Cinta Di Venesia

Cinta Di Venesia
" Penyesalan "


__ADS_3

SEPULUH TAHUN KEMUDIAN.


Sudah 10 tahun Andini berada di balik jeruji besi. Hari ini ia dibebaskan karena Clara menarik semua tuntutan atas kematian Papa dan Mamanya.


Selama di dalam penjara, tak ada yang bisa ia perbuat kecuali lebih banyak mendekatkan diri kepada Tuhan. Ia juga bersyukur atas kemurahan hati Clara... Jika tidak ia pasti akan dihukum mati atas perbuatannya itu.


Clara sungguh mulia hatimu.... kata Andini dalam hati.


Dengan uangnya Clara bermain mata dengan pihak menkumham di sana. Tentu saja ia tidak sendirian, beberapa pengacara handal ikut mendampinginya.


Clara tiba di Dubai pukul 08.00, untuk menjemput Andini, ia tak tega melihat sepupunya itu. Clara berpikir, jika ia mendendam atas kematian papa dan mamanya.. toh papa dan mama telah wafat. Mereka juga tak bisa hidup kembali meski Andini dihukum mati.


Saat ia menanyakan soal keinginannya mencabut tuntutan itu kepada Herlambang, Herlambang sangat setuju atas inisiatifnya itu.


"Raa.... Tidak semua orang bisa memiliki jiwa besar sepertimu... karena itu tindakan yang sangat berat, aku kagum jika kamu mau memaafkan orang yang telah menzolimi dirimu... barangkali dari sanalah kita bisa belajar seperti apa implementasi dari sifat kasih dan sayangNya itu....Tuhan selalu memaafkan hamba-hambaNya yang mau bertobat.... Aku rasa Andini juga telah menyesali semua tindakannya yang keliru.... " kata Herlambang ketika itu.


Ketika Herlambang memberi spirit Itulah ia lebih mantab untuk memutuskan sikapnya.


Clara datang bersama putri semata wayangnya, Maria Rosetta Herlambang. Herlambang yang memberi nama itu untuk putrinya.


**


Rosetta tiba di Dubai tepat pukul 08.30. Ia ingin menjemput Andini. Ia telah mencabut tuntutan terhadap Andini atas perbuatannya melakukan pencemaran nama baik. Beruntung Hudson dan kawan-kawan bisa menyelamatkan dirinya dari kejaran Nicola Parety-Kapolda boneka milik Romanio, sampai akhirnya Nicola-lah yang saat ini harus mendekam di balik penjara atas perbuatannya menerima sejumlah gratifikasi dari Romanio.


Tentu saja Rosetta bersyukur, nama baiknya pulih seiring dengan ditemukannya fakta-fakta baru setelah kematian Pioli, Romanio dan Pierlo.


Semua tak lepas dari kerja keras dua mantan FBI Hudson dan Roberto.

__ADS_1


Setelah Andini mengirim surat kepadanya beberpa waktu lalu, ia jadi terenyuh.Dalam suratnya Andini memang meminta maaf, tapi tidak ada satu katapun ia memelas-melas kasihan agar dirinya menyabut tuntutan.


Andini telah menyadari semua kekeliruannya, sehingga ia tak mau memelas-melas kepadaku... Itu tandanya ia wanita yang berjiwa besar.... Kata Rosetta dalam hati.


Saat ia meminta pertimbangan Herlambang soal keinginannya menyabut tuntutan, Herlambang menyambut baik inisiatif itu.


" Ross.... Tidak semua orang bisa memiliki jiwa besar sepertimu... karena itu tindakan yang sangat berat, aku kagum jika kamu mau memaafkan orang yang telah menzolimi dirimu... barangkali dari sanalah kita bisa belajar seperti apa implementasi dari sifat kasih dan sayangNya itu....Tuhan selalu memaafkan hamba-hambaNya yang mau bertobat.... Aku rasa Andini juga telah menyesali semua tindakannya yang keliru.... " kata Herlambang ketika itu.


Ketika Herlambang memberi spirit Itulah ia lebih mantab untuk memutuskan sikapnya.


Bagaimanapun adanya, ia bisa seperti sekarang tak lepas dari campur tangan Andini. Terlepas dari buruknya perlakuan Andini kepadanya, pada akhirnya Rosetta menyadari bahwa dia bukan target utamanya. Target utama Andini ketika itu adalah Clara.


Dalam suratnya Andini juga menitip salam untuk Herlambang, jaga dia baik-baik... Dia laki-laki yang sangat baik. Kata Andini menegaskan kalimatnya.


Rosetta ke Dubai di dampingi putri semata wayangnya. Maria Clara Herlambang. Herlambang yang memberi nama untuk putrinya itu.


**


Andini keluar dari pintu tahanan melalui jalur khusus. Clara dan Rosetta yang meminta Andini diperlakukan seperti itu. Bahkan Rosetta mengeluarkan anggaran sedikit lebih untuk menyewa mobil tahanan untuk mengelabui para wartawan.


Shimad Khan,sang kepala lapas memberi siaran pers di hadapan wartawan dan memohon maaf karena Andini tak bisa diwawancarai.


"Rekan-rekan wartawan yang terhormat, kami atas nama lembaga pemasyarakatan kota Dubai memohon maaf yang sebesar-besarnya, atas permintaan pemerintah RI, Nyonya Andini tidak dapat dimintai keterangan ataupun wawancara.....Nah itu mobil Nyonya Andini yang akan menuju ke bandara untuk selanjutnya langsung bertolak ke Jakarta menggunakan jet pribadi..... " kata Shimad Khan.


Para awak media sangat kecewa dengan keterangan itu, karena mereka telah menunggu sejak lama.


Tapi kenyataannya mobil tahanan itu baru saja meninggalkan penjara Odena beberapa detik yang lalu.

__ADS_1


Sebagian wartawan ada yang langsung membuntuti mobil tahanan itu, mereka harus mengejarnya karena Andini adalah pemilik Dubai's Syndicate yang terkenal itu. Berita terkait dirinya tentu saja akan menaikan oplah dan rating media.


**


Andini nampak cantik, pesonanya sebagai wanita pintar tak lekang di makan waktu, meski kamar penjara membatasi ruang gerak phisiknya, namun tidak dengan jalan pikirannya. Ia tetap Andini yang cerdas dan tak layu dimakan waktu soal kepintaraannya itu.


Clara memeluk Andini, demikian pula dengan Rosetta. Mereka berpelukan erat sekali. Seolah pelukan mereka adalah obat rindu. Obat yang bisa menutup luka untuk selamanya.


"Halo... Siapa namamu nona cantik... ?" tanya Andini kepada anak gadis di samping Clara.


" Maria Rosetta Herlambang..." jawab anak gadis itu.


"Woow... nama yang indah sekali..!!" kata Andini sambil mengecup keningnya.


"Nah kalau yang cantik ini.. Siapa namamu... ?" tanya Andini pada anak gadis di samping Rosetta.


" Maria Clara Herlambang...." jawab anak gadis itu.


"Woow... nama yang indah sekali..!!" kata Andini sambil mengecup keningnya.


Airmata Andini meleleh melihat cinta tulus dari mata mereka yang bening dan polos.


Aku tak ingin lagi ada Andini-Andini di antara kalian berdua....kata kata itu seperti ditujukan Andini kepada dua anak gadis di hadapannya.


Percayalah...aku akan menjaga kalian dengan baik....cintalah yang akan aku ajarkan pada kalian..... kata Andini dalam hati.


Di kejauhan Herlambang memandangi perempuan-perempuan itu..... Aku ingin mereka kelak menjadi perempuan-perempuan pilihan berkarakter yang memiliki cinta dan kepintaran......katanya dalam hati.

__ADS_1


**


TAMAT


__ADS_2