Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika

Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika
Pernikahan Mewah Cantika dan Aleandro


__ADS_3

Kini Aleandro duduk di ruang operasi menunggu Cantika dengan perasaan takut. Takut Cantika meninggalkan dirinya karena tanpa di sadari oleh Aleandro kalau dirinya mulai ada perasaan dengan Cantika.


" Bagaimana keadaan calon menantu ku?" Tanya mommy Gloria tiba-tiba datang dan mendekati putra sulungnya bersama suaminya.


" Masih di ruangan operasi mom." Jawab Aleandro.


" Aleandro daddy ingin bicara denganmu." Ucap daddy Thomas


" Baik dad." Jawab Aleandro patuh.


Ke dua pria tampan yang sangat mirip hanya beda umur berjalan ke arah lorong ujung meninggalkan mommy Gloria sendirian.


" Apa yang terjadi?" Tanya daddy Thomas tanpa basa basi


Aleandro menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutup-tutupi karena bagaimanapun daddy nya pasti akan tahu.


" Itulah daddy yang terjadi." Ucap Aleandro


" Bagus paman dan bibinya Cantika memang harus ma*i, bagaimana dengan mafia dan anak buahnya?" Tanya daddy Thomas


" Tadi dalam perjalanan Maximus mengirim pesan kalau semua sudah di bunuh oleh Maximus beserta anak buahnya." Ucap Aleandro.


" Bagus, bagaimana sepupunya?" Tanya daddy Thomas


" Berhasil melarikan diri dad." Ucap Aleandro


" Kita kerahkan anak buah kita untuk membunuh sepupunya karena daddy tidak ingin wanita itu menjadi duri untuk Cantika. Apakah kamu menyukai Cantika?" Tanya daddy Thomas


" Aleandro tidak tahu dad." Ucap Aleandro yang bingung dengan perasaannya.


" Apakah jantungmu berdetak kencang ketika dekat dengan Cantika?" Tanya daddy Thomas


" Iya dad." Jawab Aleandro


" Apakah sekarang kamu ketakutan karena takut terjadi sesuatu dengan Cantika?" Tanya daddy Thomas.


" Iya dad." Jawab Aleandro lagi


" Apakah kamu merasa nyaman jika berdekatan dengan Cantika?" Tanya daddy Thomas.


" Benar dad, kok daddy tahu?" Tanya Aleandro balik


" Daddy tahu karena dulu ketika bertemu dengan mommymu daddy merasakan itu semua. Aleandro kamu sudah jatuh cinta padanya lamar lah Cantika dia gadis baik dan sangat berbeda dengan gadis lain sama seperti mommymu. Daddy bersyukur bisa menikah dengan mommymu jadi sebelum terlambat lakukanlah secepatnya." Ucap daddy Thomas sambil membalikkan badannya dan meninggalkan Aleandro sendirian.


Aleandro merenungi perkataan daddynya dan setelah beberapa lama dirinya mengambil keputusan untuk menikah dengan Cantika. Aleandro berjalan ke arah ruang operasi menunggu Cantika keluar dari ruangan operasi. Aleandro melihat adiknya Maximus sedang mengobrol dengan ke dua orang tuanya.


" Bagaimana Maximus?" Tanya Aleandro


" Beres semua kak." Jawab Maximus


" Baguslah." Jawab Aleandro singkat.


Lampu operasi padam tanda operasi sudah selesai mereka bertiga langsung berdiri dan berjalan ke arah pintu operasi.


ceklek


Pintu operasi di buka oleh dokter dan berjalan ke arah mereka.


" Bagaimana keadaannya?" Tanya ke tiganya serempak.

__ADS_1


" Pelurunya sudah di ambil dan untunglah kami mempunyai stok darah sebentar lagi akan dipindahkan ke ruang perawatan." Ucap dokter tersebut.


" Syukurlah, terima kasih dokter." Jawab mommy Gloria.


" Sama-sama nyonya, maaf saya ingin mengecek pasien yang lainnya." Pamit dokter tersebut.


Dokter itu pun pergi meninggalkan mereka dan tidak berapa lama dua perawat membuka pintu operasi dan mendorong brankar di mana Cantika berbaring.


Kini mereka berada di ruang perawatan VVIP hingga tidak berapa lama Cantika perlahan membuka matanya.


" Haus." Ucap Cantika


Aleandro langsung mengambil gelas yang berisi minuman dan memberikan ke mulut Cantika lewat sedotan. Cantika meminumnya hingga menyisakan setengah gelas.


" Mana yang sakit?" Tanya Aleandro dengan nada kuatir.


" Tidak apa-apa hanya sakit sedikit, terima kasih sudah menolongku. Oh ya bodyguard yang merangkap sebagai sopir pribadiku bagaimana keadaannya?" Tanya Cantika dengan nada kuatir


" Dia baik-baik saja sebentar lagi ke sini sambil membawa pakaianmu." Ucap Aleandro.


" Syukurlah aku akan merasa sangat bersalah jika terjadi dengannya." Ucap Cantika.


" Kenapa kamu perduli dengan pria lain?" Tanya Aleandro dengan nada cemburu.


" Karena setelah orang tuaku meninggal hanya dia dan kepala pelayan yang baik padaku. Aku sudah menganggap mereka sebagai keluargaku." Ucap Cantika menjelaskan.


Merekapun mengobrol bersama hingga mommy Gloria, daddy Thomas dan Maximus berpamitan dengan Gloria.


" Aku mau mandi dulu, kalau lelah istirahatlah." Ucap Aleandro


" Kakak tidak pulang?" Tanya Cantika.


" Jangan, aku justru sangat senang jika kak Aleandro menemaniku." Ucap Cantika


cup


" Aku sangat senang mendengarnya." Ucap Aleandro sambil mengecup bibir Cantika.


" Aish senang banget menciumku." Ucap Cantika dengan bibir bawahnya dimajukan.


" Mau aku cium lagi?" Tanya Aleandro


" Tidak." Jawab Cantika sambil menutup mulutnya dengan tangan yang tidak di infus.


" Makanya bibirmu jangan dimajukan." Ucap Aleandro sambil berjalan ke arah kamar mandi


" Dasar mesum." Ucap Cantika


" Mesum sama kamu doank." Ucap Aleandro sambil masuk ke dalam kamar mandi.


Lima belas menit kemudian Aleandro sudah selesai mandi dan memakai handuk yang menutupi bagian bawahnya. Aleandro berjalan ke arah lemari dan mengambil pakaian miliknya dan langsung memakainya di depan Cantika.


" Kak Aleandro bisakah memakai pakaian jangan di depanku." Protes Cantika


" Memangnya kenapa?" Tanya Aleandro.


" Apa kakak sudah terbiasa memakai pakaian di depan wanita?" Tanya Cantika tanpa menjawab pertanyaan Aleandro.


" Hanya di depanmu memang kenapa?" Tanya Aleandro balik bertanya

__ADS_1


" Apakah kakak tidak malu sedikitpun?" Tanya Cantika


" Kenapa mesti malu? kamukan kekasihku apapun yang menjadi milikku menjadi milikmu." Jawab Aleandro.


" Sejak kapan aku menjadi kekasih kakak?" Tanya Cantika


" Sejak sekarang, apakah kamu mau menjadi kekasihku?" Tanya Aleandro.


Cantika hanya terdiam dan mengingat akan janjinya membuat Cantika menganggukkan kepalanya tanda setuju membuat Aleandro tersenyum bahagia dan tidak berapa lama Aleandro kini sudah selesai memakai pakaian.


" Syukurlah aku ikut senang dan mulai sekarang kita menjadi pasangan kekasih dan secepatnya kita akan menikah." Ucap Aleandro


" Secepat itukah?" Tanya Cantika terkejut.


" Lebih cepat lebih baik." Ucap Aleandro.


ceklek


Pintu ruang perawatan VVIP di buka membuat Cantika dan Aleandro menatap ke arah pintu. Mereka melihat Claudia dan dibelakangnya seorang pria yang dibencinya dia adalah Tio mantan kekasih Cantika.


" Claudia kenapa pria itu datang ke sini?" Tanya Cantika.


" Aku datang ke rumah sakit untuk menengok ibuku yang sedang sakit dan tidak sengaja bertemu dengan Claudia. Aku mengikutinya hingga sampai sini, apa yang terjadi?" Tanya Tio dengan nada kuatir.


" Aku luka terkena tembakan." Ucap Cantika


" Siapa pelakunya? aku akan menghukumnya." Ucap Tio


" Sudah di hukum, kamu pergilah." Usir Cantika.


" Cantika, kenapa kamu seperti ini padaku?" Tanya Tio


" Pikir saja sendiri kenapa aku jadi seperti ini." Ucap Cantika


" Cantika, aku ingin menikah denganmu." Ucap Tio tanpa basa basi.


" Maaf aku sudah sangat kecewa denganmu apalagi aku sudah punya kekasih dan sebentar lagi kami akan menikah." Ucap Cantika


" Apa?? Kamu bohong kan?" Tanya Tio dengan nada terkejut.


" Apa yang dikatakan kekasihku benar sekarang kamu pergilah, calon istriku ingin istirahat." Ucap Aleandro dengan nada dingin.


Tio menatap tajam ke arah Cantika dan pergi meninggalkan ruangan tersebut.


" Apakah benar kalian berdua akan menikah?" Tanya Claudia tidak percaya


" Benar, barusan kak Aleandro melamarku." Ucap Cantika.


" Syukurlah aku ikut senang mendengarnya." Ucap Claudia.


Merekapun mengobrol hingga satu jam kemudian Claudia meninggalkan ruang perawatan VVIP tersebut.


xxxxxxxxxxxxx


Seminggu Kemudian


Tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya dan kini di hotel bintang lima daddy Thomas dan mommy Gloria mengadakan pernikahan mewah Cantika dengan Aleandro banyak tamu undangan memberikan selamat pada Cantika dan Aleandro.


" Selamat ya kak, akhirnya aku mempunyai kakak ipar yang cantik." Ucap Maximus memberikan selamat pada kakaknya.

__ADS_1


__ADS_2