
Hari ini Niko pergi ke kota xx untuk meresmikan cabang Garmennya,ia sengaja mengajak Mini untuk menemaninya,hitung-hitung refreshing berdua agar si ibu hamil ini tidak merasa jenuh.
"Yank,bisa mampir sebentar ke rumah makan itu" Ucap Mini sambil menunjuk
tempat makan yang di inginkan.
"Apa kamu lagi nyidam hon?" Nero menyuruh supir kantornya yang bernama Adit,untuk berhenti ke rumah mkan itu.
Mobil sudah terparkir,pasangan suami istri itu masuk dan mengambil tempat,jam sudah menunjukan pukul 11 siang pantas saja perut ibu hamil itu keroncongan.Tidak lama kemudian makanan yang di pesan telah datang.
"Pelan-pelan makannya,jangan blepotan kaya begini" Ucap Nero
Saat mereka tengah menikmati makanannya,dari arah pintu masuk rumah makan itu datang seseorang yang sangat di kenal Nero,namun Nero ataupun Mini tidak mengetahuinya,begitupun dengan orang itu, orang itu berjalan Dengan membawa bodyguart di belakangnya.
Serentak semua kariawan rumah makan itu berdiri berjajar rapih menyambut laki-laki itu datang,ada sosok perempuan yang berpakaian rapih,mungkin dia penanggung jawab rumah makan itu.
"Selamat datang pak" Ucap perempuan itu dengan name tag April.Laki-laki itu dengan dinginnya jalan melewati para kariawan yang tengah berbaris dan masuk kedalam ruangan.
"Hon,ada apa si sana?" Tanya Mini yang melihat para kariawan dan pelayan rumah makan itu berbaris.
"Mungkin ada bos mereka datang" Ucap Nero.
__ADS_1
Setelah pemilik restoran itu masuk ruangannya,para kariawan dan palayan kembali lagi ke tempatnya masing-masing.
"Hon,makanan kamu cepat sekali habisnya,apa mau nambah lagi?"
"Memang boleh?" Tanya balik Mini.
"Kalau kamu masih lapar aku akan pesankan lagi untukmu" Dan Nero memanggil salah satu pelayan untuk memesan lagi makanan yang tadi di pesan Mini.
"Baik pak tunggu sebentar" Ucap Pelayan itu sambil berlalu meninggalkan meja Nero dan Mini.
Pengunjung rumah makan itu belum begitu penuh,karena memang belum masuk waktu istirahat makan siang.
"Yank,aku ke toilet sebentar ya" Ucap Mini,dan Mini bergegas menuju toilet untuk buang hajat kecil,tidak lama kemudian Mini keluar dari toilet dan akan kembali ke tempat dusuknya,di perjalanan terlihat April sedang membawa nampan di tangan kanannya,dan terlihat secangkir kopi di atas nampan tersebut,sedang tangan kirinya ia gunakan untuk memengang ponselnya,terlihat ia senyum-senyum sendiri saat melihat layar ponselnya,mungkin ada chating atau sesuatu yang membuatnya lucu.
"Aauuu panas" Teriak Mini,suara Mini terdengar sampai meja tempat ia memesan makanan,Nero yang mendengar istrinya teriak langsung mencari keberadaannya,ia melihat pakaian dan pasmina istrinya sudah kena noda kopi.
"Honey,kamu tidak apa-apa?" Tanya Nero.
"Panas yank,perut aku panas" Ucap Mini yang menahan panas.
"Ibu,makanya kalau jalan hati-hati,jadi kena kopi panas saya kan!" Ucap April.
__ADS_1
"Kamu yang nabrak saya,jadi saya yang di salahin,mata kamu yang lihat ke hape terus" Ucap Mini.
"Mana ada saya liat hape,ibu yang tidak melihat saya jalan"
"Kamu ya,masih saja nyalahin saya jelas-jelas kamu yang salah,membawa kopi dengan bermain hape"
"Ibu jangan menuduh saya,ibu tahu siapa saya? saya adalah menejer di restoran ini"
"Menejer ko bawa-bawa kopi sendiri" Ucap Mini.
"Honey-honey udah jangan di teruskan,ingat kamu sedang hamil,mendingan kita ganti baju kamu dulu" Ucap Nero menenangkan istrinya.
"Iya mas,cepat bawa istrinya sana pergi dari sini,palingan nanti ujung-ujungnya minta ganti rugi,nih ada uang 50ribu buat beli kaos dan kerudung" Ucap April sombong.
Mendengar keributan di luar,pemilik restoran itu keluar dari ruangannya dan melihat orang-orang itu tengah adu mulut,karena posisi Nero dan Mini menghadap April jadi wajah mereka tidak kelihatan oleh pemilik resto itu yang kebetulan ruangannya itu ada di belakang Nero dan Mini.
"Ada keributan apa ini?" Tanya Kenan,yap pemilik rumah makan itu adalah Kenan,ia berjalan menuju mereka bertiga.
"Ini pak,ada pelanggan yang cari gara-gara" Ucap April,Nero dan Mini melihat ke sosok yang bertanya itu,awalnya emosi Mini sudah naik ingin memarai sang pemilik restoran karena dengan bo*ohnya memperkejakan meneger yang b*go seperti April,namun setelah melihat siapa pemilik rumah makan itu Emosi Mini reda dengan sendirinya.
"Tuan,Nona" Ucap Kenan.
__ADS_1
"Tuan,Nona?" Tanya April kaget.