CINTA DAN KEPASTIAN

CINTA DAN KEPASTIAN
Sekolah Baru


__ADS_3

Hari yang cerah, matahari tersenyum dengan ikhlas memberikan sinarnya tak henti sepanjang hari. Semilir angin di pagi hari menjatuhkan setiap embun yang menetes di dedaunan.


Seorang gadis, bertubuh langsing serta berperawakan tinggi, sedang asyik mengayuh sepedanya.


Rambutnya yang hitam, lurus sepanjang bahu, tertiup angin memperlihatkan leher putihnya. Kulitnya yang bersih, meskipun tidak terlalu putih, membuat orang yang melihatnya begitu manis. Di tambah senyum sapanya yang sangat ramah, membuat setiap orang yang bertemu dengannya begitu senang melihatnya.


Hari ini, hari pertama Diana pindah ke sekolah barunya.


"Duh, kenapa perasaan ku jadi deg-degan ya. Ahh mungkin karena suasana baru yang akan aku temui," ucap Diana.


Temanku yang bernama Nurul melirikku, lalu berkata, "Tenang aja Di, sekolah ku aman ko'. Teman-temanku baik semua, mereka sudah pada jinak. haha..." sahut Nurul menenangkan Diana.


Ya, Nurul adalah teman baruku. Dia yang akan menjadi teman sebangku ku.


Dia memang tipe orang yang suka bercanda.


Makannya, meskipun aku belum lama mengenalnya, tapi sangat mudah akrab dengannya.


Sesampainya di halaman sekolah, tertulis di gerbang nya ucapan "Selamat Datang di SMU HARAPAN BANGSA".


Aku tersenyum melihat sekeliling sekolahku ini. Sekolah yang lebih bagus dari sekolahku sebelumya. Melihat di samping kanan, ada banyak bunga yang tersusun rapi. Berwarna-warni menghiasi gerbang utama sekolah ini.


Aku memarkirkan sepeda ku bersama Nurul.

__ADS_1


Sudah banyak sepeda yang berjejer rapi, menandakan sudah banyak pula siswa dan siswi yang telah datang ke sekolah ini.


Aku berjalan perlahan, sambil melihat di samping kiri ku. Aku takjub dengan sekolah ini, selain taman bunga yang aku lihat tadi. Ada pula kolam buatan yang di sisinya di hiasi batu karang yang sangat indah bila di pandang mata. Air yang bercucuran di pinggirnya, pohon beringin yang memberikan keteduhannya, menambah suasana sejuk di taman ini. Dan kebersihannya pula lah yang akan menambah betah duduk berlama-lama di pinggir kolam ini.


Bruuk. Aku tersadar dari lamunan ku.


Aku terjatuh ketika tak sengaja aku menabrak orang. Orang itu tersenyum padaku. Entah apa yang kurasakan, berdebar rasanya dadaku. "Makhluk apa ini? Tuh lihat! Senyumnya manis sekali," pikirku. Kulitnya yang sawo matang, namun berwajah tampan. Tinggi nya melebihi ku.


Hingga aku tersadar, dia meraih tanganku membangunkan ku saat aku terjatuh tadi.


"Maaf ya maaf, aku tak sengaja tadi," katanya.


Tapi belum juga aku berbicara, tanganku sudah di tarik Nurul agar aku segera mengikutinya. Karena aku sudah ditunggu di ruang guru oleh wali kelasku.


"Ya gak apa-apa," jawabku sambil tersenyum kepadanya.


Dia melambaikan tanganya, dan aku spontan melambaikan tanganku juga.


Sesampainya di ruang guru, aku bersalaman dengan Bu Fani, ia adalah wali kelasku.


"Diana ya?"


"Iya Bu," sambil tersenyum menganggukkan kepala. Berlaku sopan terhadap guruku.

__ADS_1


"Mari kita ke kelas XI-D ya. Ibu telah mendaftarkan mu ke kelas tersebut," sahut Bu Fani tersenyum ramah kepadaku. Dan lagi-lagi, aku hanya mengangguk.


Kelihatannya Bu Fani guru yang bersahabat.


Dari gaya bicaranya yang hangat, membuatku tidak canggung bertemu dengannya. Meskipun aku baru pertama kali masuk ke sekolah ini.


Aku mengekor di belakang Bu Fani menuju ruang kelasku.


"Selamat pagi semua," sahut Bu Fani pada murid - murid ketika sampai di depan kelas.


"Anak-anak, kita kedatangan teman baru," sambil tersenyum kepadaku, "Silahkan perkenalkan nama kamu Diana."


"Baik Bu," aku menganggukkan kepala membalas senyuman Bu Fani. Setelah menyapa, aku memperkenalkan diriku.


Dan pas melihat ke pojok kanan ku,


"Ahh siapa sihh dia? Ternyata dia sekelas dengan ku," pikirku sambil memegang dadaku yang dag-dig-dug dari tadi.


*Kalaw suka sama ceritanya, j**angan lupa di like ya readers ...πŸ˜™πŸ˜™


Untuk menambah SEMANGAT...πŸ’ͺπŸ’ͺ


Salam sayang untuk readers...πŸ˜™πŸ˜™*

__ADS_1


__ADS_2