
"Kenapa bunda membuka jendela itu?" Tanya Nero saat keluar kamar mandi.
"Ini sudah siang nak,lihatlah sudah jam 08.30,kamu tidak kekantor?"
"Lebih baik jangan ke kantor dulu ya bun,kasian Nero" Ucap Mini.
"Ya sudah nanti bunda telpon Kenan untuk menghandle pekerjaan kamu" Bunda Wati keluar dari kamar anak mantunya.
"Sayank kamu mau makan apa?"
"Aku ga pengen makan hon,perutku sangat mual"
"Oh ya,ini obat dari dokter katanya ini obat anti mual,dan di minum sebelum makan,kamu minum dulu ya"
Nero meminum obat dari dokter itu dan bisa mengurangi sedikit mualnya.
"Hon,,,aku pengen makan mangga muda sama sambel boleh?" Tanya Nero.
"Tidak boleh,kamu harus makan nasi dulu baru boleh makan apapun"
"Hon..ko kamu begitu" Nero mengambil selimut dan menutupi semua tubuhnya dengan selimut.Terdengar isakan tangis dari dalam selimut itu.
"Yank apa yang sedang kamu lakukan,what you cry?"
"No..hiks hiks" Sang CEO menangis.
"Yank..bangun..oke akan aku pesanin mangga mudanya." Nero bangun dari tempat tidur dan langsung memeluk istrinya.
"Udah lepasin,cepetan kamu ganti baju"
Pasangan suami istri itu tengah menikmati tontonan di TV sambil menunggu pesanan rujak mangga muda dari abang ojol.
Di tempat Kenan.
"Aku akan ke kantor sebentar lagi,sebaiknya kamu mandi dulu dan pakai bajuku yang ada di dalam lemari"
"Kenan,apa kita sudah jadian?"
"Kita bukan hanya jadian tapi kamu calon istri aku"
"Secepat itu kah?"
"Kamu percaya cinta pada pandangan pertama?"
"Yay,saya percaya"
"Dan itu yang saya rasakan sekarang kepadamu" Kenan keluar dari kamarnya dengan berpakaian rapih,sedang Laura masih di atas tempat tidur.
"Jangan lupa habis mandi kamu sarapan,ada roti dan selai di atas meja makan" Dia kembali membuka pintu kamarnya dan hanya menongolkan kepalanya saja.
"Baik,thank you" Senyum manis terpancar di bibir Laura,dan Kenan segera pergi menuju kantor Nero,karena sedari tadi Nyonya Wati menelponnya.
Setelah Kenan pergi,Laura segera membersihkan tubuhnya,ia kaget saat keluar dari kamar mandi dan melihat di atas kasur terdapat warna merah yang telah kering.
"What...apa itu?Oh Tuhan. kenapa diriku sangat bodoh,apakah benar ia akan tanggung jawab?,sudahlah aku harus menghubungi keluargaku,dimana ponselku ya?".Laura menghubungi keluarga Kusumo,kalau dirinya baik-baik saja.
Di kantor.
__ADS_1
" Ada jadwal apa hari ini?"Tanya Kenan pada sekretarisnya.
"Nanti jam dua siang ada pertemuan dengan bapak Justin di restoran XX dan jam Empat ada meeting bersama perusahan ZZ" Ucap sekretaris.
"Oke kamu bisa pergi"
Jam dua belas siang waktu istirahat para staf dan kariawan kantor,seketika menjadi ramai karena kedatangan seorang wanita yang tak lain adalah Luna.
"Biarkan saya bertemu dengan CEO kalian,aku ini kekasihnya" Ucapnya pada resepsionis.
Kenan berjalan bersama sekretarisnya,ia melihat wanita yang dulu sempat jadi kekasih bosnya itu tengah memaki-maki resepsionis.
"Ada keributan apa?" Suara bariton itu terdengar menakutkan.
"Kenan,kau kenalkan siapa aku kan?aku ingin bertemu Nero,cepat bawa aku ke ruangannya" Ucap Luna.
"Maaf nona Luna,anda dan tuan Nero sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi,sebaiknya anda keluar dari kantor ini atau saya akan panggil satpam untuk memaksa anda keluar" Ucap Kenan tegas.
"Maksud kamu apa? aku ini kekasih boa kamu,jangan kur*** ajar kamu"
"Satpam bawa wanita ini pergi dari sini" Teriak Kenan.
Satpam itu memaksa Luna untuk keluar,sampai di parkiran satpam itu melepaskannya.
"Pak kita harus cepat tiba di restoran itu,tian Justin memajukan jadwalnya." Ucap Sekretaris Kenan.
Tiga puluh menit kemudian Kenan dan sekretarisnya sampai di restoran,dimana tempat mereka akan melakukan pertemuan.
"Masih ada waktu tiga puluh menit lagi,kita makan sianh dulu"
"Baik pak"
"Apa nak Kenan sudah punya pacar?" U Justin pada Kenan.
" Saya tidak punya pacar tapi saya punya calon istri,kenapa tuan?"
"Tidak kenapa-kenapa,saya cuma nanya,saya kira nak Kenan masih jomblo"
"Apakah tuan akan menjodohkan saya,kalau saya belum punya calon istri?" Ucap Kenan Becanda.
"Hhaaa...tentu,saya ingin menjodohkan anak saya dengan nak Kenan"
"Hhaaaa tuan bisa aja,sebelum tuan menjodohkannya saya akan melamar anak tuan duluan" Ucapnya serius namun Justin menganggapnya becanda.
"Oke,akan saya tunggu lamaran kamu"
Mereka tertawa bersama,setelah melakukan meeting dengan Justin,Kenan melanjutkan lagi agendanya meeting dengan peruaahaan lain.Hari ini hari yang sangat melelahkan.
Nada di ponselnya berbunyi,di saat Kenan akan masuk ke tempat meeting kedua.
"Hallo tuan"
"....,........."
"Baiklah,saya akan menunggu"Panggilan pun berahir.
" Kalau dia yang mau datang kenapa nyuruh saya untuk menggantikaan"Geritunya.
__ADS_1
"Kenapa pak?" Tanya asistennya.
"Tidak apa-apa,kita tunggu tuan Nero datang dulu,baru kita masuk"
Sekarang Kenan berada di kaffe depan tempat meeting,ia duduk bersama sekretarisnya menikmati ice dalgona,ia membuka ponselnya dan melihat wanita cantik yang semalam tidur di pelukannya.
"Pak,anda sehat hari ini?" Tanya sang sekretaris.
"Kenapa emangnya?"
"Anda senyum-senyum sendiri melihat ponsel,bertahun-tahun saya kerja bareng anda,baru tahu ternyata senyum bapak manis juga" Goda sekretaris Kenan.
"Kamu bisa aja" Senyum Kenan mengembang sempurna di bibirnya.
"Pak boleh tidak saya minta sesuatu?"
"Minta apa?"
"Saya ingin poto dengan bapak tapi bapak tersenyum kaya tadi ya"
"Tidak boleh,senyumku mahal"
"Ayook lah pak,ini kemauan anak saya"
"Mana anaknya?"
"Ini di dalam perut" Sang sekretaris yang ber name tag Mega itu menunjuk perutnya.
"Astaga Mega!!,kamu sedang hamil lagi?"
"Iya pak ini anak saya yang ke tiga"
"Apa Tuan Nero mengetahuinya?"
"Saya belum memberi tahunya,nanti kalau perut saya sudah besar baru saya akan memberitahunya"
"Bagus lah kalau begitu,setidaknya tugas saya masih aman,tidak di tambahkan lagi"
"Buruan pak kita foto" Perempuan 38 tahun itu ahirnya foto dengan atasannya ,dan ia berhasil mengabadikan senyum manisnya,Kenan memang dikenal sangat dingin namun dengan orang yang sudah dekat ia tidak malu untuk mengeluarkan sisi humoris dan bawelnya.
Meeting kedua telah selesai,kerjasama diantara dua perusahaan telah di sepakati,Nero yang datang bersama Mini hanya memakai pakaian rumah itu berniat langsung ke mall,setelah menghabiskan mangga muda dua porsi beserta sambalnya ia menginginkan mkan takoyaki yang berada di mall.
"Kenan,kamu ikut dengan saya,biarkan Mega pulang menggunakan taksi onlen" Ucap Nero.
"Baik tuan"
Dua puluh menit kemudian mereka sampai di Mall,tidak tanggung-tanggu Nero memesan takoyaki sampai 30 Porsi.
"Yank banyak sekali pesannya?" Ucap Mini.
"Aku ingin membawa ini untuk bunda dan ayah serta para maid di rumah"
"Ya ampun yank,terus bawanya bagaimna"
"Tenang aja Nona,di sini ada deliverynya,biar semua pesanan tuan di antar delivery" Ucap Kenan.
"Ya udah deh bagaimana enaknya"
__ADS_1
Nero tengah menikmati takoyakinya,sifat manjanya tidak tergantikan oleh siapapun,CEO yang galak bisa manja dan seperti anak kecil saat keinginannya tidak di kabulkan,mungkin ini bawaan bayi kali ya...