Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika

Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika
Rencana Kebangkrutan dan Kematian Tio


__ADS_3

Malam berganti pagi perlahan Aleandro membuka matanya dan menatap wajah cantik istrinya.


" Seperti ini rasanya kalau menikah setiap bangun pagi menatap wajah cantik istriku dan setiap tidur selalu ditemani oleh istriku." Ucap Aleandro sambil tersenyum bahagia.


Perlahan Cantika membuka matanya dan menatap wajah tampan suaminya dengan mata membulat sempurna.


" Kenapa kak Aleandro tidur di kamarku? Dan akhhhh..." Teriak Cantika ketika melihat bagian dadanya polos dan langsung ditutupi dengan selimut.


ctak


" Aduh... Kenapa kak Aleandro menyentilku?" Protes Cantika


" Dan... Hiks ... Hiks... Hiks... Kak Aleandro harus bertanggung jawab menikah denganku." Ucap Cantika sambil terisak ketika melihat dada suaminya yang bidang dan perutnya yang berbentuk kotak-kotak.


" Aduh sayang, kita kan sudah menikah jadi sudah sepantasnya kita melakukan ini. Jadi untuk apa aku harus bertanggung jawab?" Tanya Aleandro sambil menghapus air mata Cantika dengan menggunakan ke dua ibu jarinya.


Cantika terdiam beberapa saat kemudian tersenyum malu.


" Maaf sayang, aku lupa kalau kita sudah menikah." Ucap Cantika sambil menutup wajahnya dengan menggunakan ke dua tangannya.


Aleandro hanya tersenyum dan membuka ke dua tangan Cantika agar bisa menatapnya dengan puas.


" Sayang, jangan ditutup." Ucap Aleandro


Cantika membiarkan ke dua tangannya di buka oleh suaminya membuat Cantika menatap wajah tampan suaminya.


" Sayang, satu ronde ya." Pinta Aleandro.


" Punyaku masih perih sayang." Ucap Cantika manja.


" Sayang aku akan bermain dengan pelan - pelan." Ucap Aleandro.


Cantika hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju membuat Aleandro tersenyum bahagia. Merekapun melakukan hubungan suami istri pada pagi hari setelah hampir setengah jam Aleandro mengeluarkan laharnya ke dalam rahim Cantika.


Aleandro menarik adik kecilnya kemudian menggulingkan tubuhnya ke arah samping dan memeluk tubuh istrinya.


" Sudah mulai siang sayang, aku mau mandi dulu." Ucap Cantika sambil membuat pola abstrak di dada bidang suaminya.


grep


" Jangan sentuh itu." Ucap Aleandro sambil menahan tangan istrinya.


" Memangnya kenapa?" Tanya Cantika dengan nada bingung.


" Sayangku tidak merasakan ada sesuatu yang bergerak-gerak?" Tanya Aleandro


Cantika terdiam dan di bagian bawah perutnya ada yang menusuknya.


" Iya aku merasakannya." Ucap Cantika

__ADS_1


" Karena itu jangan lakukan itu kalau tidak mau aku makan lagi." Bisik suaminya sambil menahan hasratnya karena dirinya tidak tega memakan istrinya lagi.


" Sayangku ternyata sangat mesum ya." Ucap Cantika


cup


" Mesum sama kamu doank." Ucap Aleandro kemudian mengecup bibirnya singkat.


" Badanku lengket sayang mau mandi." Ucap Cantika sambil melepaskan tangan suaminya yang masih memeluk dirinya.


Aleandro melepaskan pelukannya dengan enggan kemudian Cantika menarik selimutnya untuk menutupi tubuh polosnya dan turun dari ranjang namun bagian privasinya terasa sangat perih ketika berusaha berdiri Cantika nyaris terjatuh jika saja Aleandro tidak menahan tubuh Cantika.


" Maaf ya sayang, pasti perih ya?" Tanya Aleandro sambil menggendong istrinya ala bridal style.


" Iya sayang, punyaku perih banget." Jawab Cantika sambil mengalungkan ke dua tangannya ke leher suaminya sambil kepalanya bersandar di dada bidang suaminya.


" Sekali lagi maafkan aku sayang." Jawab Aleandro merasa bersalah.


" Tidak apa-apa sayang, kata orang-orang awalnya memang sakit tapi lama-lama enak seperti yang sayangku katakan semalam." Ucap Cantika sambil tersenyum dan menatap wajah tampan suaminya dari arah dekat.


Aleandro menundukkan wajahnya ke arah wajah Cantika sambil tersenyum. Aleandro mendudukkan Cantika di closet kemudian menyalakan kran di bathup. Hampir satu jam barulah Aleandro keluar sambil menggendong istrinya ala bridal style dengan menggunakan jubah handuk.


cup


" Jangan cemberut." Ucap Aleandro sambil mengecup bibir istrinya.


" Punyaku masih perih tahu." Ucap Cantika dengan wajah cemberut.


Cantika ikut tersenyum melihat suaminya bahagia dan dirinya berjanji untuk melakukan apa saja agar suaminya selalu bahagia. Aleandro mendudukkan istrinya di kursi rias.


" Aku akan ambilkan pakaianmu dan sayangku duduk di sini saja." Ucap Aleandro


Aleandro berjalan ke arah lemari dan mengambil satu set pakaian Cantika. Aleandro melepaskan jubah handuk Cantika kemudian mulai memakaikannya awalnya Cantika menolaknya tapi Aleandro memaksanya.


Dengan bersusah payah menahan hasratnya akhirnya Aleandro selesai sudah mengakhiri penderitaan.


" Fiuh akhirnya." Ucap Aleandro


" Pffftttt." Cantika menahan tawa


cup


" Berani ya ngetawain suaminya, nanti malam dobel." Bisik suaminya di telinga istrinya kemudian meniupnya


" Sayang geli." Ucap Cantika


Aleandro tertawa kemudian mengambil hair dryer untuk mengeringkan rambut istrinya setelah di rasa setengah kering Aleandro meletakkan kembali hair dryer kemudian menyisiri rambut istrinya. Setelah selesai Aleandro berjalan ke arah lemari untuk mengambil pakaian kerja.


" Maaf sayang hari ini aku mau pergi ke perusahaan nanti siang aku pulang nanti kamu pulang bareng keluargaku." Ucap Aleandro sambil memakai pakaian kantor.

__ADS_1


" Ok." Jawab Cantika singkat walau dalam hatinya ingin sekali suaminya libur kerja.


grep


Aleandro yang melihat perubahan raut wajah istrinya memeluknya dari arah belakang.


" Maaf sayang, kalau urusanku sudah selesai aku secepatnya pulang." Ucap Aleandro sambil mengecup pucuk kepala istrinya.


" Tidak apa-apa sayang yang penting sayangku jaga kesehatan dan urusannya cepat selesai." Ucap Cantika sambil tersenyum dan menatap wajah tampan suaminya dari pantulan kaca.


( " *Maafkan aku sayang sebenarnya hari ini aku rencana akan membun*h mantan kekasihmu dan juga membuat bangkrut keluarga mantan kekasihmu agar tidak ada lagi yang menghalangi cinta kita ." Ucap Aleandro dalam hati* ).


Rencana kebangkrutan dan kematian Tio harus diselesaikan hari ini oleh Aleandro karena dirinya tidak ingin istri yang dicintainya di lukai oleh orang lain.


cup


" Terima kasih sayang, kita turun yuk di bawah orang tua kita menunggu." Ucap Aleandro.


" Orang tua kita?" Tanya ulang Cantika


" Bukankah orang tuaku juga orangtuamu?" Tanya Aleandro


Cantika hanya tersenyum kemudian mereka berdua keluar dan masuk ke dalam lift.


Ting


Pintu lift terbuka mereka berdua berjalan ke arah lobby dan melihat daddy Thomas, mommy Gloria dan ke enam adik kembarnya dan adik ipar bungsunya sedang duduk di meja makan.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Nama anak - anak mommy Gloria dan daddy Thomas :


Pertama Aleandro Alexander menikah dengan Cantika Adele Carolus ( Nama novel : Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika )


Ke dua Maximus Alexander


Ke tiga Quenby Alexander


Ke empat Jonathan Alexander


Ke lima Yohanes Alexander


Ke enam Kasandra Alexander


Ke tujuh Cantika Alexander menikah dengan Robertus Alexander Graham ( Baca Novel dengan judul Mafia VS Psychophat )


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


" Akhirnya kakak dan kakak ipar datang juga." Goda ke enam saudaranya serempak.

__ADS_1


Aleandro hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sedangkan Cantika hanya tersenyum malu.


" Sudah... Sudah ayo kita makan setelah ini kita bersiap-siap untuk pulang." Ucap mommy Gloria ketika melihat anak-anaknya ingin menggoda kakaknya lagi.


__ADS_2