Cinta Suci Humaira

Cinta Suci Humaira
Misi terakhir


__ADS_3

"ki bisa bantu aku untuk bicara dengan keluarga Ibnu. aku bingung akan mengatakan apa. karena sesungguhnya kasus Nafisa ini lebih rumit dibandingkan lainnya."


"sebaiknya kamu katakan apa adanya tanpa ada yang dikurangi atau ditambahkan selebihnya biarkan keluarga Ibnu yang menanganinya. Karena itu bukan ranah kamu lagi. Setidaknya beri dia jalan keluar dari masalahnya."


"iya Ki"


Humaira pun meminta agar Ibnu mengumpulkan keluarganya. terutama Aini karena di anggap lebih memahami dengan berkomunikasi dengannya dibandingkan dengan Ibnu karena ini pertama kali untuknya berkomunikasi dengan makhluk halus.


Saat keluarga Ibnu telah berkumpul semua Humaira segera menjelaskan masalah yang dihadapi oleh Nafisa. Semua orang bersedih terutama karena kejadian kecelakaan itu telah berlangsung lebih dari sebulan. selama itu pula roh dari Nafisa tertahan di bawah jembatan itu karena kedua jarinya tersangkut di sela batu. Dan saat Humaira lewat itu Nafisa merasa beruntung mendapati orang yang dapat berkomunikasi dengannya.

__ADS_1


sosok Nafisa pun di panggil dan dengan ijin Aki, Nafisa dapat memasuki rumah itu. Nafisa bercerita tentang keluarganya dimana dia tinggal. Ia meminta tolong kepada keluarga Ibnu juga warga sekitar agar dapat mengambilkan kedua jarinya yang telah putus. Jari-jari itu tertinggal hanya kerangka saja karena daging yang mengelilinginya telah dimakan ikan-ikan kecil dan juga hewan lainnya. Hal ini pun disampaikan kepada roh Nafisa. Ia tidak kecewa asalkan tulang kerangka jarinya tersebut diberikan kepada keluarganya dan dapat di makamkan bersama jasadnya.


Setelah permintaan Nafisa di kabulkan dan roh Nafisa menghadap sang khalik maka jembatan yang sebelumnya terkenal angker hingga kini aman dan tak ada gangguan makhluk halus lagi.


*****


Suatu ketika seseorang datang ke rumah Ibnu disaat Humaira tak ingin lagi menampakkan dirinya di dekat Ibnu. Ada seorang wanita paruh baya mencari ibu nya Ibnu. Ternyata ia adalah bibi Ibnu dari pihak ibu. Wanita itu terlihat tak sehat (dalam pandangan mata awam) namun jika engkau memahami atau mengerti hal gaib maka terlihat ada makhluk yang mencengkeram erat dada dan pinggang bibi. Selain itu makhluk itu menghisap esensi kehidupan dari bibi.


"Ibnu," panggil Humaira

__ADS_1


"ada apa Mai, apakah kamu memaksaku untuk membantu bibiku? Tidak mai aku tidak mau kamu pergi nantinya."


"namun apakah kamu tak merasa kasihan jika melihat kondisi bibi mu seperti itu? Tentunya ia telah berobat ke beberapa rumah sakit namun tak membuahkan hasil. Engkau mau tau kenapa? Karena ada yang ingin menjadikan bibi mu tumbal untuk menjadi budak makhluk pujaannya hingga kiamat akhir nanti. Apakah engkau tega melihat bibi mu terus menderita?"


"tapi Mai,"


"percayalah Ibnu jika kita berjodoh nantinya pasti akan disatukan kembali. Sebelum itu aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu. Walau ini ucapan anak kecil, namun ini berasal dari lubuk hatiku paling dalam. Sejak aku menolong mu saat kecelakaan beberapa bulan lalu, kemudian menghabiskan waktu bersama, jujur aku menyukaimu. Aku percaya suatu saat nanti kita akan dapat bertemu kembali. Kuberikan sebuah pita dengan untaian manik-manik beragam warna. Ini adalah benda kesayanganku. jika kelak engkau menemukan ku terlebih dahulu maka ini adalah pertanda jika kau Ibnu yang aku kenal."


"ini adalah tugasku yang terakhir, kau dapat membantu bibi orang yang kau sayangi selain ibumu sekaligus membantuku kembali ke keluarga ku. Itu akan menjadi hal terindah untukku. Tolong biarkan aku menolong bibi mu."

__ADS_1


__ADS_2