku" Ucap Nero.
"iya.." Mini pun nyengir kuda."Sikatin gigi aku"Ucap Mini manja.
Nero mengambil sikat gigi yang ada di samping Mini dan menyikatkannya ke gigi Mini.
"Buka mulut kamu" Ucap Nero.
"Aaaaa..aa.."
"Manja banget istri aku ini" Ucap Nero.Mini sudah selesai menggosok gigi dan mencuci mukanya,mereka jalan berbarengan menuju tempat tidur.
"Hon..."
"Hmmm.."
"Kita bulan madu yuk"
"Nanti yank kalau aku sudah lulus kuliah"
"Lama banget hon?"
"Lagian mau ngapain kita bulan madu,disini juga kita bersama kan?"
__ADS_1
"Hon,aku kadang aneh sama kamu,kalau aku baca buku biasanya istri itu suka dan senang kalau di ajak bulan madu jalan-jalan sama suaminya,tapi kenapa istri sang CEO ini tidak mau?"
"Bukan tidak mau yank,aku ingin fokus dengan kuliahku agar cepat lulus dan bisa sepenuhnya mengurus kamu dan anak-anak kelak"
"Apa kamu masih kedatangan tamu itu?" Tanya Nero.
"Iya.."
"Puasa lagi deh malam ini" Ucap Lirih Nero,namun masih terdengar oleh Mini.
"Sabar sayang,udah ah aku ngantuk" Tidak lama Mereka berdua pun masuk ke dalam alam mimpi.
-
-
Sementara di tempat lain.
"Gue harus balas semua perbuatan lu Nero,gara-gara lu gue hampir menginap di dalam penjara,Untung masih ada om gue yang nolongin,gue akan membuat hidup lu dan istri lu hancur sehancur hancurnya" Ucap Karina,ia berguman sendiri di dalam kamar apartemennya.
-
Di kampus terlihat siswa tengah menunggu dosennya.Mini dan Ara tengah membaca buku yang lainnya ada yang sedang main game di ponselnya,dandan,telponan dan bergosip.
"Selamat pagi semua" Ucap sang Dosen saat msuk.
Dua jam berlalu mata kuliah hari ini sudah selesai.
"Tumben biasanya lu pergi ke perpus kalau ga ada mata kuliah lagi"
"Udah lah,gue laper lu mau ga nemenin gue?"
"Mau lah,tapi bayarin ya"
"Iya tenang aja,cepetan yu..."
Mereka berdua jalan dengan langkah cepat menuju kaffe depan kampus,namun sebelum sampai gerbang kampus ada seseorang yang tidak sengaja menabrak Mini dan Ara.
Bruuugghh....buku yang di pegang ara jatuh berhamburan,begitu juga dengan tubuh Mini.
"Maaf,maaf...saya tidak sengaja" Ucap pria itu dengan merapihkan buku Ara yang ikut terjatuh.
"iya tidak apa-apa" Ucap Ara"Sumpah ini cowo ganteng banget 11-12 dengan suami Mini"Lanjut Ara dalam hati.
"Ra..Ara..lu ga kenapa-kenapa?" Tanya Mini membuyarkan lamunan Ara.
"Mini lu ganggu gue aja,gue kan lagi ngayal cowo ganteng ini" Ara langsung menutup mulutnya karena keceplosan,senyum manis mengembang di bibir sang pria itu.
"Tegar" Ucap pria itu dengan menyodorkan tangan setelah merapihkan buku Ara dan mengembalikannya.
"Ara.."
__ADS_1
"Mini."
"Oke..Ara,Mini saya duluan ya,sekali lagi saya minta maaf" Ucap Tegar dan berlalu pergi menuju dalam kampus.
"Sumpah tuh cowo ganteng banget" Ucal Ara.
"Dasar lu,semua cowo di kata ganteng,beberapa bulan gue ga ketemu lu ko pikiran lu jadi geser ya?" Ucap Mini.
"Ngomong apaan sih ,,,aku kan juga ingin menikah dengan orang ganteng kaya suami lu,Tegar juga ga kalah ganteng sma Tuan Nero."
"Halaaahhh udahlah cepat kita ke kaffe,lapar gue"
Mini dan Ara tengah menikmati makan siang di kaffe,tiba-tiba dari arah belakang datang tiga cewe cantik yang super seksi menghampiri mereka,salah satu cewe ada yang membawa segelas jus di tangannya,dan setelah sampai tepat di samping Mini yang sedang makan,si cewe tadi yang membawa jus itu langsung menyiramkan kan ke muka.....
"Aaaaawwwww...." Teriak Ara.
"Apa-apaan sih lu" Ucap Mini dengan berdiri menghadap tiga cewek itu.
"Eeehhhh lu siapa?" Tanya salah satu cewek itu.
"Dini,Dina,Desi,maafkan temen saya" Ucap Ara dengan raut wajah ketakutan.Mereka adalah cewe-cewe di kampus sebelah,mereka tidak mengetahui kalau Mini istri dari CEO tampan yang terkenal itu.
"Oh..ini temen lu?" Ucap Dina.
"Tampang B**o sama kaya lu,cuuihh" Ucap Dini.
"Mana duit yang lu janjikan,gue cari lu di ruangan ga ada malah lagi enak-enakan makan disini" Ucap Desi ketua dari 3 cewek itu.
"Maaf Des,saya belum ada duit" Ucap Ara.
BRAAAKK...Desi menggebrak Meja.
"Lu jangan becanda sama gue ya,udah berapa bulan lu mangkir dari setoran,gue ga bisa ngasih toleran lagi,lu harus ikut gue ke kantor polisi"Ucap Desi.
"Tolong Des gue ga mau,tolong saya minta waktu lagi"
"Tidak bisa,Dini Dina seret dia" Mereka sudah memegang tangan Ara.
"Diam...lepasin tangan temen gue" Ucap tegas Mini.
"Heh lu berani ngehalangin kita?" Ucap Desi.
"Berapa semua utang temen gue?" Tanya Mini.
"Hhaaaaa....hey gadis B**o lu punya uang berapa?,penampilan lusuh kaya begini mau bayarin utang temen lu,buat beli sepasang celana d*l*m gue aja mungkin lu ga mampu" Ucap Desi.
"Berapa utang temen gue?" Ucap Mini lagi dengan teriak,hingga mengunjung kaffe yang lain melihat mereka.
"Lima belas juta di tambah bunganya lima juta dan biaya pengunduran waktunya 5 juta,jadi total semua 25 juta" Ucap Desi.
"Kenapa jadi sebanyak itu,bukannya bulan-bulan lalu saya selalu bayar?,Harusnya tinggal 10 juta saja" Ucap Ara.
__ADS_1
"Diam lu,itu sebagai hukuman karena teman lu sudah berani sama gue" Ucap Desi sambil melihat Mini.