
Selesai berwudhu mereka melakukan shalat dua rakaat bersama setelahnya Arvi memegang ubun ubun istrinya dan membacakan doa
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
Artinya : Wahai Allah sesungguhnya aku memohon kepada mu kebaikannya (kebaikan isteri) dan kebaikan apa yang saya ambil dari padanya, serta aku berlindung kepada Mu (wahai Allah) dari kejahatannya dan kejahatan apa yang aku ambil daripadanya.
Di usap sayang kepala istrinya lalu dicium keningnya, membuka mukena yang di pakai Davika lalu sama sama berjalan ke temoat tidur. Davika nampak sangat kaku ini pertama kalinya dia se intim ini dengan seorang laki laki.
Arvi mulai mencium kening istrinya, kedua matanya hidungnya lalu bibir nya, lum*tan tak terhindarkan lagi, lidah saling berbelit meng eksplor, tangan Arvi pun mulai nakal menyentuh kedua aset Davika. Davika tersentak kaget namun Arvi kembali menguasai keadaan membuat Davika lupa diri, ci*man di sudahi Arvi mencu*bu mesra leher putih Davika, terdengar lenguhan dari bibir Davika.
Pakaian Davika sekarang sudah di campakkan oleh suaminya yang tersisa hanya segitiga bermuda nya sedangkan suaminya masih utuh berpakaian, di tengah kesadarannya yang sudah semakin menipis karna berselimut kabut ga*rah Davika mengingatkan Arvi harus membaca doa sebelum maju ke inti permainan. Arvi pun menjeda permainan itu membaca doa terlebih dahulu.
بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنِى الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
Artinya : "Dengan menyebut nama Allah, ya Allah hindarkanlah kami dari gangguan setan dan hindarkan pula anak yang Engkau anugerahkan kepada kamu dari gangguan setan."
"Aku mulai lagi ya." ucap Arvi sambil mencium kening istrinya, dan kembali mencu*bu mesra.
Suasana semakin panas, Arvi tak hanya menyentuh dia sekarang mulai menghi*ap kulit Davika memberikan tanda kissmark. Kedua bukit nya pun kini bukan hanya di sentuh oleh Arvi, bahkan di main kan seperti squishy yang membuat Davika mende*ah tak karuan.
"Sekarang ya yank." ucap Arvi sambil membuka baju atasnya, lalu dia membuka segitiga istrinya yang berwarna putih. Namun dia mengerutkan dahinya ketika membukanya terlihat noda merah disana.
"Kok ada noda merah?" tanya Arvi heran padahal dia belum menerobos inti istrinya.
__ADS_1
Davika pun tersentak, lalu mendorong tubuh suami yang sedang mengungkungnya.
"Bentar mas." menarik selimut untuk membungkus tubuhnya lalu pergi ke kamar mandi. Arvi menghela nafas kasar.
"Mas????" panggil Davika.
"Kenapa?"
"Aku nya dateng tamu, boleh minta tolong ngga??" pinta Davika di balik pintu kamar mandi.
Nafsu nya seketika terjuan bebas "Huffffttf, tolong apa?" tanya Arvi lesu.
"Aku butuh pembalut mas." ucap Davika malu tapi dia sangat membutuhkan benda itu.
"Iya boleh, aku pergi dulu ke minimarket ga jauh dari sini. Kamu jangan nunggu di kamar mandi." ucap Arvi lalu pergi dengan lemas.
❤❤❤
"Sial banget udah romantis tapi gagal unboxing dan berakhir mesti beli pembalut." gerutu Arvi di dalam mobil menuju minimarket terdekat.
❤❤❤
Arvi kembali ke villa dengan membawa pesanan Davika.
__ADS_1
"Nih, yang." ucap Arvi sembari menyerahkan pesanan istrinya.
"Banyak banget mas ya ampun, terus kenapa muka nya suram gitu?" tanya Davika.
"Aku ga tau kalau pembalut banyak type nya, aku bingung plus malu di liatin ibu ibu jadi aku ambil aja semua type satu satu. Belum unboxingnya gagal lagi yang, huffftt...." keluh Arvi.
"Makasih ya mas, dan maaf aku juga lupa kalau udah masuk masa periode." ucap Davika.
"Iya gak apa apa sayang masih bisa nanti kalau udah pergi tamu bulanannya."
"Iya mas, aku ke kamar mandi dulu ya."
Arvi hanya memandang Davika yang berlalu ke kamar mandi. Dia harus menahan lagi sampai nanti tamu itu pergi.
"Sini, kita bobo udah malem." ajak Arvi saat melihat Davika kembali.
"Iya mas." lalu Davika pun menghampiri suaminya ke atas ranjang.
"Aku mau peluk kamu aja bobo nya." ucap Arvi manja melesakkan kepalanya ke ceruk leher istrinya.
"Maaf ya mas ga jadi." di elusnya sayang kepala suami nya sampai terdengar dengkuran halus dengan nafas teratur.
"Alhamdulillah ya Allah..terima kasih telah mengambulkan doa ku, semoga rumah tangga ini sakinnah mawaddah warahmah." gumam Davika dalam hati lalu ikut terlelap.
__ADS_1
***
Happy fasting everyone😉