Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika

Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika
Gajah


__ADS_3

" Mendekat lah ke wajahku." Ucap Cantika


Aleandro berdiri kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya hingga menyisakan lima centimeter.


cup


Cantika perlahan mengangkat kepalanya kemudian mengecup pipi suaminya.


" Itu hadiahnya." Ucap Cantika.


" Kalau mau ngasih hadiah seharusnya seperti ini." Ucap Aleandro mendekatkan bibirnya ke bibir istrinya.


cup


Aleandro mengecup bibir istrinya kemudian ********** hingga Cantika menggoyangkan kepalanya karena hampir kehabisan nafas. Aleandro yang tahu istrinya hampir kehabisan nafas langsung melepaskan ciumannya. Cantika langsung menghirup sebanyak-banyaknya membuat Aleandro tersenyum.


" Aku maunya seperti itu kalau di kasih hadiah." Ucap Aleandro sambil mengusap bibirnya yang basah dengan menggunakan ibu jarinya.


Cantika hanya tersenyum tanpa menjawab ucapan suaminya.


" Sayang." Panggil Cantika dengan ragu.


" Ada apa?" Tanya Aleandro yang tahu kalau istrinya ingin mengambil sesuatu tetapi ragu.


" Sekarang aku hamil kembar empat, jika seandainya badanku nanti gendut seperti gajah 🐘 apakah suamiku tetap sayang padaku atau pergi meninggalkan diriku?" Tanya Cantika sambil menatap wajah tampan suaminya dengan tatapan sendu.


cup


" Apapun keadaan mu aku tidak mungkin meninggalkan dirimu karena aku tahu kenapa kamu gendut jadi kamu jangan pernah memikirkan hal itu." Ucap Aleandro kemudian mengecup bibir manis istrinya.


" Kalau aku tidak hamil terus gendut mirip gajah 🐘 bagaimana?" Tanya Cantika


" Aku akan menyuruh istri tersayang ku untuk berolahraga. Aku tahu dulu istriku pernah gendut dan banyak orang yang membully istriku makanya istriku menjadi trauma bukan?" Tebak Aleandro.


" Iya benar, aku sangat trauma semua orang membulyku karena aku gendut seperti gajah." Ucap Cantika menjelaskan.


" Kalau istriku hamil maka tidak apa-apa gendut karena di dalam perut istriku ada anak-anak kita jika ada orang yang membully istriku aku akan mengatakan istriku gendut karena di dalam perut istri tercintaku tumbuh 4 anak kami jadi sudah sewajarnya jika istriku gendut." Ucap Aleandro


" Berarti kalau aku sudah tidak hamil lagi suamiku menginginkan aku kurus lagi?" Tanya Cantika


" Kalau bisa sih kurus lagi soalnya kalau gendut susah meluknya." Ucap Aleandro sambil tersenyum.


" Kenapa susah meluknya?" Tanya ulang Cantika


" Kalau langsung sekarang meluknya seperti ini tapi kalau gendut seperti ini." Ucap Aleandro sambil mempraktekkan dengan tangan.


Cantika hanya diam mendengar ucapan suaminya.

__ADS_1


" Apalagi kalau aku tiba-tiba tertidur sangat pulas terus istri tercintaku tiba-tiba tubuh istriku menimpa badanku bisa-bisa aku jadi rempeyek." Ucap Aleandro dengan menampilkan mimik lucu.


" Pffftttt.."


" Nah kalau senyum itu kan istriku sangat cantik. Sebenarnya sayang aku tidak masalah mau gendut atau langsing hanya saja kamu bandingkan badanmu lebih enak seperti ini atau seperti dulu." Ucap Aleandro


" Jujur lebih enak seperti sekarang ini karena aku bisa bergerak dengan bebas tapi dulu mau kemana-mana bawa badan terasa berat dan kalau berjalan agak jauh nafasku langsung terasa sesak." Ucap Cantika


" Jadi menurut istriku lebih enak mana?" Tanya Aleandro


" Lebih enak langsing." Ucap Cantika.


cup


" Karena itu lakukan seperti ini apalagi kalau tubuh langsing lebih sehat tapi untuk saat ini aku tidak mau istriku diet karena di dalam perut mu ada anak kita." Ucap Aleandro


" Baik sayang." Ucap Cantika


" Oh iya sayang, kalau dulu orang membully dirimu kenapa tidak berolahraga?" Tanya Aleandro


" Aku dulu pernah berolahraga dan mengurangi porsi makanku tapi aku sempat pingsan. Mommy dan daddy melarangku untuk melakukan itu dan mommy mengatakan lebih suka kalau aku gendut begitu pula dengan daddy katanya lebih montok sejak saat itu aku tidak pernah perduli hingga ada suatu kejadian membuat ku ingin merubahku menjadi langsing." Ucap Cantika


" Awalnya orang tuaku tidak setuju dan aku menceritakan semuanya apa yang aku rasakan dan akhirnya daddy dan mommy setuju. Daddy menyewa ahli gizi agar aku tidak pingsan lagi dan memberikan aku guru untuk melatih ku bela diri." Sambung Cantika.


" Aku masih bingung kenapa mommy dan daddy melarang dirimu untuk tidak gendut." Ucap Cantika.


Cantika terdiam sambil mengingat masa lalu setelah lima menit kemudian Cantika baru teringat.


" Lalu kenapa tiba-tiba berubah pikiran?" Tanya Aleandro


" Aku ngambek dan mogok makan akhirnya orang tuaku mengijinkannya dan memintaku untuk latihan bela diri untuk berjaga-jaga." Ucap Cantika.


Aleandro hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


" Aku ngantuk sayang." Ucap Cantika


" Kalau begitu istirahatlah." Ucap Aleandro.


" Bagaimana dengan suamiku?" Tanya Cantika


" Di sebelah itu ada ranjang kosong khusus untuk penunggu pasien aku akan tidur di ranjang itu." Ucap Aleandro sambil berjalan ke arah ranjang yang dekat dengan istrinya.


" Baiklah, aku mau tidur sayang." Ucap Cantika sambil memejamkan matanya.


cup


" Selamat tidur sayang." Ucap Aleandro kemudian mengecup bibir istrinya dengan lembut kemudian berjalan ke arah ranjang dan berbaring.

__ADS_1


Tidak membutuhkan waktu lama mereka berdua sudah tertidur dengan pulas.


xxxxxxxxxxxx


Empat Hari Kemudian


Tidak terasa waktu berjalan dengan cepat kini Cantika sudah sembuh dan tinggal di mansion bersama suaminya. Hubungan mereka selalu harmonis tidak pernah terdengar suara pertengkaran terlebih Aleandro selalu menjaga suasana hati istrinya berkat bantuan mommy Gloria dan daddy Thomas.


xxxxxxx Flash Back On xxxxxxx


Aleandro bingung dengan sifat istrinya yang selalu berubah-ubah kadang sedih dan kadang marah-marah hingga akhirnya ketika bermain ke rumah orang tua Aleandro, Aleandro berbicara dengan mommy Gloria sedangkan istrinya berkumpul bersama saudara-saudara kembarnya Aleandro.


" Mommy boleh aku bertanya?" Tanya Aleandro


" Tanya apa sayang?" Tanya mommy Gloria


" Waktu dulu mommy hamil pernah tidak tiba-tiba merasa sedih dan marah dalam waktu bersamaan?" Tanya Aleandro


" Istrimu seperti itu ya?" Tebak mommy Gloria


" Iya mom." Jawab Aleandro jujur


" Kalau lagi hamil memang seperti itu dulu mommy hamil kalian sering nangis, marah tanpa jelas apalagi kalau pas daddy pergi kerja bawaan mommy cemburu dan melarang daddy untuk tidak berkerja." Ucap mommy Gloria.


" Terus apa yang dilakukan daddy?" Tanya Aleandro


" Awalnya daddy tidak masalah tapi ketika daddy ada meating penting daddy kesal dan tidak sengaja membentak mommy." Ucap daddy Thomas


" Lalu?" Tanya Aleandro penasaran.


" Mommy menangis dan berlari menaiki anak tangga dan hampir saja terjatuh kalau saja daddy tidak menahan tubuh mommy. Tiba - tiba mommy tidak sadarkan diri membuat daddy panik dan merasa bersalah.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.


Oh iya, ini ada karya teman ku yang sudah senior nih .... di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :





__ADS_1



Mampir ya, Terima kasih 😘😘😘😘


__ADS_2