Cinta Suci Humaira

Cinta Suci Humaira
Siapa Jeslyn


__ADS_3

"aaaa...." teriak Humaira


Ia tidak bisa melihat kelanjutannya saat sang ibu hampir menjadi korban perkosaan oleh preman-preman yang haus akan darah perawan. Mereka tak memandang jika ibunya sedang hamil. Namun disaat yang bersamaan ada seorang polisi yang kebetulan lewat dan menolong ibu yang berjalan bersama Khalid. Ia membawanya ke panti asuhan dan menjadi pengasuh disana. Ia dirawat dan dibantu untuk membesarkan kedua anaknya.


Pada saat yang bersamaan pada keluarga Mahendra, Johan Mahendra mengamuk kepada anak buahnya karena tidak bisa mencari keberadaan Khadijah dan anak-anak nya. Ia tidak ingin mereka menjadi benalu pada kehidupan mereka kelak. Ia merasa Khadijah yang merupakan orang miskin tidak pantas bersanding dengan keluarga mereka yang konglomerat.


Hal ini di tentang oleh istrinya yang bernama Catherine Mahendra, ia tidak setuju dengan tindakan suaminya yang semena-mena dan berbuat seenaknya sendiri. Menurutnya tak selamanya seseorang ada di atas, layaknya roda yang terus berputar saat ini kita bisa berada di atas namun di lain sisi kita bisa jatuh dan berada di bawah.


Sampai suatu hari anak buah Johan menemukan keberadaan Khadijah, pak polisi juga Khalid yang ketika itu berada di rumah sakit karena Khadijah akan melahirkan anaknya. Mereka terus di teror dan dikejar. Akhirnya Khadijah meminta tolong kepada polisi itu agar membawa Khalid bersamanya dan dia menitipkan sebuah kalung sama seperti milik Humaira dan Farhan namun yang berbeda adalah potret bayi atau anak mereka. Tentu pada liontin itu terdapat foto kedua orang tuanya dan Khalid itu sendiri.


Pak polisi pun menyanggupi permintaan Khadijah dan mengamankan Khalid tanpa diketahui oleh orang-orang suruhan dari Johan. sedangkan Khadijah berjuang untuk melahirkan anaknya. 5 jam kemudian lahirlah bayi pertama berjenis kelamin laki-laki yang kelak akan di panggil Farhan, lalu menyusul 10 menit kemudian lahirlah bayi perempuan yang kelak di beri nama Humaira.


Setelah itu Humaira seakan di sedot oleh kekuatan tak kasat mata lagi, pemandangan selanjutnya berubah kembali tak seperti di awal. ia melihat jika Khadijah berlari dan terus berlari membawa kedua bayinya menembus hutan kota. beruntung disana tidak ada hewan buas atau hewan karnivora lainnya. Para pengejar merasa kewalahan dan takut memasuki hutan kota karena khawatir dengan minimnya pencahayaan bahkan tidak ada pencahayaan mereka tidak akan tahu apakah ada ular yang melintas atau tidak.


Ia akhirnya bersembunyi di balik sebuah pohon yang cukup besar. Namun Humaira menangis keras, karena merasakan hal atau gangguan gaib dari penghuni pohon tersebut. hal ini tidak disadari oleh Khadijah. Ia berusaha menenangkan anaknya namun malah Farhan juga ikut menangis. Hal ini memancing para penghuni hutan itu untuk mendekati. Akhirnya penghuni pohon besar tadi muncul, ia se sosok perempuan cantik berpakaian seperti putri raja. Awalnya gambarannya hanya samar atau kabur namun lama kelamaan gambar itu semakin jelas.


Humaira mendekati sosok itu juga dan ibunya. Ternyata ia mengenali sosok itu yang tak lain adalah Jeslyn (baca bab 3 yang belum tahu tentang Jeslyn). Sosok itu menakuti para hewan buas yang mendekat kearah Khadijah dan anak-anak nya. Ia mengedarkan auranya yang membuat para hewan buas berlari ketakutan. Humaira semakin bingung dibuatnya. Berbeda dengan Khadijah yang tidak mengetahui jika Humaira datang atau di tarik dari masa depan, sosok Jeslyn menoleh ke arahnya dan tersenyum kepadanya.


Jeslyn membantu menenangkan kedua bayi Khadijah dan membawanya ke alamnya (kerajaan gaib). Karena sesungguhnya antara hutan tersebut dengan alam gaib ada gerbang terhubung. Jeslyn membantu merawat Khadijah sampai ia kuat lagi dan anak-anak nya berumur dua bulan. Ia menyadari jika manusia normal tak seharusnya berada lama di alam gaib sehingga ia membawa mereka ke luar alam gaib.


Sebelum mengeluarkan keduanya ia berpesan kepada Khadijah jika ia di keluarkan dekat dengan sebuah panti asuhan di pinggiran kota M. Sebaiknya ia menitipkan kedua anaknya ke panti asuhan itu dan jika ia sudah sukses kelak dapat mencari mereka. Jeslyn pun mengeluarkan liontin yang kembar dan menyuntikkan energinya kepada ketiga liontin itu pertanda jika mereka adalah keluarga saat nantinya mereka bertemu.

__ADS_1


Jeslyn pun berjanji jika ia akan melindungi kedua anak Khadijah. Mengapa ia melakukan itu? Namun ia tidak menjelaskan apapun tentang hal itu. Hanya menurutnya sosok bayi perempuan Khadijah memiliki sebuah ke istimewaan dan nantinya ia akan menjadi orang besar dan diperhitungkan di dua alam?


Khadijah tidak memikirkan apapun yang terpenting anak-anaknya ada yang merawat dan bisa merasakan hidup. dibandingkan dengan dirinya yang dalam pelarian. Tidak mungkin dirinya membawa kedua anaknya yang masih kecil dan butuh tempat tinggal. Akhirnya Khadijah meletakkan kedua anaknya ke halaman belakang rumah panti asuhan itu. Ia bersembunyi dan menunggu sampai anak-anak nya di ketemukan pemilik panti dan dibawa kedalam rumah. ia segera berlari dan mencari peruntungan di kota yang jauh dari kota awalnya dulu.


Di sisi lain Humaira setelah melihat adegan itu segera ia tertarik kembali oleh kekuatan tak kasat mata. saat ia membuka kembali kedua matanya ternyata ia masuk kembali ke tubuhnya dengan tubuh demam dan penuh keringat. Ia menengok ke sekeliling nya dan melihat orang-orang yang ia sayangi telah mengelilingi nya.


"apa yang terjadi nak, kenapa kamu berteriak keras dan tak dapat dibangunkan. Badanmu begitu panas sedangkan pak Burhan ingin meminjam mobil ke ustadz Ibrahim ternyata beliau tidak ada jadi kami khawatir." tanya ummi


"ummi, Mai takut ummi."


"ada apa nak, coba cerita sama ummi"


"aku mimpi buruk ummi dan dikejar-kejar orang jahat, tapi aku tidak bisa menghindar. Aku terus berlari tapi orang itu terus mengejar dari belakang. Mai takut ummi"


"iya ummi"


"makanlah dulu lalu minum obat ya nak, biar cepat turun demamnya."


"iya ummi"


Ummi Hasanah pun menghampiri Humaira ia menyuapi makanan ke mulutnya. Hingga hampir setengah makanan itu masuk Humaira mengatakan sudah kenyang dan segera dihentikan oleh ummi.

__ADS_1


"ummi, boleh Mai menanyakan sesuatu "


"apa itu nak?"


"apakah Ummi masih menyimpan kain bedong yang membalut saat bayi dulu."


"masih ummi simpan nak, ada apa?"


"boleh Mai minta ummi. Mai ingin menyimpannya"


"boleh nak, sebaiknya kamu istirahat dulu ya, ummi akan mencarinya dahulu karena semua ummi jadikan satu dengan yang lain. Tapi kainmu dan Farhan masing-masing ada nama kalian jadi mudah menemukan nya nak."


"iya ummi, Mai istirahat lagi ya"


Humaira segera memejamkan matanya kembali namun ia tidak tidur. Tak lama ia memegang liontin itu dan menyebut nama Jeslyn. Ia pun muncul, sebelum Humaira bertanya Jeslyn berkata kepadanya.


"pulihkan dahulu kondisimu nak, saat malam bulan purnama penuh, kamu akan aku ajak ke suatu tempat dan menerangkan apapun yang ingin kamu ketahui."


"baiklah aku akan sabar menunggunya. jangan ingkari janjimu ya."


"aku tidak pernah ingkar janji"

__ADS_1


bagaimana kelanjutan cerita dan petualangan keduanya di dunia gaib. Simak ceritanya dan bantu vote cerita ku ya. Terimakasih sebelumnya


__ADS_2