
keesokan paginya kekaisaran luren di hebohkan dengan kabar bahwa wilayah Utara telah turun hujan yang lebat, kabar itu menyebar dengan sangat cepat hingga sampai ke telinga raja Wiliam lurenzek dan tentu saja sudah sampai di telinga putra mahkota bahkan beberapa surat yang dia kirimkan sudah datang di wilayah Utara.
pagi itu ricle bangun dari tidurnya, karena hujan yang tidak berhenti dari siang sampai malam membuat tanah yang awalnya tandus sekarang mulai ditumbuhi tanaman tanaman kecil dan sumur yang awalnya kering sekarang sudah di penuhi dengan air, pagi itu ricle mengawali kegiatannya dengan berolahraga dan sarapan pagi.
Saat ricle sedang asik sarapan, ada seseorang yang mengetuk pintu kamarnya.
"permisi nona penasehat ada kiriman surat dari putra mahkota" ucap seorang perempuan dari luar.
"ya..masuklah" jawab ricle.
Masuklah Seorang pelayan perempuan sambil membawakan satu surat di tangannya dan menyerahkannya pada ricle.
Ricle yang melihat itu pun mengambil surat dari tangan pelayan dan membaca isi suratnya.
Walaupun isi suratnya adalah tulisan yang asing bagi ricle tapi entah kenapa dia bisa paham, isi surat itu mengatakan bahwa sekarang ada banyak para bangsawan yang memuji putra mahkota bahkan raja sendiri sangat senang dengan kabar bahwa wilayah Utara sudah subur, bencana kelaparan dan kekeringan bisa di atasi dalam sehari walaupun hal itu bisa terjadi karena hujan tapi para masyarakat percaya hal itu terjadi karena putra mahkota, 'mungkin putra mahkota di sayangi oleh para dewa itu sebabnya para dewa membantunya' mungkin itu yang ada di dalam pikiran mereka semua.
Setelah membaca surat itu ricle kemudian mengembalikan suratnya pada pelayan dan pelayan itupun pergi keluar dari kamar ricle.
"kenapa orang disini sangat percaya dengan hal seperti itu.. Maksudku dewa mana yang akan memberkati anak itu..lagi pula hujan itu karena aku bukan dewa.." batin ricle, dia segera menghabiskan sisa sarapannya yang ada di piring lalu ia segera mengambil beberapa dokumen tentang wilayah Utara.
ricle memeriksa beberapa dokumen dan menemukan ada keluhan tentang kedatangan para monster.
Ya di wilayah Utara akan kedatangan monster sekali dalam setahun, biasanya yang akan membasmi monster adalah para kesatria dan prajurit yang di kirimkan dari berbagai wilayah tapi karena wilayah Utara sekarang dipimpin oleh putra mahkota kemungkinan besar tidak akan ada kiriman kesatria dan prajurit, apalagi sekarang ekonomi di wilayah Utara membaik dengan sangat cepat dan masalah kelaparan sudah teratasi para bangsawan mungkin akan menyuruh putra mahkota untuk menggunakan rakyat dari wilayah Utara untuk menjadi prajurit dan menyewa ksatria bayaran agar mereka tidak perlu mengirimkan prajurit dan kesatria milik mereka.
"masalah monster ya... Tidak masalah..aku akan mengalahkan mereka semua sendirian" gumam ricle percaya diri.
"monster akan datang ke wilayah Utara malam ini... Tidak apa... Dengan bantuan dari admin apapun bisa ku lakukan" ucap ricle sambil melihat kembali dokumen itu.
"walaupun di toko item tidak ada item yang bisa meningkatkan kekuatan fisik dan alat sihir tapi ada satu hal yang sangat membantu..." ucap ricle, tangannya menggeser jendela sistem dan menekan salah satu tombol.
"ini lah yang kusuka dari semua fitur yang ada...yaitu.. Fitur request...heheh"
Ya seperti namanya pemain bisa request item apa saja yang mereka mau walaupun harga satu kali request cukup mahal tapi berlian milik ricle tidak akan pernah habis, baginya itu sama sekali bukan masalah.
"baiklah admin aku ingin request item yang bisa melawan monster dengan satu tangan atau dengan kekuatan sihir boleh juga, pokoknya aku ingin kekuatan yang super duper dashyat" ucap ricle pada jendela sistem.
tiba tiba di jendela sistem tertulis sebuah tulisan.
__ADS_1
'dasar serakah'
"apa?! Apa kau admin game ini?!" ricle kaget saat melihat balasan itu, jika orang yang membalas itu adalah admin game mungkin saja ricle bisa minta bantuan padanya untuk segera keluar.
'ya..bisa dibilang begitu'
"benarkah?! Kalau begitu apa kau bisa mengeluarkan ku dari sini?" ucap ricle.
'tidak bisa, aku yang mengirim mu kesini karena perlu bantuan'
"apa?! Memangnya kau dewa bisa membuat jiwa orang lain berpindah?! Jangan bercanda" ucap ricle meremehkan ia menganggap bahwa itu hanya candaan.
'aku memang dewa dasar manusia bodoh!'
Membaca hal itu membuat ricle sedikit bingung, seorang dewa membuat game? Apakah itu mungkin terjadi?.
'hehe dari raut wajahmu aku sudah bisa menebak isi hatimu manusia...kau kira dewa itu adalah orang yang kolot dan tidak mengikuti perkembangan zaman? Aku ini dewa kekinian'
Balas dewa itu, mungkin sekarang dia merasa keren karena bukan dewa yang ketinggalan zaman.
'aku ingin kau membuat Arthur yang emosian itu menjadi orang yang bijaksana'
"kenapa kau meminta itu? Bukankah masalah dia bodoh atau tidak itu sama sekali tidak merugikan mu?"tanya ricle.
'itu merugikan ku...jika dia mati dalam keadaan emosian itu bisa merusak citra keluarga kekaisaran'
"lalu apa ruginya untuk mu?"
'kau tahu di alam baka sekarang para leluhur dari kaisar terdahulu sedang menganggu ku tidur?! Aku bahkan tidak tidur selama dua Minggu karena mereka selalu berbuat keributan di alam baka!! Mereka tidak akan berhenti sebelum anak emosian itu menjadi bijak sana!! Jadi ku mohon pada mu... manusia...aku sangat tersiksa di sini!!'
"ummm.... Baiklah" jawab ricle singkat ia masih tidak percaya dengan hal yang baru saja dia baca....
"kaisar terdahulu hebat juga... Tidak takut dengan dewa.."batin ricle.
"apa fitur request ku sudah jadi?" tanya ricle ia tidak sadar sudah menghabiskan waktu cukup lama dengan dewa yang sedang curhat.
'oh! Tentu sudah selamat menikmati fiturnya jangan lupa kasih bintang lima ya...' tulisan itu menghilang dan di gantikan dengan gambar cincin.
__ADS_1
'cincin utusan dewa'
Tiba tiba gambar cincin itu keluar dari jendela sistem dan berubah menjadi cincin sebenarnya, cincin itu melayang dan terpasang sendiri di jari manis milik ricle.
jendela sistem menampilkan fungsi dari 'cincin utusan dewa' tersebut.
fungsi cincin utusan dewa, pemain bisa memiliki setengah kekuatan dewa, kekuatan fisik meningkat 200% dan sistem regenerasi yang cepat.
"uwoh!!.. Kekuatan cincin kecil ini sangat hebat!! kalau begini..aku akan mudah saat melawan para monster itu!!" teriak ricle semangat dia sudah tidak sabar untuk mencoba kekuatan cincin yang ada di jari manisnya tersebut.
.
.
.
Dimalam hari yang sunyi terdengar suara Auman yang sangat nyaring membuat beberapa rumah bergetar karena saking nyaringnya.
Monster yang sangat besar, sebesar bus dan berjumlah sekitar dua belas sedang berjalan menuju ke arah desa dengan kaki mereka yang lebar, mereka terlihat seperti singa dengan tanduk di kedua kepalanya dan sepasang sayap kelelawar di punggung mereka.
Saat segerombolan monster itu sudah sampai di gerbang masuk desa tiba tiba suara dentuman keras terdengar diiringi suara tembok yang roboh dan juga suara jeritan dari para monster.
"ahh..aku belum bisa mengendalikan kekuatan besar ini" ucap ricle di depan segerombolan monster yang sudah tidak bernyawa dan juga dinding yang roboh...
DUM!!
"sialan pintu masuknya juga roboh!!" teriak ricle frustasi dia pasti akan di marahi habis habisan oleh Arthur...
.
.
.
.
**bersambung**
__ADS_1