Cinta Dari Perjodohan

Cinta Dari Perjodohan
Rencana Liburan


__ADS_3

Semuanya telah ditentukan, dari tanggal pernikahan hingga acara pesta pernikahan.


Entah harus senang atau sedih mengetahui dia tidak akan datang saat hari itu tiba, tapi disatu sisi aku bersyukur jika itu terjadi aku tidak jadi menikah. Tapi bagaimana keluargaku? Entah lah.Amara


Amara terus melamun memikirkan apa yang dipikirkan, dia selalu teringat kata-kata Arkana, disatu sisi lagi tidak mau membuat kecewa keluarga, apalagi saat ini yang paling bahagia adalah nenek mereka.


"Amara, hari ini ada acara ?" Tanya nenek Beti.


"Emm, sebenarnya hari ini kerja part time." mengingat-ingat jadwal.


"Kalo begitu hari ini tidak usah masuk kerja. Bagaimana kita cari gaun dan WO untuk acara pernikahanmu ?"


"Tapi.." bersamaan mereka saling menatap.


"Nek, aku ada janji hari ini. Besok saja ia." terkejut dengan rencana dadakan neneknya.


"Batalkan janjimu, hari ini temani nenek. Ini juga keperluan acara penikahan kalian!"


"Amara juga harus kerja nek."


"Sudah kita berangkat, batalkan semua kegiatan kalian hari ini!" menatap tajam Arkana dan Amara.


Arkana mengeluarkan hpnya dari dalam saku, mengabari seseorang untuk membatalkan janjinya.


"Maafkan aku, hari ini tidak bisa menemuimu." pesan terkirim.


Tidak lama kemudian ada balasan :


"Ok."


Tumben langsung dijawab, dan tidak menanyakan alasanya?.


Mereka akhirnya menuruti kemauan nenek pergi bertiga menuju tempat W.O. Amara tidak banyak bicara seperti biasanya. Hanya sesekali berbincang dengan nenek, melihat hp yang sama sekali tidak ada pesan atau pun telepon dan memandangi keluar jendela, menikmati perjalanan. Sesekali menatap Arkana ingin memulai obrolan dengannya. tapi melihat Arkana yang selalu memasang muka datar selalu berhasil mengurungkan niatan Amara untuk bertanya.


Andai saja yang pergi bersamaku sekarang Nita dan Eza, pasti tidak akan sesunyi ini.


Akhirnya Amara membuka hp dan berkirim pesan di grup yang berisi ke dua sahabatnya.


Amara : Bagaimana kalo besok kita jalan-jalan?


Nita : ayo. Pasti seru nih kita sudah lama ngga keluar bareng.


Amara : aku akan meminta ijin 3 hari. Bagaimana ?


Nita : ayo besok pagi kita berangkat ke kota QQ yah, menikmati pemandangan pantainya sekalian cuci mata liat orang luar hehe

__ADS_1


Amara : Eza mana nih?


Eza : memantau, jam 7 aku jemput dirumah masing-masing.


Arkana memandang Amara yang sedang asik bermain hpnya bahkah sudah sampai pun Amara belum menyadari. Nenek Beti sudah turun terlebih dahulu dan masuk ke butik.


"Ngga mau turun?" bersiap akan keluar dari mobil.


"Eh, udah sampai yah? Tidak berasa." memasukan hp ke dalam sakunya dan mengikuti Arkana turun dari mobil.


"Asik banget main hpnya tadi!"


"Haha iya, habis bete didalam hanya diam."


"Kasih kabar ke pacar?"


"Bukan, aku belum pernah pacaran!" berhenti berjalan dan menatap Arkana.


"Yaya kelihatan sih" memandang Amara dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan tatapan yang mengejek.


"Apanya?" ikut memandangi dirinya sendiri.


"Tidak." tertawa berpaling meninggalkan Amara berjalan menuju butik.


Tentu saja aku tidak peduli. Kamu mau sudah punya pacar atau pun belum.haha


Arkana hanya mengkat bahunya tanpa memalingkan badanya.


Nenek sudah memilih semua keperluan dengan persetujuan Arkana dan Amara persiapan pun selesai.


Lalu mereka pergi ke mall dan mencari food court untuk makan siang karena sudah tiba jam makan siang.


tiba disalah satu FoodCourt tempat biasa Amara ngumpul bersama sahabatnya.


mereka duduk dan memanggil pelayan meminta buku menu.


"Mau makan apa Amara?"


"Apa saja nek, saya suka semuanya" senyum malu-malu karena memang menyukai semua makanan."yang penting minumnya air mineral nek."


"Arkana mau pesan apa ?" mengalihkan pandangan.


"Terserah nenek, aku ke toilet dulu ya nek." memundurkan kursi dan berdiri dari tempat duduknya.


Nenek memanggil pelayan dan memesan semua makanan untuk mereka bertiga. Selama menunggu makanan datang Amara dan nenek bercerita kisah persahabatan nenek Amara dan nenek Beti.

__ADS_1


***


Arkana yang berpamitan ketoilet sebenarnya karena melihat kekasihnya dengan seseorang sedang berjalan bergandengan mesra. Arkana langsung mengejar mereka menuju pintu keluar mall tempat makan mereka.


"Apa yang kamu lakukan disini!" menarik tangan kekasihnya agar berhenti berjalan.


"Arkana!!" Gita terkejut saat membalikan badannya dan ternyata Arkana yang menarik tangannya.


Disekliling mereka menjadi ricuh, melihat kerusuhan yang dibuat oleh Arkana. yah Arkana cucu pengusaha ternama di negara ini.


mereka menonton dan berspekulasi sendiri tanpa tahu apa yang terjadi sebenarnya.


hitungan detik media sosial sudah trending dengan hastag #Cucupengusahaternama.


Gita adalah seorang penyayi, dia juga masih kuliah Jurusan seni musik.


Mereka berpacaran dari 1tahun yang lalu. Mereka bertemu pertama kali saat Gita manggung di luar negri dimana Arkana melanjutkan kuliahnya dan mengelola cabang perusahan yang ada disana.


"Siapa dia?" menunjuk lelaki yang tadi bergandengan dengan Gita.


"temen kampus, kita kebetulan ketmu disini." gugup.


"dan harus kalian bergandengan jalannya?"


"memang kenapa kalo gandengan?" Radit cowo yang bareng Gita.


"berani-beraninya kamu!" hampir memukul Radit, tangan Arkana ditahan oleh Gita.


Arkana menarik tangan Gita pergi meninggalkan Radit.


tiba ditempat parkir Gita didorong masuk ke dalam mobil oleh Arkana.


"tunggu disini, jangan coba-coba untuk pergi!"


Gita hanya diam ketakutan dengan sikap Arkana.


"jawab!"


"i-iya" menganggukan kepalanya.


Arkana pergi meninggalkan Gita yang ada didalam mobil.


Arkana berpamitan kepada neneknya untuk pulang terlebih dahulu.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2