CEO SUAMIKU

CEO SUAMIKU
goal


__ADS_3

"Sayang pelan-pelan aku takut jatuh" Ucap Mini saat tubuhnya di gendong Nero.


"Tenang Honey aku masih kuat menggendong mu" Nero berjalan menuju tempat tidur untuk menurunkan tubuh Mini,namun sebelum sampai kakinya ke sleo dan..


BRUUUUKKKK.....Mini jatuh dari tempat tidur,merasakan pan***nya sakit.


"Kenapa saya ada disini,bukannya tadi saya di gendong Nero dan jatuh!" Ucap Mini sendiri masih bingung."Dan pakaian ini?? aaahhh ternyata tdi cuma mimpi"Gumannya.


Mini bangun dari jatuhnya dan melihat jam,ternyata sudah jam 2 siang,cukup lama ia terlelap menyusuri alam bawah sadarnya,ia memutuskan memasak dan membuat kue untuk memberi kejutan kepada suaminya.


Dua jam kemudian semua sudah siap dan tersaji di meja makan,ia bergegas membersihkan diri dan memakai pakaian barunya.


Ceklek suara pintu apartemen terbuka,Nero berjalan menujunu kamarnya,sebelum sampai ia melihat berbagai hidangan ada di atas meja makan,namun tidak ada kehadiran istrinya di situ.


Ceklek pintu kamar di buka,namun keberadaan Mini belum terlihat.


"Kemana istriku..Honey kamu dimana?"Ucap Nero Dengan berjalan menuju pintu kamar mandi.


" Iya sayang,aku ada di dalam kamar mandi,kamu turun duluan ya,baju ganti udah aku siapin di atas tempat tidur,kamu gunain kamar mandi bawah dulu"Teriak Mini dari dalam kamar mandi.


"Baiklah,aku tunggu kamu di bawah,jangan lama-lama" Ucap Nero lalu pergi ke bawah.


Lima belas menit kemudian Nero sudah siap di depan meja makan,namun Mini belum terlihat juga.


"Honey,cepat turun aku sudah lapar" Teriak Nero.


Mini turun dari tangga dan berdiri di belakang Nero.


"Sayang...." Panggil Mini.


Nero menoleh ke belakang dan mendapati istrinya berdiri tegak dengan pakaian tertutupnya.


"Honey apa ini kamu?" Tanya Nero.


"Iya yank,,,"


"Kamu cantik banget" Nero mengecup kening Mini."Cepat sayang kita makan dulu"Lanjutnya.


Jam sudah menunjukan malam hari,sepasang suami istri itu tengah bersiap-siap untuk tidur,biasanya sebelum tidur mereka ngobrol dan becanda terlebih dahulu.


"Hon..kamu..."


"Kamu pasti mau bertanya kapan,dan kenapa?" Potong Mini menebak ucapan Nero.


"Iya,ko kamu tahu?"

__ADS_1


"Doain aku biar bisa istiqomah,aku ingin hidup lebih baik lagi,anggap ini ungkapan syukur aku karena masih di kasih nikmat hidup,di samping ini kewajiban,aku ingin jadi wanita sempurna yang menjalani kewajibanku" Jelas Mini.


"Begitu banyak pengorbanan yang telah kamu lakukan untuku,perjodohan ini tidak semenakutkan yang aku kira,yank,,terimasih untuk semuanya" Lanjut Mini.


"Tidak hon...ini kewajiban aku sebagai seorang suami,aku melakukan semua itu karena memang aku sudah jatuh cinta kepadmu,aku tahan semua hasrat dan ego aku,karena yakin suatu saat hal indah akan aku dapatkan" Ucap Nero.


"Terimakasih sekali lagi suamiku" Mini memeluk tubuh kekar Nero.


"Yank,aku ngantuk..."


"Ya udah kamu tidur duluan"


"Sebentar aku ganti baju dulu" Mini turun dari tempat tidur nya dan membuka baju yang ia kenakan,bukan memakaikan baju kembali ke tubuhnya tapi ia langsung keluar dari ruang ganti dengan hanya menggunkan celan* dalam saja.


Mini menghampiri suaminya yang tengah mengecek ponselnya,lalu masuk kedalam selimut,Nero masih fokus dengan ponselnya dan tidak mengetahui kalau Mini sudah ada di sampingnya.


Nero terperanjat kaget saat tangan Mini berada di atas perut kotak-kotaknya,ia meraba-raba roti sobek itu,membuat sang melilik terperanjat.


"Hon..jangan begitu,aku takut tidak bisa menahannya lagi" Ucap Nero.


"Lakukan aja yank"


Nero menyibakan selimut dan memindahkan tangan Mini, Nero terkejut melihat tubuh bagian atas istrinya terekpos jelas sekali.


"Hon...ko tidurnya masih begini?" Tanya Nero.


"Kalau si jalu meronta-ronta gimana?"


"Kamu gembok aja dulu,kasih rantai terus masukin kantong"


"Emang si jalu apaan,cepat pakai baju kamu honey"


"Engga aku mau tidur sekarang" Cup..."Selamat tidur suamiku"Lanjut Mini setalah mencium bibir Nero.


Nero memeluk tubuh Mini dari belakang,tangannya mendarat tepat di gundukan kenyal itu,sementara si jalu sudah meronta-ronta,dilihat istrinya sudah tertidur.


"Honey,kamu sangat menyiksaku,bebulan-bulan aku puasa menantikan saat indah si jalu keluar kandang dan menyusuri hutan rimba terus berteduh menanam benih di gua,namun malam ini masih sama saja dengan kemarin." Gerutu Nero sambil melepas pelukannya.


Namun tangan Mini bergerak mencari tangan Nero untuk tetap memeluknya.


"Kamu belum tidur hon??" Tanya Nero


"Tadi udah,sebelum tangan kamu bergeriliya kemana aja" Jawab Mini.


Nero membalikan tubuh Mini,mereka saling berhadapan.

__ADS_1


"Honey apakah boleh malam ini?" Tanya Nero dan di jawab anggukan oleh Mini.


Nero langsung melu*** bibir Mini dengan rakus,tangannya menyusuri tu***istrinya hingga tidak ada sejengkal pun yang kelewat,karena birahinya dari tadi sudah menggebu,Nero tidak banyak aksi,ia langsung melepas C* Mini dan mengarahkan si jalu untuk menyusuri hutan rimba sebelum masuk ke gua.


"Aaahhhh...eemmmm" Desa** dari bibir Mini keluar,membuat Nero tidak sabar.


"Aku akan memasukannya sekarang" Ucap Nero.


"Pelan-pelan sayang"


Jleeeppppp...tusukan si jalu berhasil membuat gua itu megeluarkan cairan yang berwarna,terlihat butiran bening di mata Mini keluar.Nero mendiamkan si jalu untuk beradaptasi dulu di dalam gua,sebelum goyangan mencocok benih di dalam berlangsung.


"Apa ini sakit?" Tanya Nero,Dengan rasa malu Mini menganggukan kepalanya."Aku akan melepasnya"Lanjut Nero.


"Jangan..lanjutkan saja,tapi pelan-pelan" Ucap Mini.


Nero terus menggoyang si jalu agar benih di dalam gua cepat tertanam.


"Aaahhhh..eemmm..aaahhhhh" Suara nyanyian di kamar apartemen yang terdengar oleh cicak,sehingga si cicak memanggil teman-temanya agar datang melihat konser.


Hampir satu jam,mereka melakukan cocok tanam,si jalu belum puas juga berada di dalam gua,masih keluar masuk terus agar bibit premiumnya tertanam sehat di gua itu.


"Aaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh....." Lenguan panjang keluar dari bibir Nero.


"Terimaksih honey" Dengan mengecup kening Mini,Nero menyudahi adegan bercocok tanam nya.


Pagi hari tiba,pasangan suami istri itu sudah terbangun,Nero melihat ponselnya,ada banyak pesan dan panggilan dari tangan kanan yang juga asistennya,mengatakan kalau pencarian nya selama ini berhasil,sudah berbulan-bulan baru semalam bisa menangkap target.


"Sayang kamu kenapa senyum-senyum pada ponsel?" Tanya Mini.


"Ada sesuatu yang membuatku bahagia.." Jawab Nero.


"Apakah itu??" Tanya Mini penasaran.


"Ada deh,mau tahu banget apa mau tahu sekali?"


"iiihhh kamu mah begitu" Ucap manja Mini sambil mencubit pinggang Nero.


"Aawww..sakit Honey"


"Lagian kamu main rahasia-rahasiaan"


"Nanti aku ceritain semuanya..tapi di episode selanjutnya ya READRS" Ucap Nero.


"READERS siapa yank??"

__ADS_1


"Tuh orang-orang yang lagi baca kisah kita.."


Heeeeeee...Next episode ya ....


__ADS_2