Cheating Queen Ricle

Cheating Queen Ricle
ep.34 (masa lalu 1)


__ADS_3

.


.


.


"kau pasti bertanya tanya kenapa aku bisa tahu bukan?"tanya aldich pada ricle saat melihat wajah ricle yang panik dan kebingungan.


Ricle yang mendengar itu mengangguk sebagai jawaban atas pertanyaan aldich.


"baiklah akan aku ceritakan...saat dimalam yang sunyi hujan lebat terjadi, badai dan petir menggelegar" ucap aldich memulai ceritanya.


.


.


.


.


Suara hujan yang lebat diikuti oleh suara petir yang menggelegar menambah ketakutan pada malam yang sunyi itu, di sisi lain ada seorang anak laki laki memegang erat tangan ayahnya saat melihat ibunya terbaring lemas di atas kasur Anak laki laki itu adalah aldich kecil.


"ayah..apa ibu akan baik baik saja?"tanya aldich kecil pada ayahnya.

__ADS_1


"tenang saja putra ku ibumu dan calon adikmu akan baik baik saja"ucap pria tersebut dan mengelus kepala aldich kecil lembut mencoba untuk menenangkannya walaupun sepertinya ia sedang takut akan sesuatu tapi ia mencoba menyembunyikannya dari putranya itu.


Tiba tiba suara petir semakin keras membuat aldich kecil ketakutan lalu berlari memeluk ayahnya, tak lama dari suara petir itu terdengar suara isak tangis seorang bayi.


"coba lihat aldich adikmu sudah lahir.."ucap ayahnya pada aldich kecil.


bayi perempuan itu sudah memiliki rambut yang indah, rambut merahnya menerangi seisi ruangan yang gelap, mata ungu indah yang mirip dengan ibunya menyala di dalam kegelapan, walaupun diluar sedang hujan entah kenapa saat kelahiran anak perempuan itu seluruh ruangan terasa hangat dan nyaman.


"sayang apa kau baik baik saja?"ucap ayah aldich pada istrinya sambil menepuk lembut kepala istrinya.


"ya apa aku memiliki seorang putri atau putra sayang?"tanya wanita itu pada pria yang ada di depannya.


"seorang putri yang sangat cantik..dan sepertinya dia menuruni kekuatan dewa api sayang.."ucap pria itu sambil mengecup lembut dahi istrinya.


"sekarang kau istirahatlah dulu biarkan aku menjaga putri kita.."ucap pria itu sambil mengelus kepala istrinya lembut.


Istrinya mengangguk dan segera menutup matanya, ia sudah lelah dengan proses persalinan dan segera tertidur pulas.


Sang suami yang melihat istrinya sudah tertidur pulas mengalihkan perhatiannya pada putri kecilnya, tangan kekarnya mengangkat tubuh mungil bayi perempuan itu.


"menurutmu nama yang bagus untuk adikmu siapa aldich?"tanya pria itu pada aldich kecil yang sedang menatap lekat pada adik perempuannya.


"aku boleh memberikan nama pada adik lucu ini ayah?"tanya aldich kecil tidak percaya pada perkataan ayahnya sendiri.

__ADS_1


"ya tentu menurutmu nama yang bagus untuk gadis kecil ini apa?"ucap ayahnya sambil mengelus kepala gadis kecil yang ada di gendongannya lembut.


"umm..bagaimana dengan putri ricle swaggareth?!" ucap aldich antusias dia merasa nama yang ia buat sangatlah indah.


"ricle? Itu nama yang bagus, baiklah mulai sekarang nama gadis yang cantik nan imut ini adalah putri ricle swaggareth, putri yang paling di sayangi di keluarga Duke swaggareth"ucap ayahnya sambil mengelus kepala aldich kecil sebagai bentuk aspirasi karena sudah membuatkan nama yang bagus untuk adiknya.


"kalau begitu kita biarkan ricle kecil untuk beristirahat" ucap ayahnya sambil meletakkan ricle kecil ke dalam kasur bayi.


Terlihat di situ ricle kecil tertidur pulas dan mendengkur lembut, tidak ingin mengganggu istrinya dan anaknya yang sedang tidur Duke swaggareth mengajak anaknya aldich kecil untuk segera pergi agar tidak mengganggu mereka yang sedang beristirahat.


.


.


.


.


.


**bersambung**


Jangan lupa 'like ❤️' yaaa~

__ADS_1


__ADS_2