CINTA SEHITAM ARANG

CINTA SEHITAM ARANG
dendam lagi


__ADS_3

Pagi-pagi buta pukul 05.30 wib ku dengar suara Zaky dan perempuan sedang ribut, mereka bertengkar hebat dan saling menyalahkan satu sama lain, tapi tidak begitu jelas apa permasalahannya, aku menempal wajahhku kepintu tapi sama saja suaranya hanya terdengar samar-samar.


Sepertinya mereka tidak mendapatkan uang seperti yang mereka rencanakan, malah sekarang bajingan itu hilang.


plakkkkk........plakkkkkk....


Suara langkah kaki seseorang akan masuk ke dalam kamarku, aku berlari dan pura-pura masih tidur.


''Qia, bangun apa kamu akan tidur aja dasar tak berguna.'' Zaky membentakku.


''Apa salahku? kau mengunciku dan menahanku disini seperti binatang, sekarang kau mengulangi kesalahan mu itu lagi,''


''Ia lalu kenapa? apa kau ada masalah? makanmu,tempat tinggal dan segala pasilitasnya tidak ada yang gratis semua ada harganya, ingat itu wanita buta!''


Aku lebih baik mengalah dari pada membalas semua hinaannya, tapi aku sangat senang rencanaku berhasil, kini ini hampir gila mencari bajingan itu.


''Aku cape kemana bajingan itu pergi aku mencarinya semalaman tapi belum ketemu seperti ditelan bumi saja.'' Ia terus mengoceh di depanku dan sesekali meninju dinding.


''Maksudmu apa? siapa yang kau cari?'' actingku diperlukan disini.


''Bajingan itu tiba-tiba hilang begitu saja.''


''Owh, mungkin ia sudah sadar dan pergi pulang kerumahnya tanpa membayar setelah bermain-main denganku,'' Ucapku.


''Aku sudah mencarinya sampai kelobang semut tapi tak kutemukan.''


''Ya sudah biarkan saja mungkin saja ia tidak ingin bertemu dengan mu lagi.''


''ahh! duit ku hilang tidak akan kubiarkan,'' gumamnya.


''Lebih tepatnya duitku...''


Aku tersenyum dan tertawa kecil permainan ini baru awalnya saja, siap-siap aja nanti kamu akan gila.


''Owh! bersiap-siaplah malam ini aku ingin refresing diluar, jangan lupa pakai pakaian yang ada di lemari. Nanti aku jemput jam 19.00 wib sekarang aku harus pergi ada urusan yang belum siap jadi kamu urus saja dulu dirimu sendiri.''


''Iya!'' aku menganggukan kepalaku.


Aku tau Zaky si brengsek itu pasti mau menjualku refresing hanyalah kebohongan saja.


Setelah ia pergi aku menelpon Mr.x untuk menjemputku.


Tak berapa lama aku sampai ketempat dimana bajingan itu ku sekap.


''Qia dia sudah sadar aku menyuntikan penawar racunnya.''


''hmmm bagus,''


''Hay! apa kamu mau bersenang-senang denganku? mau menikmati malam bersamaku tubuhku sangat panas sehingga butuh pelampiasan, bagaimana kamu mau?'' Ucapku dengan amarah yang tidak terkendali aku meremas wajahnya.


''Tidak tolong lepaskan aku kamu bisa melihat?'' Aku tersenyum mendengar pertanyaannya.


Kulihat dimatanya ketakutan yang sangat besar keringatnya pun mulai bercucuran.


''Ya aku lupa mengatakannya kepadamu aku sudah bisa melihat, aku bukan wanita buta seperti yang kau bayangkan hahhh...''aku berteriak.

__ADS_1


''Jadi kamu?''


''Ohw, kenapa kamu takut? bukankah kau mau bersamaku? jangan takut aku tidak akan melakukan seperti apa yang kamu perbuat kepadaku, aku hanya ingin bermain-main sebentar.''


''Tolong lepaskan aku? kumohon?baku berjanji tidak akan melakukan itu lagi padamu.''


''Ha...ha...ha...lalu sekarang apa yang kamu ingin lakukan hahhhhh?''


''Biarkan aku pergi dari sini aku tidak akan pernah mengganggumu lagi.''


''Owh! baiklah brengsek kau ingat bagaimana aku memohon untuk dilepaskan, tapi apa yang terjadi kau tetap melakukan perbuatan itu.Sekarang semudah itu kau minta dilepaskan jangan harap kamu bisa bernafas lagi, sekarang aku akan menjadi binatang buas dan kau adalah mangsaku jadi bersiap-siaplah.


''Ti-tidak ti-dak...''


''Berteriaklah! tidak akan ada seorang pun yang mendengar suaramu.''


Aku menusuk tepat dijantungnya dengan pisau dapur lalu pergi dan membiarkannya mati perlahan-lahan kehabisan darah.


''Mr x aku pergi, kamu urus dia biarkan ia mati perlahan.''


''Ya kamu tak perlu khawatir akan aku laksanakan seperti yang kamu katakan,''


''Aku pergi!'' Ucapku.


Pukul 19.00 wib tepat malam hari tapi belum ada juga tanda-tanda Zaky menjemputku, aku sudah bersiap tanpa make up dan sengaja memakai pakaian yang terbalik. Setelah menunggu hampir setengah jam akhirnya ia datang juga .


''Apa kamu sudah siap?'' Ucapnya.


''Ya...''


''Stop! dasar bodoh ini kamu memakai baju aja tidak bisa, kamu sengaja memperlambat,'' ia berteriak ke padaku.


''Ti-tidak maaf? aku benar-benar tidak sengaja, aku tidak bisa membedakan mana bagian dalam dan luar tunggu sebentar aku akan memperbaikinya,'' Ucapku.


''Cepatlah! jangan sampai aku semakin marah, dasar tak berguna!'' Kata-kata itu lagi.


Aku bergegas kekamar mandi untuk merapikan pakaianku, disaat aku mau keluar ternyata Zaky sedang menelpon dengan seseorang, dan menyuruhnya segera datang.


''Aku sudah siap, apa pakaianku sudah rapi?''


''Tinggal kamu di poles sedikit sudah cantik, minum ini obatmu supaya kamu kuat.''


''Ia aku mengambil minum lalu memasukkan obatnya kedalam mulutku,'' Setelah benar-benar ia yakin bahwa aku menelannya kami pun langsung pergi.


Aesampainya dimobil aku mengeluarkan pil tersebut dan menyimpannya dikantongku, aku harus menyelidiki pil apa yang selama ini ia berikan kepadaku.


Selang beberapa menit kami sampai disebuah hotel, seorang pria berpakaian sangat rapi seperti pengusaha nan kaya raya menghampiri kami.


''Hey! Zaky lama tidak bertemu,waw luarbiasa cantik sekali.'' Ia memandangku dengan penuh nafsu.


''Iqbal bagaimana kabarmu?''


Oh ternyata namanya iqbal suaranya sangat tidak asing ditelinga ku, ia adalah laki-laki yang bersama ku dirumah pertama kali Zaky menjualku.


''Baik! gimana semuanya lancar malam ini aku bisa sampai pagi,kan?''

__ADS_1


''Tentu saja asalkan sesuai perjanjian.''


''Soal itu jangan khawatir sudah aku siapkan.''


''Kamu memang yang terbaik, mari kita makan dulu kamu pasti lapar juga kk nanti butuh tenaga yang banyak.''


''Betul sekali, aku sudah tidak sabar lagi.''


Setelah selesai makan ternyata sesuai dengan yang aku fikirkan Zaky mengantarkan ku kekamar dengan seribu alasan, lalu ia keluar kamar tapi aku sudah mempersiapkan semuanya.


''Hay,gadis buta... malam ini sampai pagi kita kan bersenang-senang,'' ia memegang tanganku lalu menciumnya.


''Iya aku sudah siap, aku ingin melihat sampai dimana kekuatanmu.''


''Owh! kamu menantangku jangan salahkan aku jika kamu ketagihan nanti,'' kedipan matanya sangat menjijikkan.


''Kita lihat saja nanti siapa yang akan meminta ampun.''


''Aku suka dengan kenakalanmu ini yang aku mau, ternyata kamu sudah tunduk sekarang,''


''Aku mengambil segelas air putih mungkin saja kamu kehausan.''


''Ohw, gadis butaku sungguh aku semakin ingin lebih lama bersamamu, romantis sekali...''


''Kau akan selamanya bersamaku sampai nafas terakhirmu dan kau akan membayarnya.''


''Tidak masalah aku rela mengorbankan segalanya demi bersamamu.''


''Berapa lama kau mengenalku?''


''Pertama kali aku mencicipimu dirumah Zaky dan rumahmu juga, setelah itu aku tidak bisa berfikir jernih lagi banyangan dirimu selalu mengahantuiku, makanya aku mencari mu dan sekarang kau dan aku bersama, sudah lama aku mengimpikan ini,''


''Minumlah! lebih banyak lagi supaya kau kuat menghadapi kenyataan,''


''Iya! akan aku habiskan demi cintaku padamu setetes pun tak akan ku sisakan.'' Perlahan tapi pasti kulihat ia mulai mengantuk.


Buurkkk... badanya ambruk.


Sekarang kau tidak akan selamat dari ku bahkan bayanganmu pun tidak akan bisa berlari lagi.


''Mr.x kamu sudah siapa?'' Aku menelponnya.


Aku membawanya keluar hotel dan lagi- lagi kami keluar lewat pintu belakang.


''Mr.x bawa dia pergi jangan sampai kabur, aku akan segera datang setelah semuanya aman.''


Akupun kembali ke kamar hotel sebelum ada yang curiga. Selayaknya selesai habis berhubungan badan aku mengobrak abrik seisi kamar.


Malam ini aku bisa tidur tanpa ada yang mengganggu satu persatu aku singgkirkan. Aku sudah tidak sabar lagi menunggu datangnya pagi.


Tok.......tok........tok......


Aku terbangun mendengar suara ketukan pintu yang sangat keras, tapi aku pura-pura tidur itu pasti Zaky ia selalu punya kunci duplikat jadi biarkan saja ia masuk.


''Iqbal apa kamu mendengarku? Iqbal aku akan masuk waktumu berakhir.''

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2