CINTA SEHITAM ARANG

CINTA SEHITAM ARANG
tidur


__ADS_3

Tok...tok...tokkkk


"masuk." Aku bangun dari tempat tidur.


"Qia kamu belum tidur ini udah jam 02.00 Wib pagi." Dengan raut wajahnya yang bingung.


"Aku tidak bisa tidur Andri, aku takut kegelapan itu kembali lagi,"


"Tidurlah! kamu tidak perlu takut selamanya kamu akan bisa melihat, sekarang kamu harus tidur matamu butuh itu, berbaringlah aku akan menunggumu sampai kau tertidur."


''Ti-tidak perlu Andri! aku akan segera tidur kamu tidak perlu repot-repot.'' Aku menyuruhnya meninggalkanku.


''Aku akan keluar tapi kamu janji kamu harus segera tidur, ingat matamu butuh istirahat untuk penyesuaian,'' ia pun langsung keluar.


Aku kembali memejamkan mataku tapi sangat susah, sebenarnya aku sangat mengantuk aku ingin tidur yang panjang, tapi hati dan fikiranku menolak aku sangat cemas hingga mengalahkan rasa ngantukku.


Kreeek...


Suara pintu kamarku, aku menutupi seluruh tubuhku dengan selimut, aku sangat takut siapa yang masuk kekamarku sepagi ini?


''Qia aku tau kamu tidak bisa tidur, duduklah makan dulu,'' huuuuu ternyata Andri.


''Aku sangat mengantuk tapi..."


''Makanlah setelah makan kamu pasti tertidur."


Sembari aku makan Andri menungguiku hingga aku selesai.


'' Aku akan tidur, Andri kamu tidur saja aku sangat kenyang pasti bisa tidur sekarang."


"Aku akan menunggumu sampai kau tertidur, aku janji aku tidak akan berbuat macam-macam, aku hanya ingin memastikan kamu bisa tidur nyeyak.''


''Tapi...''ucapku dengan keraguan.


''Aku berjanji hanya memastikan kamu tidur saja, setelah itu aku akan keluar plissssss biarkan aku disini sampai kau terlelap.''


Aku terbaring diranjang sementara Andri duduk di shofa, sesekali aku melihat pandangannya begitu sayup.


Malam ini berlalu akhirnya aku tertidur pulas.


...****************...


Aku terbangun karna cahaya matahari yang sangat silau mengenai mataku, ku siapkan sarapan dimeja makan, setelah semuanya selesai aku bergegas ke kamar untuk membangunkannya, ternyata ia masih tidur raut wajahnya begitu tenang melihatnya membuat senang dan merasa aman.


"Andri bangun sudah pagi." sambil menepuk-nepuk pundaknya.

__ADS_1


"Owh... maaf aku ketiduran disini," sambil mengusap-usap matanya.


"Tidak apa -apa Andri makasih ya, kamu sudah mau begadang semalaman demi membuatku tertidur, tapi sekarang aku tidak takut memejamkan mataku lagi jadi selanjutnya kamu tidak perlu repot-repot lagi."


"Baiklah itu berita yang sangat bagus, berarti aku bisa tidur nyeyak lagi (iya mengejekku dengan senyumannya )aku mandi dulu hari ini aku ada jadwal operasi."


Aku mengangukan kepalaku lalu ia pergi, aku duduk sembari menunggu Andri sarapan, setelah semua yang terjadi kemarahan dan balas dendam menyelimuti fikiranku dan membuatku tidak bisa tenang.


Kini aku harus mencari Zaky ia harus menerima balasan atas apa yang dia lakukan.


Zaky! akulah malaikat maut mu, dimana pun kau berada aku akan menemukanmu dengan cara apa pun.


''Qia...Qia...'' aku terkejut mendengar Andri.


''Ada apa Andri?''


"Qia terimasih ya sudah dimasakin, masakanmu enak sekali lain kali tidak perlu repot-repot nanti kita bisa pesan makanan. Oh ya sekarang aku harus pergi nanti aku pulang agak malam, kamu tidak apa-apakan dirumah sendiri? terimakasih Da....''Andri melambaikan tangannya.


"Tidak masalah Andri," pasti ia terlambat gara-gara aku.


"Nanti kalau kamu butuh apa-apa itu ada telpon rumah kamu bisa menelponku jangan segan-segan."


"Iya Andri hati -hati ya..."


Setelah 10 menit Andri pergi aku mencari pakaian yang aku pakai saat melarikan diri.


Aku keluar dengan memakai baju lamaku, hari ini aku berkeliling mencarinya dengan berpura-pura buta berharap ia menemukanku, tapi usahaku sia-sia tidak ada satu pun yang mengenaliku dijalanan.


...****************...


Aku mengganti bajuku kembali sebelum pulang, aku tidak ingin Andri tau kalau aku keluar rumah.


Tak berapa lama akhirnya sampai juga, mobilnya belum sampai berarti Andri belum ada dirumah, aku mandi dan menyiapkan makan malam ketika menghidang makanan aku dengar suara mobil, Andri pulang juga akhirnya pas banget makananya masih panas.


''Owh kamu sudah masak aku bawakan juga ini makanan untukmu, kan tadi pagi sudah aku katakan tidak perlu repot masak dan beberes,'' ia menggeleng-gelengakn kepalanya


"Andri mulai sekarang tidak usah bawa makanan dari luar, sekarang aku sudah bisa melihat jadi aku bisa mengerjakan semuanya.''


"Qia kamu dirumah ini bukan sebagai pembantu, jadi kamu tidak perlu melakukannya.''


"Aku bosan Andri diam seharian tanpa aktifitas, jadi biar kan saja aku kerjakan.''


"Tapi kamu harus ingat kamu tidak boleh kecapean apalagi sampai sakit."


Ya ampun baru baru kali ini ada orang yang begitu perhatian kepadaku, Rasanya sosok ayah itu kembali ku rasakan air mataku menetes tanpa kusadari.

__ADS_1


"ehh! ko kamu nangis ada yang salah perkataanku?''


"Tidak Andri aku terharu aja, ada orang sebaik kamu selama ini aku hanya dianggap benalu dan tak berguna"


"Bagaimana mungkin orang bisa berfikir sedemikian, sudahlah tidak perlu difikirkan pendapat orang lain aku yakin mereka pasti menyesal telah berkata seperti itu, kamu adalah perempuan yang kuat jadi yang telah lewat biarkan saja sekarang tinggal bagaimana kedepannya,''


Disela-sela menikmati makanan Andri mengingatkan ku kepada bajingan itu.


"Qia mf sebelumnya jika kata-kataku menyinggungmu, Apa kamu tidak ingin kembali kepada suamimu? Aku bisa membantumu jika ingin kembali.''


Buuurrkkkk...


Selera makanku langsung hilang darahku mendidih sampai ubun-ubun ingin rasanya aku menghajarnya .


"Qia salah ya perkataanku?'' Ucapnya.


''Zaky adalah cintaku dan sampai sekarang rasa itu masih tetap ada, aku sangat mencintainya sebelumnya ia orang yang sangat baik entah kenapa ia bisa menjadi monster yang mengerikan.''


''Lalu apa keputusanmu sekarang, apa kau akan kembali?''


"Tidak Andri! aku tidak ingin kembali lagi meski aku mencintainya rasa sakit ini tidak akan bisa hilang, maaf jika aku merepotkanku tapi aku akan secepatnya mencari kontrakan juga pekerjaan.''


"Untuk apa? Apa rumah ini tidak cukup besar untukmu kamu tidak perlu pergi kemana pun, aku tidak bermaksud begitu Aku hanya tidak ingin kamu berasa berhutang budi kepadaku dan terus tinggal di sini''


''Tidak Andri aku tidak tersinggung, tapi memang sebaiknya aku tidak tinggal lebih lama disini.''


''Apa kamu tidak senang tinggal disini?''


''Aku senang sekali tapi di sisi lain tidak mungkin aku membebanimu terus-menerus.''


''Aku sangat senang jika kau mau tinggal lebih lama disini dan aku tidak keberatan sama sekali.''


''Tapi-''


''Sudah diputuskan tidak ada yang akan pergi dari rumah ini, mulai sekarang ini adalah rumahmu juga jadi tidak ada alasan untuk kamu pergi sudah jelas, aku mengantuk selamat malam.''


Aku menganggukan kepalaku lalu ia pergi!


Besok aku harus menemukan bajingan itu tapi aku sangat bingung bagaimana caranya biar secepatnya kutemukan, aku tidak tahu wajahnya hanya sebatas nama yang ku ingat, tapi sesulit apapun aku harus mencarinya.


Aku sangat bingung bagaimana ini siapa yang bisa membantuku mencari bajingan itu.


Owh! aku baru ingat Yoga dia bisa membantuku, besok aku harus menemuinya, hotel itu ya aku harus pergi kesana, semoga saja ini membuka jalan untuk mendapatkan informasi.


Aku harus tidur lebih awal supaya fisikku kuat, tidak tahu tantangan apa kedepannya yang akan ku hadapi dia bukanlah manusia tapi iblis.

__ADS_1


Mudah-mudahan besok Andri keluar supaya aku bisa pergi, jika tidak aku tidak tau alasan apa yang harus ku katakan.


BERSAMBUNG.......


__ADS_2