Cerita Julia dan Korea Selatan 2

Cerita Julia dan Korea Selatan 2
Episode 13 / Lebih kesal.


__ADS_3

Hari ini adalah hari weekand. Artinya waktu yang tepat bagi kamu untuk rehat dan beristirahat sejenak setelah senin sampai sabtu lelah bekerja hari demi hari. Rencana janji temu dengan teman-teman atau pun orang tersayang pun harus dilaksanakan disaat ini juga. Di weekand ini pun juga jadi waktu yang tepat bagi Julia untuk membawa Jil Soo jalan-jalan menikmati Sungai Han dengan menaiki kapal Ferry Cruise yang ia sewa seharian.


“Yakk yaaa yaaaa” Jil Soo sangat bahagia ketika ia menaiki kapal besar yang sedang berjalan diatas sungai. Digendong oleh pengasuhnya, Jil Soo berteriak mengeluarkan suara dan kalimat-kalimat planet yang tentunya hanya ia dan Tuhan yang tahu. Agar tidak merasa sepi, Julia pun mengajak seluruh para pekerjanya dirumah beserta ketiga Sekretarisnya.


“Ada apa denganmu?” Tanya Hye Ra ke Kei sambil meneguk segelas Koktail ditangannya.  “Aku tidak menyangka Presdir mengajak kita berlayar dan menyewa kapal Ferry Cruise ini khusus untuk kita saja.” Jawab Kei takjub, mereka berdiri diujung kapal sambil menikmati indahnya kota Seoul dari Sungai Hangang. “HEI. Dia adalah pemilik


perusahaan finansial terbesar dinegeri ini. Hal kayak gini itu nggak ada apa-apanya bagi dia.” Jawab Hye Ra menerangkan.


“Ngomong-ngomong, kenapa Presdir mau adopsi anak itu ya ??. Sebenarnya kasihan sih. Ayahnya nggak jelas. Ibunya pun bunuh diri. Keluarga yang lain pun dia juga tak ada” Sambung Hye Ra. “Makanya wajar kalau Presdir adopsi dia.” Timpal Kei melengkapi dan berjalan mendekati Julia.


“Presdir, lusa kita harus berangkat ke Tiongkok,” Chen yang sedari tadi selalu berada dibelakang Julia langsung memberi laporan. Manusia yang kehidupannya hanya tahu bekerja ini terkadang tidak tahu tempat. Libur pun masih sempat bahas pekerjaan. “Saya sudah tahu Chen. Siapkan sajasemuanya. Kei stay dikantor.  Kamu dan Hye Ra yang ikut dengan saya. Ini masih hari libur loh Chen”


“Tahu ni, libur pun masih mikirin kerjaan. Tapi ehhmm???” Mimik suaranya langsung berubah diakhir saat mendengar kalimat Julia yang sedikit menyinggung namanya. ”Presdir. Saya beneran stay dikantor?? Gak ikut Presdir kesana??” Kei berharap ia akan ikut ke negeri tirai bambu tersebut. “Tidak, kau jaga kantor saja” Jawab Julia datar dan Kei pun memasang muka memelas dan sedih.


---


Seseorang sedang bersantai duduk sambil menulis diatas kertas. Tulisan dibuku itu telah hampir penuh dibukunya hingga ia kepikiran untuk membeli buku baru untuk kembali menulis sesuatu setelah ia menyelesaikan tulisannya ditaman itu. Seseorang yang ditemani 2 pria bule bertubuh tegap lengkap dengan jas berdiri dikedua sisi tempat duduk yang disediakan oleh pihak manajemen taman.


Kesibukannya menulis itu tidak menjadi beban baginya saat orang-orang yang lalu lalang dihadapannya sekedar melewati tempat itu. Orang-orang dengan paras berbeda dari dimana ia dilahirkan. Ia telah terbiasa dengan daerah


itu karna ia juga dibesarkan disana. Ia sibuk dengan beberapa tulisannya dan sesekali tersenyum sendiri dengan hasil karyanya.  Sebenarnya, apakah yang ia tulis??

__ADS_1


---


Hari ini Julia berangkat ke Tiongkok melakukan kunjungan ke salah satu kantor pejabat pemerintah. Dengan berhasilnya Julia sebagai sponsor tunggal pada kapal niaga milik pemerintah Korea Selatan, kini Pemerintah Tiongkok juga ingin merekomendasikan Kyung Group untuk ikut andil berinvestasi dalam perkapalan mereka. 3 jam perjalanan pun akhirnya mereka sampai dikota Tiongkok Negara China dan Julia pun segera meninggalkan landasan menuju lokasi yang telah dijanjikan.


“Yakk yakkkk” Jil Soo tampak bahagia pada perjalanan pertamanya ke luar negeri. Didalam mobil ia sibuk bermain didunianya sendiri sambil duduk diatas pangkuan Julia. “Kau senang keluar negeri?? Apa ini pertama kalinya kau naik pesawat??” Tanya Julia yang langsung ditatap heran oleh Jil Soo dan selanjutnya ia pun kembali tertawa, menggemaskan.


“Kira-kira sampai jam berapa kita diskusi dengan mereka??” Tanya Julia kearah Chen yang sedang duduk disamping kemudi.


“Jika tidak ada halangan mungkin diskusi akan selesai disore hari Presdir” Jawab Chen. “Jangan sampai malam ya. Aku mau ajak Jil Soo jalan-jalan.” Gumamnya. “Yakkk bwa bwa bwaaa” Seolah anak kecil ini mengerti


kalau ia akan jalan-jalan dengan Ibunya.


Setelahnya sampai dilokasi, Julia disambut beberapa pejabat pemerintah lokal dan diiringi masuk menuju ruang konfrensi yang telah disediakan. Karna ia tidak mungkin membawa Jil Soo untuk masuk ruang konfrensi, ia menyuruh Hye Ra untuk memegang Jil Soo dan bermain disekitar gedung.


“Benarkah??” Tanya Julia tak percaya dan sedikit takjub.


“benar Presdir, sekretaris kami akan menuntun Sekretaris anda menuju ruangan itu. Tidak jauh dari ruang konfrensi agar anda bisa sebentar melihat anak anda”


“Wahh terima kasih banyak Tuan Xhang” Ujar Julia.


Diskusi pun dimulai dan berlangsung alot. Hye Ra bertugas mengasuh Jil Soo selagi menunggu Julia rapat sebentar. Jil Soo pun sudah mulai tidak takut dengan orang asing. Berkat seringnya ia ke kantor dan bertemu Hye Ra. Ia tidak lagi takut jika Hye Ra dan sekretaris lain mendekatinya.

__ADS_1


Sementara di kantor pusat. Kei frustasi karna seluruh pekerjaan dibebani kedirinya selagi Julia dan yang lainnya ke Tiongkok.


“Arrgghhhh. Pak Manager. Data ini kan beda dengan data statistic yang saya kasih dengan bawahan Bapak. Kenapa jadi nggak nyambung?? Ya ampun itu kenapa wajah Bapak banyak komedonya?? Sering-sering perawatan dong Pak. Bapak bukannya belum kawin ya. Kan umur Bapak udah mau masuk 40an.”


“kenapa kau malah mempermasalahkan ketampananku dengan umurku yang belum menikah??? Tanya si Manager yang lebih galak ketimbang dirinya. “Ya ia lah Pak. Gimana Bapak nggak laku-laku kalau dirinya aja nggak


diurusin. Bapak harus rajin-rajin perawatan biar nggak komedoan. Perlu saya rekomendasikan Skin Care??”


Mendengar arah pembicaraan Kei yang tidak masuk akal baginya, ia pun menghentikan diskusinya dan beranjak bangun dari kursi tamu diruang Sekretaris Presdir. “Loh Bapak mau kemana??” Tanya Kei kesal.


“Saya mau beli Skin Care."


"Ya mau perbaiki inilah” Jawabnya lebih kesal lagi.


Bersambung


@yulia.fernanda__


Baca juga


·         Love in Seoul City.

__ADS_1


·         Future Princess.


·         Cerita Julia dan Korea Selatan


__ADS_2