Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika

Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika
Wanita Sempurna


__ADS_3

" Temani aku tidur." Ucap Claudia manja.


" Tapi bukankah sayangku lagi sakit?" Tanya Maximus


" Tapi aku tidak bisa tidur jika tidak dipeluk suamiku." Ucap Claudia sambil perlahan menggeserkan tubuhnya.


" Baiklah." Jawab Maximus singkat sambil naik ke atas ranjang kemudian berbaring di samping istrinya.


Claudia perlahan memeluk suaminya sambil menahan rasa sakit membuat Maximus tidak membalas pelukan istrinya karena takut menyakitinya. Tidak membutuhkan waktu lama Claudia sudah tertidur dengan pulas melihat istrinya sudah tertidur dengan perlahan melepaskan pelukan istrinya dan turun dari ranjang.


cup


Maximus mengecup kening istrinya kemudian duduk di kursi dekat ranjang istrinya dan menatap istrinya yang sedang tertidur dengan pulas.


' Maaf bukannya aku tidak mau tidur bersamamu tapi karena aku takut jika memelukmu aku melukaimu karena aku tahu kamu menahan rasa sakit ketika kamu memelukku. Walau seandainya kita tidak mempunyai anak perasaanku padamu tidak akan pernah berubah karena aku sangat tulus mencintaimu.' Ucap Maximus dalam hati dengan nada tulus.


Maximus yang juga lelah duduk di kursi dan kepalanya bersandar di ranjang dan tangan kanannya menggenggam tangan istrinya, tidak membutuhkan lama Maximus tertidur dengan pulas. Dua puluh menit kemudian daddy Thomas membuka pintu ruang perawatan vvip dan melihat putra dan menantunya tertidur membuat daddy Thomas menutup pintu ruang perawatan dengan perlahan agar tidak mengganggu mereka berdua. Daddy Thomas membalikkan badannya dan melihat putra-putranya serta ke dua menantunya Aska dan Robert berjalan ke arah daddy Thomas.


" Daddy bagaimana keadaan Claudia?" Tanya Aleandro


" Lagi tidur." Jawab daddy Thomas.


" Kak Maximus kemana dad?" Tanya Nathan.


" Sama juga tidur, bagaimana sudah tertangkap pelakunya?" Tanya daddy Thomas.


" Sudah dad dan sudah diberikan ke kandang singa buat santapan makan siang." Jawab Aska


" Siapa yang diberikan ke kandang singa buat santapan makan siang?" Tanya mommy Gloria mengulangi perkataan Aska.


Mommy Gloria tiba-tiba datang dan berjalan mendekati mereka membuat daddy Thomas dan Aska menelan salivanya dengan kasar sambil saling memandang. Aska walau seorang psychophat tapi terhadap ibu mertuanya dirinya sangat takut dan tidak tega untuk menyakiti keluarga dari istrinya karena Aska merasakan nyaman dan mendapatkan kasih sayang yang tidak pernah didapatkan waktu Aska kecil dan sebelum menikah dengan dokter Kasandra.


" Aska." Panggil mommy Gloria.


" Iya mom." Jawab Aska sambil tersenyum manis.


" Jangan senyum manis, senyum manislah dengan istrimu." Ucap daddy Thomas.


" Aish, daddy pakai cemburu juga." Ucap Aska dengan wajah cemberut.


" Tentu saja cemburu, temuilah istrimu." Usir daddy Thomas.


" Aish, daddy nyebelin banget." Ucap Aska sambil membalikkan badannya dan melangkahkan kaki menuju ruangan istrinya.

__ADS_1


" Aska tunggu, mommy menunggu jawabanmu." Perintah mommy Gloria.


" Maaf mom, daddy cemburu sama Aska." Jawab Aska sambil tersenyum devil.


" Oh iya Aska, tungguin daddy. Daddy ingin menemui istrimu." Ucap daddy Thomas sambil melangkahkan kakinya dengan cepat ke arah Aska.


" Daddy, Aska, mommy butuh penjelasan kalian." Panggil mommy Gloria.


" Aish, nyebelin pasti ada sesuatu yang mereka sembunyikan dariku." Gerutu mommy Gloria yang melihat mereka berdua semakin menjauh.


Mommy Gloria berjalan ke ruang perawatan di mana Claudia di rawat, mommy Gloria membuka pintu ruang perawatan dan melihat putra dan menantunya sedang tertidur dengan pulas membuat mommy Gloria menutup kembali pintu ruang perawatan. Mommy Gloria berjalan ke ruangan putrinya yang berkerja sebagai dokter siapa lagi kalau bukan dokter Kasandra.


Ceklek


Mommy Gloria membuka pintu dan melihat suaminya, dokter Kasandra dan Aska sedang menatap ke arah mommy Gloria sambil tersenyum. Daddy Thomas langsung berdiri dan berjalan mendekati istrinya yang sangat dicintainya dan memeluknya dari arah samping. Mommy Gloria membalas pelukan suaminya dari arah samping kemudian berjalan ke arah mereka dan duduk di kursi yang kosong.


" Mommy sudah melihat Maximus dan Claudia?" Tanya daddy Thomas.


" Sudah, mereka tidur jadi mommy tidak jadi masuk ke dalam." Ucap mommy Gloria.


" Sepertinya serius ada masalah apa?" Tanya mommy Gloria sambil menatap mereka satu persatu.


Daddy Thomas menghembuskan nafasnya perlahan kemudian menganggukkan kepala membuat mommy Gloria penasaran sekaligus kuatir.


" Akibat pukulan dari wanita itu membuat Claudia sulit mendapatkan anak, Maximus bingung apa yang akan dikatakan ke Claudia jika seandainya tidak bisa hamil." Ucap daddy Thomas menjelaskan.


" Apa?? Kasihan Claudia dan Maximus." Ucap mommy Gloria sambil menutup mulutnya dengan menggunakan ke dua tangannya.


" Aku mempunyai teman dokter, nanti jika kak Claudia sudah sehat bisa pergi ke sana bersama kak Maximus." Ucap dokter Kasandra.


" Semoga saja usahanya berhasil." Harap mommy Gloria dengan wajah sendu.


" Semoga saja mom, karena banyak pasiennya yang berhasil mendapatkan anak." Ucap dokter Kasandra.


Mereka terdiam hanya dalam hati mereka berdoa semoga Claudia bisa hamil. Tidak berapa lama mereka keluar ruangan dokter Kasandra menuju ke ruang perawatan VVIP tempat di mana Claudia di rawat.


ceklek


Aska membuka pintu dengan lebar kemudian mommy Gloria masuk ke dalam di susul daddy Thomas, dokter Kasandra dan terakhir Aska. Mereka melihat Maximus dan Claudia sedang menatap mereka sambil tersenyum.


" Sudah bangun." Ucap mommy Gloria.


" Iya mom, kok mommy tahu?" Tanya Maximus.

__ADS_1


" Tadi mommy membuka pintu kalian berdua sedang tidur." Ucap mommy Gloria.


" Daddy juga." Jawab daddy Thomas.


" Hehehehe, habis ngantuk mom, dad." Jawab Maximus terkekeh-kekeh.


" Oh ya, apakah kamu sudah bilang ke istrimu?" Tanya daddy Thomas penasaran.


" Belum dad." Jawab Maximus.


" Memang ada apa dad?" Tanya Claudia dengan nada penasaran.


" Kasandra, kamu yang cerita." Perintah Maximus dengan nada pasrah sambil menggenggam tangan istrinya.


" Baiklah kalau begitu." Ucap dokter Kasandra sambil menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menatap Claudia.


" Kak Claudia akibat pukulan itu mengakibatkan kakak kesulitan mempunyai anak." Ucap dokter Kasandra.


" Apa?? Bagaimana mungkin?" Tanya Claudia dengan tatapan tidak percaya.


" Bukan tidak berarti tidak bisa mempunyai anak kemungkinan itu masih ada." Ucap dokter Kasandra.


" Kak Maximus." Panggil Claudia sambil menatap wajah tampan suaminya.


" Iya sayang." Jawab Maximus sambil menatap wajah cantik istrinya.


" Kemungkinan besar aku tidak mempunyai anak dan kita juga baru saja menikah. Aku merelakan kak Maximus untuk menikah lagi dan ceraikan aku." Ucap Claudia sambil menahan air matanya.


" Kenapa kamu bilang seperti itu? Aku sangat mencintaimu dan tidak ada wanita lain selain dirimu." Ucap Maximus.


" Aku ingin suamiku bahagia bisa mempunyai anak-anak yang sangat tampan seperti daddynya karena itulah aku merelakan kak Maximus untuk menikah dengan wanita yang lebih sempurna dariku." Ucap Claudia dan tidak berapa lama air matanya keluar.


grep


" Jangan bilang seperti itu aku sangat mencintaimu, aku tidak perduli jika kita tidak mempunyai anak. Bagiku kamu adalah wanita sempurna yang Tuhan berikan untukku." Ucap Maximus sambil memeluk tubuh istrinya.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Besok ada extra Part terakhir sekaligus pengumuman pemenang rangking umum yang berhadiah pulsa.



Kemungkinan bisa berubah jika banyak yang memberikan hadiah,like, komentar dan votenya.

__ADS_1


__ADS_2