Cerita Cinta Pelaut Wanita

Cerita Cinta Pelaut Wanita
Akhirnya keterima


__ADS_3

Setelah Lies diantar bapaknya mendaftar ke Akademi Maritim di kota C dan selesai mengikuti segala macam tes, Lies harus menunggu hasilnya melalui pos, kurang lebih 2 minggu dia harus sabar menunggu dan seminggu belakangan ini dia sampai gak selera makan karena surat dari kampus itu belum juga datang, padahal estimasi waktu surat diterimanya hanya 1 minggu sementara ini sudah hampir 2 minggu surat yang di tunggu belum juga datang.


Dan tibalah saatnya tukang pos mampir kerumahnya "punten pos pos pos" teriak tukang pos didepan rumah, dari dalam rumah Lies berlari keluar menghampiri tukang pos itu, "ada surat ya pak?" tanyanya.


"Iya neng ada surat untuk Lisya Ramadani" jawab tukang pos.


"Saya pak Lisya Ramadani" kata Lies.


"Ini neng suratnya, tolong tandatangan disini" Lies langsung menandatanganinya dan tak lupa mengucapkan terimakasih.


Dirumahnya Lies hanya sendirian karena bapak dan ibunya masih diwarung dan kakak-kakaknya masih pada kerja.

__ADS_1


"*K*ok aku deg-degan ya mau buka suratnya, Bismillahirohmanirohim....." akhirnya dia buka suratnya dan "horee alhamdulillah aku keterima, aku harus cepat beritahu bapak dan ibu**" teriak Lies dan langsung pergi menuju warung tempat ibu bapaknya berjualan, yang hanya beda rt dari rumahnya.


"Assalamualaikum bu" Lies langsung masuk ke dalam warung, disana hanya ada ibu dan beberapa orang yg sedang makan.


"Waalaikumsalam" jawab ibunya, "ada apa Lies, siang-siang kesini emang ga nungguin surat dari tukang pos?" tanya ibunya.


"Ini suratnya sudah datang bu, lies alhamdulillah keterima, bapak mana bu?" tanya nya.


"Bapak lagi mancing nanti sore juga pulang, alhamdulillah ibu sangat bersyukur kalau kamu bisa diterima di kampus itu, kamu harus bisa menjaga diri nanti disana, jaga kesehatan, insyaallah ibu sama bapak akan sering nengokin kamu disana, kapan mulai masuk kuliahnya lies? tanya ibunya.


"Kok ngedadak sih, inikan udah hari kamis" ibu ngedumel.

__ADS_1


"Iya bu suratnya telat, kalau si Oto udah datang suratnya dari 2 hari yang lalu" jawab Lies.


"Ya sudah kalau gitu kamu siapin dari sekarang apa aja yang di perlukan, jangan sampai ada yg tertinggal, biar ibu yang kasih tau bapak nanti" kata ibunya.


"Iya bu nanti lies pulang setelah selesai cuci piring" jawab Lies.


Datang dirumah Lies langsung nyiapin perlengkapan yang sekiranya nanti dibutuhkan di kota C, dan sorenya dia pun lari keliling kampung, mempersiapkan fisiknya untuk menghadapi madabintal ( masa dasar bimbinvan mental dan fisik ) dan latsarmil ( latihan dasar militer ), karena kata si Oto fisiknya harus kuat sebab disana sistimnya semi militer, dan rambut juga harus pendek, untung kemarin dia sudah potong rambut potongan demi moore, dan itu sudah biasa baginya karena dari dulu selalu berambut pendek gak pernah panjang.


Sebelum magrib lies pulang, dirumah sudah ada bapak dan ibunya, dia langsung mandi dan solat lalu mereka makan bersama, satu persatu kakaknya pun pulang dari tempat kerjanya, akhirnya mereka berkumpul sambil melanjutkan obrolannya yang tadi siang dengan ibunya.


Kakak-kakaknya sangat senang begitu tahu Lies diterima kuliah di kota C, dan mereka semua sangat mendukungnya, begitu juga ibu dan bapaknya, mereka sangat senang walaupun gak dipungkiri terlihat kekhawatiran diwajah mereka yang mereka tutupi dengan senyuman.

__ADS_1


💃💃💃💃💃


Semoga suka ya lanjutan ceritanya...😊🙏🏿


__ADS_2