CINTA SEHITAM ARANG

CINTA SEHITAM ARANG
menikah lagi


__ADS_3

Hari demi hari berlalu semuanya kembali normal Zaky tidak menyakitiku lagi, dan pak Zulham menjadikanku selayaknya menantu, bahkan butir-butir cinta pun mulai tumbuh dihati Zaky, ia mulai perhatian kepadaku.


Andri sudah lama tidak menghubungiku lagi. Belakangan ini, ia menjauhiku bahkan ponselnya pun tidak bisa ku hubungi.


Aku sangat senang dengan semua yang kumiliki sekarang, tapi merasa juga ada perasaan sedih karna tidak bisa berbagi kebahagianku dengan Andri.


''Sayank kemarilah ada hadiah kecil untukmu,'' itu Zaky, aku tertawa gembira melihat cintanya.


''Ada apa? kenapa kau memanjakanku? tolong jangan seperti ini. Aku takut nanti terbiasa.'' Ucapku dengan malu-malu.


''Mulai sekarang akan kubuat kau seperti putri, tidak akan kekurangan apapun lagi.'' Ia tersenyum kecil menarikku kepangkuannya.


''Ayah, lihatlah menantumu ini, dia begitu malu menerima hadiah dariku.''


''Qia, kau perempuan satu-satunya dirumah ini dan mulai sekarang kaulah yang harus mengurus semuanya,'' ujarnya lalu pergi meninggalkan kami.


''Zaky, apa aku boleh menanyakan sesuatu?'' kutatap wajahnya dengan sangat dekat.


'' Ayo katakan ada apa?'' ia mencium tanganku.


''Apa kau tidak merasa jijik denganku?'' ia berdiri dan pergi begitu saja tanpa menjawab pertanyaanku.


Apa yang dia fikirkan, aku mengikutinya diam-diam dari belakang, ia pergi ke kamar ibunya wajahnya berubah setelah mendengar perkataanku, kulihat dari sela-sela pintu ia tertunduk lesu Kuberanikan diri menghampirinya.


''Za-ky ap-a kau marah padaku?'' Ucapku dengan pelan.


''Maafkan aku Qia? sungguh aku sangat bodoh, perempuan baik sepertimu menjadi korban ke egoisanku.'' Ia memelukku.


''Tenanglah aku sudah memaafkanmu, mulai sekarang aku akan memberimu kehidupan yang baru yang tidak akan kau sangka-sangka,'' ucapku menenagkannya.


''Apa kau sungguh-sungguh memaafkanku? apa aku tidak salah dengar? perbuatan yang kulakukan kepadamu sungguh sangat tidak manusiawi.''


''Itu sangat betul, tapi memaafkan itu lebih baikkan semuanya pasti punya ganjarannya masing-masing.''


''Aku sangat beruntung bisa bertemu dengan wanita sebaik dirimu, tolong maafkan aku? jika kau berkenan aku akan menikahimu kembali, dan kita akan memulai semuanya dari awal.''


''Tentu saja semuanya akan dimulai dari awal pernikahan, pesta dan kebahagian akan berkumpul jadi satu.''


''Aku akan memberi tahu ayah kabar baik ini, dia pasti sangat senang bisa menyaksikan pernihakan kita.''


''Aku tidak ingin menunda lagi, kapan kita akan melaksakannya?'' Ujarku.


'' Secepatnya dalam waktu dekat ini. Qia, apa kau mau kita tinggal dikamar ini? aku akan merenovasinya untukmu, semuanya harus baru kenangan pahit itu akan kuhapus dari hatiku dan ingatanku, kau mau membantu, kan?''


''Akan kuhapus semua kenangan yang suram dan akan kuberikan kenangan yang sangat luar bisa, hingga sampai akhir hayatmu pun kau tidak bisa melupakannya,'' ia mencium dan memelukku.

__ADS_1


''Sekarang tujuan hidupku cuma satu bisa membahagiakan mu, tetaplah disini jangan pernah tinggalkan aku.''


Tak terasa air mataku membanjiri wajahku ini semua seperti mimpi.


''Hmmm...'' aku tidak sanggup berkata apapun lagi.


'' Heiiiiiii kenapa kau menangis? apa kau tidak senang dengan perkataanku?'' ia mengusap air mataku dengan penuh cinta.


''Tidak! aku terharu mendengar semua ini, dan aku sangat bahagia mendapat cinta dan kasih sayang yang telah lama ku impikan.''


Ia memelukku lagi dengan sangat erat kami diam satu sama lain menikmati moment yang sangat langka .


''Zaky...Qia... dimana kalian?'' kami saling melepas pelukan dan bergegas menghampiri ayah.


''Ia ayah ada ada?'' Tanya Zaky


''Kalian dari mana saja rumah ini rasanya sangat sepi ayah sudah lama menunggu kalian, ayah ingin membicarakan sesuatu yang penting,'' kami pun duduk.


''Biar kukatankan lebih dulu ayah! aku dan Qia akan melaksanakan pernikahan lagi, kami ingin memulai semuanya dari awal.''


''Ini berita yang sangat bagus sebenarnya ayahpun tadi ingin mengatakan hal yang sama, jadi kapan akan dilaksanakan?''


''Bagaimana kalau dalam 2 hari ini ayah? aku dan Qia akan menyipakan semuanya.''


''Tidak itu tidak adil ayah yang akan menyiapkan semuanya, kalian berdua tenang saja semuanya siap tepat pada waktunya.''


Semua persiapan sudah matang dan sempurna.


Hari ini pernikahan akan dilangsungkan tepatnya pada siang hari nanti jam 11.00 wib, undangan sudah disebar dekorasi dan catering semuanya sudah lengkap.


Beberapa orang pun datang membantu menyiapkan semuanya, begitu ramai banyak tetangga yang datang semuanya tertawa riang gembira.


kring...kring...kring...


''Halo siapa ini? '' Nomor baru tanpa nama di kontakku.


''Kau melupakanku secepat itu, apa yang kau lakukan kenapa tidak mengundangku kepernihakanmu?'' Tenyata Andri yang menelpon.


''Andri kau kemana saja? aku menelponmu berulang kali tapi selalu saja tidak aktif, apa kau marah padaku?''


''Aku tidak akan bisa membencimu walau hanya dalam mimpi''


''Datanglah kesini?''


''Untuk apa? melihatmu menikah lagi dengan bajingan itu?''

__ADS_1


''Tidak! datanglah semuanya pasti akan menjadi panas jika kau datang.''


''Jika itu mau mu aku tidak akan bisa menolak, tunggu aku musiknya sudah mulai berjalan pemuda itu pasti akan memilikimu seutuhnya''


Semuanya sudah siap tamu undangan sudah berdatangan begitu banyak orang dan kebahagiaan.


''Keluarlah aku ingin bica dengannya berdua saja.'' Zaky menyuruh mereka yang menghiasku keluar kamar.


''Hey! kenapa kau menyuruh mereka pergi? Aku belum siap masih ada beberapa lagi yang perlu diperbaiki.''


Ia memelukku dari beakang dan menggendongku.


''Lihatlah wajahmu sudah sangat cantik aku bahkan tidak bisa berhenti menatapmu, tidak ada lagi yang kau perlukan semuanya sudah sempurna,'' ucapnya menggodaku.


''Zaky, turunkan aku nanti riasanku luntur,'' ia mencium keningku.


''Apa kamu yakin ingin hidup bersamaku, hinggal ajal menjemput dan takdir yang memisahkan kita? cobalah kau fikirkan lagi aku tidak ingin membuatku menyesal dikemudian hari.''


'' Aku tidak perlu memikirkannya kembali keputusan ini sudah tidak bisa diganggu gugat lagi, pergi sana biarkan mereka menghiasku.''


Ia mencubit pipiku lalu pergi.


''Qia apa sudah siap, penghulunya sudah datang?''


''Ia ayah sebentar lagi!'' Aku bergegas menyempurnakan riasanku.


''Cepatlah! waktu kita tidak banyak.''


Setelah semuanya siap akupun bergegas turun dibantu beberapa anak gadis lainnya, ternyata Zaky sudah menungguku ia sangat tampan, memakai pakaian serba putih dan gaun putih yang ku pakai ini sungguh sangat indah.


Semua orang memandangku, kulihat mereka satu persatu aku bagai putri dihari ini, Andri syukurlah ia telah datang kukedipkan mataku memberi isyarat.


''kemarilah duduk disamping Zaky.'' Kata ayah.


Raut wajah Zaky begitu bahagia ia terus menatapku tanpa berkedip, dipegangnya tanganku dengan sangat erat seolah tidak mau berpisah denganku.


''Zaky, apa kau sudah siap lahir dan bathin?'' Ucap pak penghulunya.


''Ia saya siap pak lahir dan bathin.''


Tuppp...


Tiba-tiba lampu mati, semuanya menjadi gelap beberapa orang pun langsung pergi memeriksa listriknya, setelah beberapa detik lampu kembali hidup, ijab qobul pun di segerakan tapi begitu Zaky mengatakan namaku, lampu tiba- tiba saja mati hingga tiga kali.


Semua orang merasa heran dan saling pandang satu sama lain.

__ADS_1


Bersambung ........


__ADS_2