
**
Milla: bheb km udah di mana ?(Milla sedang menelpon pacar nya).
Jason: sebentar lagi sampai bheb.. tunggu yah.
Milla: pokoknya kalo km lama di jalan ,jangan harap ketemu aku lg.
Jason: kok gitu sih bheb, kan km tau kalo di rumah family aku Dateng dari Kalimantan ,gak enak kan mau cepet-cepet di tinggal.
Milla : gak peduli aku bheb, suruh siapa, km bilang nya pas aku udah nyampe di tempat janjian duluan, coba dari pas aku masih di jalan, mungkin aku akan menemui teman-teman ku dulu.
Jason: maaf ya bheb, bukan di sengaja.
Milla : maaf km akan berlaku kalo 15 menit dari sekarang km udah sampe sini, gak tau yah kalo menunggu itu capek
(padahal Milla baru menunggu 20 menit, itu pun dia sambil buka sosmed di ponsel nya)
Jason: iya Sayange sebentar lg sampai ini. Tutt..
"Lama banget sih , bosan jg sama Jason ini, pacaran cuma gitu-gitu aja" ucap Milla pada diri sendiri.
"Pengen cari suasana baru, tapi gimana yah ,smoga aja dia telat ,jd aku ada alasan buat mutusin dia.. heheheee..." *mbak Milla kok play girl bgt sih mbak e, melasno Mama's Jason iku Lo😆* author.
Jason pun sudah tiba di parkir tempat mereka janjian, Jason segera mungkin untuk tidak terlambat ,karna batas waktu yang di berikan Milla hanyalah 15 menit.
Jason berlari menuju cafe yg ada di lantai gedung 4 itu ,sehingga menggunakan tangga darurat agar mudah sampai tujuan.
Dari kejauhan Milla melihat Jason dengan muka malas.
huh..huh..huuhh... nafas Jason tidak beraturan dia segera duduk kursi yg sudah di sediakan.
"maaf bheb ,aku gak telat kan td?" tanya Jason itu yg masih ngos-ngosan karna mengejar waktu.
"Km telat bheb" jawab Milla singkat dengan nada malas.
"Loh.. kok telat sih..." belum tuntas Jason bicara Milla langsung memotong nya.
__ADS_1
"km telat 1 menit dear, km tau kan aku paling gak suka kata terlambat?" Milla dengan nada meninggi nya.
"maaf bheb ,td jg di jalanan lumayan macet, tau kan ini hari apa?!" Jason berusaha untuk membuat Milla memaafkan nya.
"Iya, aku tau, tetapi aku tetap tidak suka dari cara mu yg pertama ,dan cara mu barusan." masih kekeh dengan marah nya. (Padahal mah Milla cari alasan aja biar bisa putus).😹
"Lalu apa yg harus aku lakukan bheb? agar km memaafkan aku ?" tanya Jason serius dengan memegang tangan Milla.
"Kita putus aja yah?!" ucapan Milla yg tiba-tiba itu membuat Jason ingin marah tetapi tidak bisa, dia sudah terlanjut sayang dengan Milla, tetapi kenapa neng Milla tega sama Mama's Jason sih ? author tuh gak suka di giniin neng Milla😭.
"Apa km gak ada permintaan lain selain itu agar bisa.." "aku hanya minta itu saja, aku sudah mempertimbangkan nya saat aku menunggu mu td" cegat Milla.
"bheb, apa km benar-benar berfikir begitu? hanya sebentar saja km pikirkan sudah lgsg ambil keputusan sepihak."Jason tidak terima.
"aku serius, aku jg sering di awasi orang suruhan kakak ku jika kita keluar ,aku merasa tidak nyaman ,pasti orang suruhan kakak ku selalu laporan, itu membuat ku berfikir lebih baik kita putus"terang Milla sedikit ada kejujuran di dalam nya ,tetapi asli nya dia Emg udah merasa bosan.
"Aku sayang km dear" ucap Jason lirih , seolah hati nya terluka tetapi dia tidak bisa menggambarkan isi hati nya tsb.
"maaf yah, Aku tahu kamu sayang aku. tapi aku nggak bisa terusin semua". "jadi tolong lupakanlah aku" ucap Milla sekali lagi.
"baiklah kalau itu maumu, maaf jika aku bukan pacar yang sempurna untuk kamu"ujar Jason.
**
tok tok tok ... "Ky kamu lagi apa" tanya Nina karena pintunya terkunci dari dalam.
"kok enggak dibuka yah.. pada tidur" tebak Nina.
Brian pun mengusulkan untuk Nina menelpon Kiky.
"maaf, tadi aku ketiduran" ucap Kiky setelah membuka pintu.
"nih pesanan loe siomay" Nina menyerahkan somay pada Kiky.
"makasih ya Nin lo memang paling the best" Kiky sambil menerima siomay dari Nina.
"oh ya kenalin ini cowok gue, namanya Bryan dia juga sama dari Pangkalpinang kayak loe" Nina mengenalkan Brian pada kiky.
__ADS_1
"halo kak" sapa Kiky . Brian menyahut "halo halo juga"
"tinggal dulu ya gue mau mandi bentar" Nina
"oke" Kiky.
Sekitar 1 jam kemudian Nina dan Brian pun berangkat ke arah airport.
"tinggal bentar ya gue mau nganterin cowok gue dulu ke airport" pesan Nina pada Kiky.
"hati-hati di jalan yah.." Jawab Kiky.
mereka berdua pun berangkat menuju airport dengan berat melepaskan kepergian Brian tapi Nina tidak terlalu berpikir lebih jika perpisahan itu adalah untuk yang terakhir kalinya *sedih banget sih 🥺 author.
setibanya mereka di airport kini mereka harus berpisah.
"Sayang maafkan aku jika selama ini aku belum bisa jadi pacar yang baik untuk kamu" ujar Brian pada Nina.
Iya Sayang nggak apa-apa apa kok kayak mau pisah selamanya aja sih " jawab Nina.
"kita memang akan pisah selamanya Sayang, maafkan aku karena aku tidak jujur karena aku tidak bisa jadi pacar yang terbaik untuk kamu" ucap Ryan seketika membuat hati Nina terluka, sulit berkata-kata , sampai sesak di dada.
Nina hanya diam terpaku karena ucapan Brian tersebut. seolah tak percaya ini pun kembali menanyakan hal itu.
"sayang kamu nggak serius kan dengan ucapanmu tadi?" tanya Nina.
"maafkan aku, tapi aku serius Aku enggak bisa hubungin kamu aku enggak bisa nyakitin kamu terus menerus aku harus ..." ucap Ryan tetapi dipotong oleh Nina.
"kok kamu tega banget sih? nge-prank aku yah? enggak lucu tau, aku enggak suka!".
"maksudnya apa kita ini kan mau pisah sementara aja kan?" ucap Nina seolah tak percaya
"sayang Aku dijodohkan oleh keluargaku dan perjodohan itu sebelum ayahku meninggal, aku harus memenuhi permintaan terakhir ayahku".
ucapnya lagi "Aku tahu kamu enggak percaya, aku tahu kamu pasti sakit hati, aku tahu kamu marah kecewa karena aku juga sama, aku nggak mau pisah sama kamu tapi aku nggak bisa nggak memenuhi permintaan terakhir almarhum ayah ku" terang Brian berharap Nina mengerti.
mata Nina mulai berkaca-kaca, "oh Tuhan cobaan apalagi ini aku sayang dia nggak mau pisah dengan dia" lirih Nina dalam hati
__ADS_1
**bersambung..