CEO SUAMIKU

CEO SUAMIKU
yang di tunggu


__ADS_3

"Terimaksih honey" Ucap Nero mencium kening istrinya.


"Ada apa dengan ku yank?" Tanya Mini bingung.


"Kamu hamil honey,,,si junior ada di dalam sini" Nero mengelus perut Mini.


"Tapi hasil tespek kemarin masih satu garis"


"Tespek tidak bisa jadi patokan anda hamil atau tidak,semua sudah di atur sang kuasa" Ucap dokter kandungan.


"Untuk lebih jelasnya saya akan lakukan USG,tuan bisa dampingi istri anda di samping,kita lihat sama-sama keadaannya di sana."


Dokter mengoleskan semacam cairan gel ke perut Mini,dan alat USG menyusuri perut langaingnya,untung dokter kandungan itu seorang perempuan dan kenal dengan keluarga Nero.Terlihat gambar titik di layar tivi yang di sambungkan dengan alat USG itu.


"Ini calon janin,usia kandungannya masih 3 mingguan,kalau bisa jangan kuat kuat ya tuan,kasian istri anda"


"Iya dok saya akan pelan-pelan nantinya" Ucap Nero malu,karena aksi nya ternyata bisa ke tebak oleh dokter.


"Biarkan istri anda istirahat,jangan ganggu dia,saya sudah memberikan obat untuk menguatkan rahim,saran saya jangan buat emosinya terganggu"


"Iya dok..."


"Baiklah,saya keluar dulu,sebentar lagi akan ada perawat yang akan memindahkan istri anda tuan"


"Iya dok,terima kasih"


Kini Mini tengah tertidur di ruang perawatan VVIP,pintu ruangan terbuka dan terlihat orang tua Nero serta mertuanya.


"Sssttttt....Mini sedang tidur" Ucap Nero dengan menempelkan jari telunjuk di bibirnya.


"Ahirnya kita akan menjadi Nenek" Ucap Wati kegirangan.


"Iya jeng" Sambung Meriska.


"Bunda jangan berisik Mini lagi tidur" Ucap Nero.


"Iya bunda tahu,,,kamu bau sekali nak,apa kamu belum mandi?"Nero mencium badannya dan bau keringat yang masuk di hidungnya..karena tadi tidak sempat mandi habis olahraga bersama istrinya.


" Iya bun aku mandi dulu"Sebelum masuk kamar mandi Nero menghubungi Kenan untuk membawa pakian ganti untuknya.


Lima belas menit kemudian Kenan datang dan membawa baju ganti.


"Sore tante,ini baju tuan Nero"Ucap Kenan.


" Sore juga,kamu taruh saja di pintu kamar mandi orangnya belum selesai"Ucap Wati.


Nero keluar dari kamar mandi hanya menggunKan handuk yang melilit bagian bawah tubuhnya saja.


"Mana pakain saya kenan?"


"Itu di pintu kamar mandi tuan"

__ADS_1


Malam hari tiba,Mini sudah bangun dari tidurnya.


"Honey kamu mau makan apa?" Tanya Nero.


"Aku pengen kepiting saos padang yank"


"Apa kamu sedang nyidam hon?" Tanya Nero.


"Cepat kamu beliin nak,kasian cucu bunda pengen makan kepiting" Potong Bunda Wati.


"Baik bun aku beli dulu,hon aku keluar sebentar ya"


"Iya.."


"Kenan ikut denganku"


"Baik tuan"


Nero pergi mencari rumah makan seafood.


Sementara di ruangan Mini,ia ingin menonton Televisi,dan Tv pun di nyalahkan,suatu berita gosip sedang tayang.


"Seorang model Luna tengah menjadi berita hangat,karena foto pelukannya bersama pengusaha kaya berinesial N,kemungkinan foto ini di ambil di jerman" Ucap sang pembawa berita,dan terlihat beberapa foto Nero yang tengah di peluk Luna.


"Apa itu Nero?" Tanya Meriska.


"Aku tidak tahu jeng,nanti kita tanya dia saat kembali" Ucap Wati.


"Aku tidak apa-apa bu" Ibunya memeluk Mini,dan suara tangis terdengar di telingan Wati.


"Sayang kamu kenapa?"


"Itu Nero bun..."


"Apa,bukannya Nero dan Luna sudah lama putus?"


"Aku juga ga tahu bun,kapan mereka ketemu tapi tiga hari yang lalu Nero masih ada di Jerman,dan baju yang Nero kenakan itu aku yang pilih hhuu huuu" Tangis Mini makin jadi.


Nero kembali dan meletakan pesanan istrinya di meja,tatapan pembunuh terlihat dari mata Bundanya,sedang Mini masih berada di pelukan ibunya dengan masih terisak.


"Ada apa bun? kenapa menatap aku seperti itu?"


"Masih tanya kenapa,apa yang kamu lakukan di Jerman bersama Luna?"


"Luna??? aku tidak melakukan apa-apa?" Ucap Nero.


"Ini apa?" Wati menunjukan foto anaknya yang di peluk Luna ke Nero.


"Ini...." Nero melihat istrinya yang kembali menangis di pelukan ibunya"Honey kenapa kamu menangis?"


"Sebaiknya kamu jelaskan dulu semua ini,ibu tidak mau ada salah paham" Ucap Meriska.

__ADS_1


"Baik,akan aku ceritakan,,,waktu aku di Jerman,ketika selesai makan di restoran Itali Luna menghampiri aku di parkiran,saat aku akan membuka mobil Luna memeluku dan berkata ia meminta maaf atas kesalahannya dulu,dan setelah itu saya gentak dia lalu aku pergi,seperti itu,,,tidak ada apa-apa lagi dia antara aku dan Luna,percaya padaku Hon" Terang Nero.


"Kenapa kamu tidak cerita denganku?"


"Gimana mau cerita,baru nyampe di apartemen kita kan langsung olahraga" Ucap Nero menggoda Mini.


Muka sedih Mini langsung berubah jadi malu.


"Kan kamu bisa telpon aku"


"Aku ga mau bikin kamu berfikiran yang engga-engga hon,lagian menurut aku itu tidak penting"


"Tidak penting buat mu tapi penting buatku" Ketus Mini.


"Apa kamu cemburu?"


"Bukan aku yang cemburu tapi anak kamu"


"Sudah-sudah,,sekarang sudah jelas,berita itu hanya gosip belaka,nanti bunda telpon ayah agar melacak siapa yang menyebarkan foto-foto itu,sekarang kamu suapin Mini" Ucap Wati.


"Iya bun..."


Nero membuka tempat kepiting saos padang,tercium bau saos yang sangat menggoda.


"Kamu sudah ga marah kan" Tanya Nero pada Mini.


"Masih marah,aku masih marah sama kamu"


"Ya udah aku minta maaf,kamu makan ya" Nero membuka cangkang capit kepiting dan menyuapi daging kepiting ke mulut istrinya.


"Aa... aaa.."


"Aku bisa sendiri yank"


Di tempat lain.


"Bagus,berita itu sudah sampai tanah air,aku harus cepat- cepat pulang,popularitsku pasti akan naik lagi" Guman Luna.


Cacian Netizen yang maha benar menyebar kesegala penjuru dunia maya,banyak kata-kata hinaan di lontarkan ke sang model itu.Namun tidak sedikit pula para penggemar yang membelanya.


"Kenapa bisa seperti ini?" Ucap Luna pada Asistennya.


"Saya tidak tahu nona,sebaiknya Nona mandi dulu agar bau amis itu hilang" Ucap Sang asisten.


Flash back.


Di bandara para netizen maha benar dengan komentarnya tengah menunggu kedatangan Luna,bukan menyambutnya dengan bahagia,senang namun mereka malah melempari sang model dengan tomat busuk,telor,dan botol bekas air mineral.


Di luar bandara para netizen itu masih brutal,hingga Luna masuk mobil pun masih di lemparin,hingga ia sampai Apartemennya netizen itu masih mengganggunya.


Balik ke cerita.

__ADS_1


"Si***n kenapa bisa seperti ini,pasti ini pebuatan Nero,aaaarrrggghhh" Teriak Luna dari dalam kamar mandi.


__ADS_2