Cheating Queen Ricle

Cheating Queen Ricle
ep.20 (teman baru?)


__ADS_3

"bagaimana bisa dia menuruti perkataanmu?"bisik aldich pada ricle.


"aku tidak tahu..tapi bukankah itu bagus?"balas ricle.


"kau benar..."balas aldich.


Raja iblis yang melihat mereka saling berbisik bisikkan segera membuka percakapan.


"baiklah jadi perkenalkan namaku Aiden, dan nama kalian?"tanya Aiden dengan jari yang menunjuk ke arah ricle dan aldich.


"aku aldich.. Dan ini ricle"cetus aldich dengan mata malas memandang ke arah Aiden.


Aiden membalas tatapan malas dari aldich dengan senyuman manis miliknya,aldich yang melihat itu berdecak kesal lalu meraih tangan ricle agar segera pergi dari sana tapi tiba tiba langkah kaki ricle dan aldich tertahan saat Aiden memegang erat tangan ricle.


"lepaskan tangan ricle..."ucap aldich saat melihat tangan Aiden yang sedang memegang erat tangan ricle.


"tidak mau! Jika kau ingin pergi, pergi saja! Kenapa harus membawa Nona ricle?!"ucapnya dengan wajah yang kesal memandang ke arah aldich.


"ricle! Ayo kau ikut denganku!"seru aldich sambil menarik tangan ricle mengarah padanya.


"tidak! Jangan dengarkan dia nona ricle!"seru Aiden yang tidak ingin mengalah dari aldich dia juga menarik tangan ricle ke arahnya.

__ADS_1


Pertengkaran kecil itu membuat ricle bagaikan boneka yang sedang di perebutkan oleh anak kecil,tubuhnya terombang ambing ke kanan dan ke kiri.


"stop!!"teriak ricle yang sudah tidak tahan lagi dengan sifat kekanak Kanakan orang orang yang ada di sebelahnya.


mendengar teriakkan dari ricle mereka berdua segera melepas genggaman mereka dari ricle tapi sekarang mereka malah saling melototi satu sama lain.


"bisakah kalian berhenti bersifat kekanak Kanakan?!"ucap ricle sambil memijat pelipisnya karena pusing akan kelakuan orang yang ada di dekatnya itu.


"apakah nona pusing?"ucap Aiden dengan wajah yang khawatir.


Aldich yang melihat itu hanya menatap sinis ke arah Aiden.


"sedikit,..Aiden kau raja iblis bukan?"tanya ricle pada orang yang ada di depannya itu.


"kenapa kau memanggilku nona?"


"karena biasanya para bangsawan memanggil seorang gadis dengan panggilan nona bukan? Itu sebabnya saya memanggil ricle nona!"jelasnya dengan senyum cerah, dia sama sekali tidak terlihat seperti sang raja iblis kegelapan.


"apakah ini juga karena eror di sistem?"batin ricle memikirkan kenapa raja iblis yang harusnya kejam malah bersifat seperti seorang anak kecil yang bahkan tidak tahu apa itu dosa.


"ricle ayo cepat kita harus segera berangkat ke wilayah Utara!!"sela aldich di tengah tengah pembicaraan mereka.

__ADS_1


Aldich kemudian meraih tangan ricle menuju ke kereta kuda, sedangkan Aiden hanya melambaikan tangannya pada ricle dan ricle membalas lambaian itu.


sesampainya di kereta kuda mereka lupa bahwa kereta kuda sudah terguling bahkan sekarang kereta kuda itu sudah tak berbentuk lagi..


"bagaimana kita pulang jika kereta kudanya saja rusak!"ucap aldich kesal.


"Duke..bagaimana jika kita berpindah tempat menggunakan kekuatanku?"usul ricle.


"apakah bisa?"tanya aldich tak yakin.


"coba saja dulu"ucap ricle.


ricle dan aldich berpegangan tangan dan dalam sekejap mereka sudah menghilang,di tempat yang lain di depan gerbang kastil wilayah Utara ricle dan aldich tiba di sana ,ricle berhasil mengendalikan kekuatan yang dia miliki sementara aldich segera pulang ke kastil miliknya.


.


.


.


.

__ADS_1


.


**bersambung**


__ADS_2