Cinta Alina

Cinta Alina
Pertemuan pertama


__ADS_3

Sejak kejadian di malam itu, baik alina maupun anton tak pernah mengungkit kisah perjodohan itu lagi mereka diam seolah tak terjadi pembicaraan itu. Anjani pun tak pernah mengetahui rencana yang di buat oleh suami nya itu.


Waktu berjalan dengan cepat, Durasi masa Pendidikan Dokter biasanya ditempuh dalam waktu 5 - 5,5 tahun, tergantung dengan kemampuan dan kedisiplinan saat mengikuti perkuliahan. Pendidikan ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu Tahap Pendidikan Akademik yang dilaksanakan minimal 7 semester dan Tahap Pendidikan Profesi selama 4 semester.


Jika gelar S.Ked sudah ada di belakang nama selanjutnya harus menjalani tahap Pendidikan Profesi atau menjadi co-ass (co-assistant). Saat menjadi co-***, kamu akan kontak langsung dengan pasien di Rumah Sakit dan belajar skill Kedokteran seperti menyuntik, mengambil darah, hingga menjadi asisten saat operasi. Para co-ass atau dokter muda akan dirotasi sesuai dengan bagian yang harus dipelajari,biasanya saat tahap rotasi atau stase harus menangani beberapa kasus seperti penyakit dalam, penyakit anak, dan bedah.


Menjadi seorang co-ass berarti alina harus siap mengatur waktu antara bekerja dan belajar, menangani pasien dan mengerjakan tugas, serta mengatur waktu untuk istirahat. Seorang co-ass tidak mengikuti jam kerja Rumah Sakit pada umumnya, alina harus datang pagi dan pulang tengah malam atau bahkan tidak pulang karena tugas jaga malam.


Setelah pendidikan panjang itu selesai disini lah alina berada, di sebuah ruang kerja dokter. Alina bekerja di sebuah Rumah Sakit Swasta di kota A, alina meregang kan sedikit otot otot nya yang terasa kaku setelah delapan jam bekerja.


Setelah pasien terakhrir yang dia obati alina melangkahkan kaki tergesa sedikit berlari, tak.. tak.. tak..suara hak sepatu yang membentur lantai keramik mengiringi langkah alina, secepat nya menuju parkiran untuk pulang kerumah.


Sejak alina sibuk kuliah dia menguatkan tekat untuk belajar menyetir, membunuh rasa takut nya. Alina sadar hidup dan mati seseorang sudah di takdirkan dengan jalan nya masing masing, berbulan bulan alina belajar dan akhir nya mampu mengendarai sebuah mobil sedan merah hadiah ulang tahun nya dari mama dan om anton.


Sesampainya di rumah alina langsung menuju kamar mama dan sedikit cemas melihat kondisi nya yang sedikit pucat.


"mama.. kita rawat inap aja ya ke rumah sakit, mama udah pucat banget"


"mama gak apa apa sayang, istirahat sedikit lagi mungkin sudah membaik ,obat kan sudah ada gak perlu ke rumah sakit"


anjani sudah beberapa hari ini terlihat kurang enak badan, dan puncak nya saat satu jam lalu berlian menemukan mama nya pingsan tergeletak di lantai.


"beberapa hari ini mama makan nya sangat sedikit kak" berlian datang membawa teh hangat.


"minum dulu mah.. "


"makasih sayang.. anak anak mama sudah pada dewasa. senang banget rasa nya memiliki kalian berdua tak apa mama sakit asalkan ada kalian mama akan cepat sembuh" anjani menenangkan kedua anaknya yang terlihat cemas.


klekk.. pintu kamar terbuka dan terlihat om anton datang dengan sedikit terengah engah..


"kamu gak apa apa sayang? bagaimana kondisi mama mu lin, apa dia sakit serius? "


"sebaik nya mama kita rawat om di rumah sakit, tapi mama menolak" alina memberengut mengingat penolakan mama anjani.


"hanya tensi mama aja om yang sedikit rendah, sama asam lambung mama kembali naik karena pola makan mama yang gak teratur"


"kamu udah beri obat?! "


"udah om.. mama harus dipantau pola makannya., saat asam lambung naik selain pola makan yang tak teratur penyebabnya juga stress"

__ADS_1


"apa sih mah yang mama pikirin sampai stress gitu?! " tanya anton terlihat mengkerutkan dahinya.


"mama mau alina menikah pah.. , mama pengen momong cucu. Kita ini sudah tua pah"


"mama tak pernah melihat mu dekat dengan seseorang lin.. apa kamu punya pacar? "


"nanti lah ma.. aku tuh masih mau sendiri dulu, kerja ngumpulin banyak uang" alina nyengir tak mampu berkata apa apa lagi.


Kepala alina berdenyut mengingat permintaan mama yang ingin dia segera menikah, alina teringat dengan kisah tanpa status nya bersama gavin


"apa kabar lo vin.. " gumam alina "semoga lo udah bahagia dengan hidup lo sekarang".


---__--__--___---___---__--__-----____----____-


Di perjalanan menuju rumah sakit jalanan terlihat padat merayap, alina mencoba menikmati perjalanan yang sebenarnya tidak nikmatt.


bbrrraakkkk.... mobil alina terdorong kedepan, untung nya alina masih bisa menyeimbangkan kan laju mobil nya. Alina menepikan mobil nya, terlihat mobil mewah yang menabrak mobil nya dari belakang juga menepikan mobil nya.


"Ganti rugi.. punya sim gak kamu, nyetir kayak orang kerasukan" omel alina


laki laki yang turun dari mobil mewah itu bertubuh tinggi garis wajah yang tegas, berhidung mancung berpenampilan klimis.


laki laki itu mengeluarkan kartu nama ny dan menyerahkan pada alina dengan kasar.


"hubungi ke nomor itu, berapapun saya ganti.. "


laki laki itu langsung pergi melajukan mobil nya.


Alina terpaku. Mulut nya menganga.. ''ya allah mengapa kau ciptakan manusia seperti itu, buat apa ganteng tapi tak punya etika sudah salah meminta maaf pun tidak. awas aja gw mau minta ganti rugi sampai uang lu habis" batin nya


"mobil gw.." alina melihat kondisi belakang mobil nya yang penyok parah.


"gara gara tu orang gw telat, tuh kan pasien udah pada numpuk aja"gerutu alina


" pagi dok.. hari ini ada kunjungan dari direktur baru rumah sakit ke poli klinik kita, tapi dokter belum datang jadi derektur meminta dokter segera ke ruangan nya. "jelas asisten alina


alina menepuk jidat nya.. "gawat"


dia segera berlari menuju ruangan direktur baru rumah sakit, yang alina dengar direktur ini baru datang dari belanda anak tertua dari keluarga Hamzah pemilik rumah sakit.

__ADS_1


tok.. tok.. alina mengetuk pintu ruang direktur, alina merasa cemas apa yang akan terjadi karena dia terlambat.


''masuk.. ''terdengar sahutan dari dalam.


alina masuk dengan tangan gemetar aura dingin menyeruak di ruangan itu


"selamat pagi dokter alina putrianjani"


"kesan buruk saya dapat kan dari anda hari ini, di poliklinik anda sudah berjejer antrian pasien tapi sayang dokter nya sangat lelet" ketus nya


dia memutar kursi nya menghadap dokter yang menundukan kepalanya karena takut.


mendengar kursi sudah berputar menghadap nya alina mencoba mengangkat kepalanya dan menatap direktur baru itu.


" Aaanndddaaa... "mereka berdua sama kaget melihat siapa orang yang ada di hadapan mereka.


''maaf direktur saya terlambat karena anda sudah menabrak mobil saya" alina bersorak dalam hati mendapati muka bos nya sedikit kaget.


"saya tidak mau tau, anda sudah datang terlambat dan saya akan keluarkan surat peringatan, silahkan keluar dari rungan saya... "


"whatttt.... surat peringatan"


''saya tidak terima alasan pribadi dan saya tidak suka dengan urusan pribadi di bawa ke tempat kerja. " ketus nya.


"silahkan keluar... "


Alina memutar tubuh nya dan langsung keluar dari ruangan direktur kejam itu.


"ya allah ujian apa lagi ini" keluh nya.


Dion terbahak berhasil mengerjai dokter cantik yang mobil nya dia tabrak tadi pagi, dia sudah terpesona melihat wanita itu saat tadi pagi dia mengomel pada dion.


Selama ini tak ada yang berani mengomel dan berbicara meninggi kepada dion.


Dion adalah pewaris utama dari keluarga hamzah, dia juga ketua mafia yang berada di belanda, selain perusahaan farmasi, pemilik beberapa Rumah sakit dan perusahaan lain nya hamzah juga mewariskan perdagangan senjata ilegal dari belanda.


Politik dalam dunia usaha memang sangat kejam. Maka dari itu hamzah membentuk kumpulan orang bersenjata untuk melumpuhkan para saingan nya dan hamzah mengajarkan pada dion agar tidak mengampuni siapa saja yang berbuat curang pada usaha mereka.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

__ADS_1


Akankan angin cinta dapat membuat hubungan alina dan dion membaik.. ikuti kelanjutan nya like dan komen nya shayyy😘


__ADS_2