
" Sayang kita akan menjadi orang tua." Ucap Aleandro tersenyum bahagia
" Iya sayang aku sangat senang sekali." Ucap Maya sambil ikut tersenyum bahagia.
Perawat itupun membersihkan sisa gel di perut Maya dengan menggunakan tissue kemudian Aleandro menggendong Maya dan diletakkan di kursi secara perlahan membuat dokter dan perawat hanya bisa menggigit jari karena baru kali ini ada seorang pria memperlakukan istri yang sangat lembut dan penuh perhatian.
" Oh ya dok, apakah selama istriku hamil kami boleh melakukan hubungan suami istri?" Tanya Aleandro tanpa basa-basi sambil duduk di samping istrinya.
" Sayang." Panggil Cantika pelan sambil mencubit pinggang suaminya.
Aleandro hanya tersenyum dan tidak merasakan sakit malah cubitan Cantika seperti pijatan.
" Kandungan nya masih lemah jadi untuk sementara tuan bisa menahan diri untuk tidak melakukannya." Jawab dokter tersebut sambil tersenyum.
Aleandro menundukkan kepalanya pasalnya seharu bisa bermain tiga hingga empat kali tapi kini bagaimana dengan nasib adik kecilnya.
" Lalu kapan aku bisa melakukan hubungan suami istri dok?" Tanya Aleandro.
" Salah satu waktu yang disebut baik untuk melakukan hubungan intim adalah setelah kehamilan memasuki trimester kedua. Pada masa awal kehamilan, istri tuan tidak dianjurkan untuk melakukan aktivitas seksual karena alasan perubahan tubuh." Ucap dokter tersebut.
" Trimester ke dua itu kapan?" Tanya Aleandro
" Trimester kedua kehamilan terjadi pada minggu ke 13-28 kehamilan. Pada trimester ini, organ vital bayi seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan otak sudah lebih berkembang, sehingga ukurannya menjadi lebih besar. Bayi juga mulai bisa mendengar suara dan menelan." Jawab dokter tersebut menjelaskan.
" Berarti seminggu lagi aku berpuasa." Ucap Aleandro sambil mengusap wajahnya dengan kasar.
" Benar tuan, tuan bisa kuat kan menahannya?" Tanya dokter tersebut sambil tersenyum bahagia karena dirinya ingin Aleandro bisa mencari wanita lain dan dia dengan sendirinya akan mendaftar untuk menjadi pemuas ranjangnya.
cup
" Tentu saja kuat demi istri tercintaku dan ke empat anakku yang masih di dalam perut istriku." Ucap Aleandro sambil mengecup punggung tangan istrinya dengan lembut.
" Terima kasih sayang." Jawab Cantika sambil tersenyum bahagia dan kepalanya bersandar di dada bidang suaminya.
Senyuman bahagia dari dokter dan perawat menjadi senyuman hambar karena bayangan mereka ingin menjadi pemuas ranjang gagal. Mereka berdua sangat iri melihat keromantisan sepasang suami istri tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena mereka tahu siapa keluarga besar Aleandro yang tidak bisa di ganggu.
" Maaf nyonya dan tuan, ini saya berikan resep vitamin dan penguat kandungan." Ucap dokter tersebut sambil menuliskan resep obat dan diberikan ke Aleandro.
" Baik dokter, terima kasih." Jawab Cantika sambil menerima resep obat tersebut karena Alexandro tidak mau menerima resep obat itu.
__ADS_1
" Sini sayang, biar aku yang tebus obatnya." Ucap Aleandro mengambil resep obat itu dari tangan istrinya kemudian memeluknya dari arah samping.
" Terima kasih sayang, sekali lagi terima kasih dokter dan suster." Ucap Cantika sambil tersenyum dan membalas pelukan suaminya dari arah samping.
Mereka berdua keluar dari ruangan tersebut sambil berpelukan membuat dokter dan perawat tersebut menatapnya dengan tatapan iri hati.
" Huh.. aku yang ngasih resep obat ke tuan Aleandro malah dicuekin tapi ketika di ambil istrinya baru di ambil, dasar pamer kemesraan." Ucap dokter tersebut dengan wajah di tekuk.
" Aku rasa istrinya main dukun dok karena suaminya patuh banget sama istrinya." Ucap perawat itu penuh rasa istri hati.
" Bisa jadi, tapi kapan-kapan aku ke kantornya dan menggoda suaminya mana mungkin dia bisa tahan dengan godaan wanita cantik dan seksi sepertiku." Ucap dokter tersebut dengan penuh percaya diri.
" Iya dok, coba saja." Ucap perawat itu
( " Dan akupun juga akan menggoda tuan Aleandro di kantornya sepulang tuan Aleandro dari perusahaan." Ucap perawat dalam hati ).
Aleandro dan Cantika berjalan ke luar dari ruang kandungan menuju ke tempat kasir. Mereka duduk sambil mengobrol dan sekali - kali Aleandro membelai perut istrinya yang masih rata.
" Aku tidak sabar ingin melihat anak-anak kita nanti mirip siapa." Ucap Aleandro sambil membayangkan ke empat anak kembarnya.
" Aku hanya berharap semoga anak - anak kita mirip denganmu." Ucap Cantika sambil menyenderkan kepalanya di dada bidang suaminya.
" Karena suamiku sangat tampan, baik hati, setia dan sangat sayang padaku. Ucap Cantika
cup
" Terima kasih atas pujian mu sayang." Ucap Aleandro sambil mengecup kening istrinya dengan lembut.
" Aku tidak memuji sayang itu kenyataan." Ucap Cantika
" Hehehehe... terima kasih sayang aku jadi seperti terbang." Ucap Aleandro sambil tersenyum bahagia mendengar ucapan tulus dari istrinya sambil memeluk kepala istrinya dan membelai rambutnya dengan lembut.
" Semoga anak - anak kita sangat tampan seperti daddynya, baik seperti daddynya, sayang seperti daddynya, sangat tulus mencintai seseorang seperti daddynya dan membawa keberuntungan." Ucap Cantika sambil membelai perutnya dengan lembut.
" Amin." Jawab Aleandro sambil tersenyum bahagia mendapatkan pujian yang begitu banyak dari istrinya.
" Semoga anak - anak kita hatinya baik juga seperti mommynya dan jika perempuan secantik mommynya." Ucap Aleandro
" Kok sayangku yakin kalau anak kita ada yang berjenis kelamin perempuan?" Tanya Cantika
__ADS_1
" Yakin saja." Ucap Aleandro sambil tersenyum bahagia.
Cantika membalas senyuman suaminya dan tidak berapa lama namanya di panggil. Aleandro melepaskan pelukannya dan berjalan ke arah kasir untuk membayar dan mengambil obat penguat kandungan dan vitamin kemudian kembali ke tempat istrinya.
" Ayo sayang kita pulang." Ajak Aleandro dengan nada lembut sambil mengulurkan tangannya.
" Ayo sayang." Jawab Cantika sambil memegang tangan suaminya dan bangun dari kursinya
Mereka berdua berjalan ke arah pintu keluar rumah sakit dan banyak orang yang menatapnya dengan tatapan iri hati melihat keromantisan sepasang suami istri tersebut. Banyak gadis dan wanita menatap lapar ke arah Aleandro tapi Aleandro tidak pernah memperdulikan keberadaan mereka karena tatapan Aleandro hanya tertuju pada istrinya begitu pula dengan Cantika banyak pasang mata para pria menatap kecantikan Cantika tapi Cantika tidak pernah memperdulikan keberadaan mereka karena di hatinya semua dipenuhi oleh Aleandro suami yang sangat di cintainya.
Aleandro membuka pintu samping pengemudi dan Cantika masuk ke dalam mobil kemudian memakai sealbeltnya. Aleandro menutup pintu mobil dan memutari mobilnya dan membuka pintu mobil. Aleandro masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi pengemudi kemudian memakai sealbeltnya dan mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.
" Kita kemana sayang?" Tanya Cantika
" Kita pulang saja sekalian kita kasih kabar gembira ke keluarga besarku dengan memperlihatkan foto USG." Ucap Aleandro
" Ok." Jawab Cantika singkat
Aleandro hanya tersenyum dan sekali-kali matanya menatap ke arah spion mobil hingga tidak berapa lama Aleandro melihat ada mobil yang mengikutinya.
" Sayang sepertinya ada yang mengikuti mobil kita, kamu telpon daddy dan Maximus." Pinta Aleandro dengan nada cemas.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Sebagai bentuk apresiasi author kepada para pembaca setia Noveltoon, saya akan membagikan hadiah berupa pulsa untuk tiga orang. Hadiah diberikan untuk Top Fans, ranking umum.
Hadiah pertama pulsa 100,000
Hadiah ke dua pulsa 75,000
Hadiah ke tiga pulsa 50,000
Hadiah akan diberikan jika novel ini sudah tamat.
Semakin banyak mengirim vote, like, komentar dan hadiah maka semakin banyak kesempatan mendapatkan hadiah berupa pulsa.
Terimakasih banyakkk.. 🙏🏻🙏🏻
__ADS_1