Cerita Cinta Pelaut Wanita

Cerita Cinta Pelaut Wanita
Tidak lulus 1 mata pelajaran


__ADS_3

Akhirnya ujian pun telah selesai Lies dan Niong tinggal menunggu hasilnya, Lies memutuskan untuk membawa pulang sebagian besar barang-barangnya ke kota B, tak terasa selama 2 tahun lebih berada di kota C dengan semua kenangan bersama teman-teman dan sahabatnya, Lies merasa sudah menyatu dengan kota ini, walaupun tidak sebesar dan semaju kota kelahirannya tapi dia sangat nyaman tinggal disini.


Karena merasa kesepian Lies pindah kosan ke tempat bu Inah karena disana masih ada beberapa temannya yang masih kos, yaitu Dema dan Imi.


Niong pun memutuskan hal yang sama, jadilah mereka kos di rumah bu Inah, disana mereka menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan, kadang ke brebes tempat Dema, kadang ke kuningan tempat Imi, sampai menunggu hasil ujian negara.


Teman-teman korp KPN yang sudah selesai proda sudah mulai kembali ke kota C untuk menyelesaikan laporan tugas akhinya, Ena Anin, Eci, Titi dan lainnya pun sudah mulai kembali begitu pula pengumuman hasil ujian negara di tunggu-tunggu pun akhirnya keluar.


"Niong, kamu kan tinggi, liatin punyaku ya, aku pegel harus jinjit-jinjit" kata Lies sambil desak-desakan di depan papan pengumuman karena hari ini nilai hasil ujian negera ditempel, sementara yang ikut ujian negara tidak hanya angkatan Lies tapi juga junior dan senior-senior nya pun banyak yg mengikuti ujian negara jadilah mereka semua berdesak-desakan disana karena pengen melihat hasilnya.


"Lies nih udah aku tulisan nilai-nilai punyamu" kata nia keluar dari kerumunan menuju ke arah Lies dan menyerahkan kertas berisikan nilai Lies.


"Mana coba lihat Niong" kata Lies sambil mengambil kertasnya.


"Yaah 1 pelajaran aku ga lulus Niong, nunggu 6 bulan lagi deh" kata Lies lesu.


"Ga apa-apa tinggal satu ini, belajarnya sambil merem aja bisa, aku juga lulusnya cuman 3 ga lulus satu, lagian kamu ikutnya banyak-banyak sih, coba kamu ikutnya 4 pelajaran aja, pasti lulus semua" kata Niong.

__ADS_1


"Aku kan tinggal 7 mata pelajaran niong jadi nanggung kalau kuambil cuman 4 aja" jawab Lies.


"Jadi kamu tinggal berapa semuanya Niong?" tanya Lies.


"Aku masih banyak Lies, 6 lagi soalnya pelajaran nautik lebih banyak dari teknik" kata Niong.


"Ya sudahlah semangat Niong, maju terus pantang mundur" kata Lies sambil cengengesan.


"Siapa aja ya, yang lulus periode ini?" tanya Lies.


"Gak tahu Lies, masih berdesakan ga kelihatan jadinya" jawab Niong.


"Satu lagi ce" jawabku santei.


"Mantap, kayaknya kamu duluan prola (proyek laut) nih" kata si Ece ngacungin jempol.


"Masih nunggu 6 bulan lagi ce, ujian negara berikutnya" kata Lies lemes.

__ADS_1


"Ngapain nunggu 6 bulan lagi, sana temuin pak Alang sekarang, tadi dia bilang kalau yang sisa 3 ke bawah bisa langsung ikut ujian negara di Jakarta" kata si Ece.


"Serius ce, jangan boong lo!" Kata lies percaya ga percaya.


"Bener serius, ngapain juga aku bohong, malah kena tinju kamu nanti" kata si Ece sambil cengengesan.


"Ya udah Niong kita ke pak Alang yuk! awas lo ce kalau bohong!" kata Lies sambil berjalan menuju ruangan pak Alang.


Diruang pak Alang ternyata sudah ada si Beng dan si Adih sedang ngobrol sama pak Alang.


"Assalamualaikum, izin menghadap pak" kata Lies dan Niong.


"Waalaikumsalam masuk sini Lies! kebetulan kamu ksini" kata pak Alang mempersilahkan Lies dan Niong duduk disamping Beng dan Adih.


Pak Alang menjelaskan bahwa ujian negara yang sisa 3 ke bawah, bisa langsung daftar untuk ujian negara di jakarta dan kebetulan angkatan Lies ada 3 orang yang bisa langsung daftar yaitu Beng, Adih dan Lies, merekapun diberikan surat pengantar dan semua yang dibutuhkan untuk daftar ujian di jakarta.


💃💃💃💃💃

__ADS_1


Untuk readers 😘😘😘 🙏🏿


__ADS_2