Cerita Julia dan Korea Selatan 2

Cerita Julia dan Korea Selatan 2
Episode 17 / Tak percaya.


__ADS_3

“Tuan, apakah tuan melihat anak kecil sekitar berumur 2,5 tahun melewati tempat ini?? Ini gambarnya” Chen langsung memperlihatkan foto Jilsoo dikamera ponselnya. Si Ahjussi tersebut memperbaiki gagang kacamatanya


yang mulai longgar sambil melihat dengan jelas foto tersebut. “Apa kalian mencari anak kecil ini??” Tanya si Ahjussi balik kepada Chen.


“B-benar tuan” Bagaikan mendapat emas ditengah hutan, raut wajah Chen berubah sedikit cerah.


“Apakah tuan pernah melihatnya disekitar sini??” Sambung Chen kembali dengan sedikit menggebu-gebu.


“Tsk, aku tidak yakin sebenarnya. Apa dia anakmu??” Tanya si Ajhussi kembali. Ia mulai ragu apakah ia harus memberitahunya atau tidak, karna saat ia melihat Jilsoo bersama Kyungsoo, mereka tampak akrab bahkan ia mendengar Jilsoo memanggil Kyungsoo Ayah.


“Dia anaknya teman saya tuan, ia juga sedang ikut mencari ditempat lain. Anak ini terlepas dari ibunya saat berbelanja. Apakah tuan pernah melihatnya??” Demi melindungi privasi Julia yang merupakan orang terpandang dan tidak jadi bahan yang akan jadi keuntungan bagi orang-orang jahat, ia pun hanya menyampaikan bahwa itu adalah anak temannya, bukan anak atasannya.


“Sepertinya dia bersama Ayahnya”


Deg.


“A-apa???” Detak Jantung Chen lebih kuat saat mendengar bahwa Jilsoo bersama Ayahnya.


“Apakah Tuan yakin??? Anak itu tidak memiliki Ayah tuan” Jawab Chen meyakini lelaki tersebut.


“Benarkah???” Ahjusi itu pun juga ikut terhenjak sambil memperbaiki gagang kacamatanya kembali.


“Kalau begitu, kalian pergi lah ke seberang sana. Disana ada restaurant seafood dan anak kecil itu ada bersama 2 orang pria dan mereka makan ditempat itu.” Mata Chen mulai berkaca-kaca, ia hampir akan menemukan Jilsoo.


“T-terima kasih tuan” Paparnya sambil menyalami lelaki itu sambil membungkukkan badannya mengucapkan terima kasih.


“Awalnya aku tidak yakin, anak itu memanggil salah satu pria tersebut dengan sebutan Ayah. Untuk lebih jelasnya cepatlah kesana dan lihat”

__ADS_1


“Baik tuan” Ucapnya sambil melangkah cepat. Sambil melangkah, Chen mulai berfikir, siapakah pria yang bersama Jilsoo. Dan kenapa ia memanggil Ayah kepada salah satu diantara 2 pria bersamanya yang disebutkan oleh lelaki yang sebelumnya ia temui. Chen pun segera mengambil benda pipih persegi disakunya dan menelfon Julia.


“Presdir, saya menemukan lokasi dimana Jilsoo berada. Ada seseorang yang melihatnya disebuah restaurant bersama 2 orang pria.” Paparnya sambil berbicara kepada Julia yang berada diseberang sana.


“Benar”


“Kalau begitu saya akan mengirimkan lokasinya ke presdir.”


“Baik Presdir” Ia pun mematikan panggilannya sambil menuju lokasi yang diceritakan oleh lelaki tersebut.


Chen kembali berjalan dengan tergesa-gesa sambil menaikkan sedikit lehernya menjelajahi dimana restaurant itu yang mungkin saja akan ia temukan dari jarak jauh. Julia yang mendapat respon dari Chen pun segera menghubungi kedua sekretarisnya dan menuju ke tempat lokasi Chen berada.


Julia berjalan-jalan tergesa-gesa diikuti oleh kedua sekretarisnya dari belakang. Sedikit cepat, namun bisa mereka kejar dan menyamai kecepatannya hingga mata mereka bertemu sosok Chen yang telah menunggu mereka.


Disaat itulah Julia sedikit lebih cepat berlari menuju Chen berada.


“Menurut informasi dari seseorang yang saya tanya, Jilsoo berada direstaurant itu” Chen menunjuk salah satu restaurant dengan ciri khas gambar udang dan cumi di papan reklame yang menempel digedungnya.


“Kalau begitu ayo cepat, apalagi yang kau tunggu??” Gumam Julia kesal karna Chen tidak bertindak terlebih dahulu malah lebih menunggunya datang.


---


“Appa/Ayah” Gumam Jilsoo memanggil Kyungsoo


“Nee” Jawab Kyungsoo hangat.


“Tuan, restaurant ini akan segera tutup. Sebaiknya kita segera menyelesaikan makan kita dan mengantar anak kecil ini ke posko polisi terdekat. Orang tuanya pasti sibuk mencarinya saat ini” Ungkap Leo yang sedari tadi gelisah karna Kyungsoo tak mengindahkan perkataannya dan malah menikmati keberadaan anak kecil yang tidak dikenalnya itu makan bersamanya.

__ADS_1


“Memangnya kau cenayang/dukun sampai yakin kalau orang tuanya mencari dia?!” Umpat Kyungsoo.


“Tuan, saya mohon. Kita juga harus pikirkan orang tuanya saat ini” Desak Leo tak sabar.


“Ahh baiklah. Cepat kau bayar makanannya. Aku akan menunggu disini. Kalau sudah selesai baru kita keluar mengantar anak ini” Ujar Kyungsoo.


Leo segera menuju meja kasir membayar makanannya bersama Kyungsoo dan Jilsoo. Setelah selesai, ia pun berlari ke arah Kyungsoo yang akan siap-siap dan menggendong Jilsoo menuju keluar restaurant.


“Nah sekarang ayo kita mencari orang tuamu. Orang tuamu pasti cemas saat ini” Ungkap Kyungsoo berbicara kearah Jilsoo yang hanya dibalas dengan tatapan bingung sambil keluar meninggalkan restaurant. Disaat


bersamaan, Julia dan yang lainnya hampir dekat dengan halaman depan restaurant hingga langkah mereka sama-sama terhentikan oleh sesuatu yang tak mereka duga.


“Ahhh”


“Maldo Andwae” Gumam Hye Ra tak percaya.


Julia dan Chen mulai bergetar hebat. Kei pun tak percaya dengan apa yang ia lihat “Heol” ia pun langsung membungkam mulutnya seakan mulutnya akan menganga lebar tanpa perintah.


Bersambung


@yulia.fernanda__


Jangan lupa dukung dan baca juga


·         Love in Seoul City.


·         Future Princess.

__ADS_1


·         Cerita Julia dan Korea Selatan


__ADS_2