Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika

Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika
Terima Kasih Banyak Sayang


__ADS_3

" Baik mom." Jawab mereka serempak.


Merekapun berjalan ke ke arah meja yang berukuran sangat besar maklum mereka keluarga besar. Segala macam hidangan tersedia dan merekapun mengambil makanan mereka dengan cara mengantri.


Merekapun makan dalam diam tanpa ada bicara sedikitpun hingga dua puluh menit kemudian mereka sudah selesai makan dan minum.


" Pengumuman sebentar." Ucap Maximus sambil menggenggam tangan Claudia.


Semua langsung terdiam dan tidak ada yang bicara sedikitpun untuk mendengarkan pengumuman Maximus.


" Dua bulan lagi aku dan Claudia akan menikah." Ucap Maximus.


" Selamat ya kak Max dan kak Claudia." Ucap Nathan sambil menepuk bahu kakaknya.


" Selamat ya kak Max dan kak Claudia." Ucap Johanes.


Semua orang memberikan selamat pada Maximus dan Claudia setelah selesai memberikan selamat mereka melanjutkan mengobrol hingga tidak terasa tiga jam lamanya akhirnya mereka pulang satu persatu ke mansion mereka kecuali mommy Gloria, daddy Thomas dan Quenby.


Maximus mengantar Claudia pulang ke Manson milik orang tuanya setelah selesai mengantar Maximus pulang ke mansion orang tuanya.


Dua Bulan Kemudian


Tidak terasa waktu berlalu dengan cepatnya dan hari ini adalah acara pernikahan Maximus Alexander dengan Claudia Adele Carolus. Banyak tamu undangan datang memberikan ucapan selamat pada pasangan pengantin.


Hingga lima jam kemudian Claudia merasa lelah dan sering menguap.


" Sayangku lelah?" Tanya Maximus.


" Iya sayang, aku ngantuk banget." Ucap Claudia.


" Kalau begitu kita istirahat di kamar saja." Ucap Maximus.


" Tapi masih ada tamu." Ucap Claudia.


" Tidak apa-apa, nanti aku bilang sama mommy dan daddy." Ucap Maximus.


Maximus berjalan ke arah orang tuanya yang masih mengobrol dengan para tamu undangan.


" Mommy dan daddy, aku dan Claudia mau istirahat dulu." Ucap Maximus ketika ke dua orang tuanya sudah selesai mengobrol.


" Ok, istirahatlah dan buatkan kami cucu yang banyak." Ucap daddy Thomas.


" Aish daddy kok ngomongnya begitu." Ucap Maximus sambil senyum-senyum sendiri.


" Sepertinya ada yang tidak sabar menunggu." Goda daddy Thomas.


Maximus hanya senyum-senyum mendengar godaan daddynya.

__ADS_1


" Pergilah beristirahat, sepertinya istrimu sangat lelah." Ucap mommy Gloria.


" Baik mom." Jawab Maximus.


Maximus membalikkan badannya dan berjalan ke arah panggung di mana istrinya sedang bersalaman dengan para tamu undangan. Maximus ikut menyalami para tamu undangan setelah tidak ada lagi mereka berdua turun dari panggung dan berjalan ke arah lift.


Ting


Pintu lift terbuka Maximus dan Claudia masuk ke dalam lift. Maximus yang tidak sabar memeluk Claudia dan mencium bibirnya kemudian **********. Hingga Claudia kehabisan nafas membuat Claudia menepuk bahu Maximus agar melepaskan ciumannya.


Claudia menghirup udara sebanyak-banyaknya sedangkan Maximus hanya tersenyum melihat Claudia.


" Sayang kita masih di dalam lift." Ucap Claudia sambil menekan tombol lift.


" Hehehehe tidak sabar sayang." Ucap Maximus sambil tersenyum mesum.


Claudia hanya menggelengkan kepalanya melihat sikap mesum suaminya.


Ting


Pintu lift terbuka, Maximus yang tidak bisa menahan hasratnya menarik tangan Claudia dan berjalan ke arah kamar mereka sampai di depan pintu Maximus mengeluarkan kartu kemudian menggeseknya di depan pintu hingga terdengar suara klik barulah Maximus mendorongnya.


Mereka berdua masuk ke dalam kamar yang sudah di hias. Claudia menatap ke arah sekelilingnya hingga terakhir menatap ranjang yang di hias dengan indah.



grep


" Sangat suka sayang." Jawab Claudia sambil menggenggam ke dua tangan suaminya.


" Sayang sekarang yuk?" Ajak Maximus dengan nada mulai berat.


" Aku mandi dulu sayang, badanku sangat lengket." Ucap Claudia dengan jantung berdebar kencang.


" Mandi sama-sama sayang." Jawab Maximus sambil melepaskan pelukannya.


" Tidak sayang, aku malu." Jawab Claudia sambil melepaskan ke dua sepatunya bergantian.


" Kenapa malu aku kan suamimu." Jawab Maximus sambil melepaskan jasnya dan dilanjutkan menarik dasinya.


" Aku sangat malu." Ucap Claudia sambil berjalan ke arah kamar mandi dan menutupnya.


Maximus hanya menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian melanjutkan melepaskan kemeja warna putih dan celana panjang berwarna hitam hingga menyisakan celana boxernya.


Claudia membuka resleting gaun pengantin yang berada di belakang namun sulit hingga lima menit kemudian terdengar suara ketukan pintu.


" Claudia sayang, kamu baik - baik saja kan?" Tanya Maximus

__ADS_1


ceklek


Claudia membuka pintu sambil tersenyum malu.


" Lho kok masih pakai gaun pengantin?" Tanya Maximus.


" Iya sayang, narik resleting nya sudah aku tarik." Ucap Claudia sambil membalikkan badannya.


Maximus langsung menarik resleting gaun pengantin milik Claudia hingga terlihat dengan jelas punggung mulus Claudia.


glek


Maximus menelan salivanya dengan kasar sedangkan Claudia menahan gaun pengantin dengan menggunakan ke dua tangannya agar tidak terjatuh.


" Sayang kita mandi bersama yuk?" Ajak Maximus sambil menarik ke dua tangan Claudia agar gaun pengantin milik Claudia jatuh ke lantai.


Claudia hanya menganggukkan kepalanya karena dirinya tidak tega melihat suaminya yang tidak bisa menahan hasratnya. Mereka pun mandi bersama setelah selesai mandi Maximus mengambil handuk dan melap tubuh Claudia baru tubuhnya hingga kering.


Setelah selesai melap tubuh, Maximus menggendong Claudia ala bridal style menuju ke arah ranjang sambil mengecup bibir Claudia. kemudian **********.


Maximus membaringkan tubuh Claudia dengan perlahan kemudian Maximus menaiki tubuh polos Claudia kemudian mencium kembali bibir Claudia. Maximus mempraktekkan sesuai apa yang di tonton di ponselnya kiriman kakaknya Aleandro dengan memberikan pemanasan terlebih dahulu..


Suara merdu keluar dari mulut Claudia hingga Maximus mencoba memasukkan adik kecilnya ke gua yang paling dalam yang dipenuhi oleh semak belukar.


Di hentakkan pertama Claudia menjerit kesakitan padahal baru kepala adiknya yang masuk membuat Maximus memberikan pemanasan kembali hingga rasa sakit pada bagian privasi milik Claudia berkurang. Maximus kembali menghentak dan lagi - lagi Claudia menjerit kesakitan.


" Sayang, sakit aku mohon lepaskan." Mohon Claudia sambil mendorong tubuh Maximus tapi tenaganya kalah jauh.


" Tanggung sayang masih setengah lagi." Ucap Maximus sambil memberikan pemanasan kembali.


Ukuran adik kecilnya yang lumayan besar dan panjang membuat Maximus memerlukan perjuangan yang sangat panjang dan dihentakkan ke tiga barulah Maximus berhasil membobol gawang.


" Sakit... Hiks... hiks... aku mohon lepas." Mohon Claudia.


" Nanti lama-lama enak sayang." Ucap Maximus sambil membiarkan adik kecilnya tinggal di dalam gua yang super sempit itu.


Maximus kembali memberikan pemanasan kembali hingga Claudia tidak merasakan perih di bagian privasinya. Maximus mulai menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang tapi dalam tempo perlahan agar Claudia tidak berteriak kesakitan.


Awal-awalnya Claudia merasa perih pada bagian privasinya yang luar biasa tapi lama-lama rasa perih berganti nikmat. Claudia mulai mengeluarkan suara merdu membuat Maximus sangat bahagia dan mulai menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang dengan tempo cepat hingga setengah jam kemudian keluarlah lahar milik Maximus.


Maximus menarik adik kecilnya dan berguling ke arah samping istrinya dan memeluknya.


cup


" Terima kasih banyak sayang." Ucap Maximus.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

__ADS_1


Maaf ternyata tinggal satu bab lagi sekalian diumumkan pemenang rangking umum juara 1, 2 dan 3.



__ADS_2