Cinta Yang Tak Terduga

Cinta Yang Tak Terduga
Bab 45


__ADS_3

"Apa? Semua ini pasti bohong kan ma?" Syahnni tak bisa terima semua yang di dengarnya dari mulut Airon.


Ya, Airon sudah mengatakan pada Syahnni jika Dania adalah istrinya. Dan, dia sudah menikahi Dania jauh sebelum dia menikahi Syahnni.


"Kamu pasti bohong kan Ron? Pasti dia menggoda kamu saat kita sudah menikah! Iyakan!" Syahnni menyangka jika Airon menikahi Dania setelah menikahi dirinya. Dan, Syahnni berpikir jika Dania menggoda Airon.


"Kamu salah Syahnni. Istri pertamaku adalah Dania. Aku menikahi kamu hanya karena permintaan mama." Jelas Airon yang menyakiti Syahnni.


Meskipun Syahnni tahu benar, memang Airon menikahi dirinya karena permintaan dari Tania yang sakit keras.


"Aku tidak akan menerima perempuan ini sebagai istri kamu. Karena cuman aku yang akan menjadi istri kamu!" Teriak Syahnni.


"Itu bukan keputusan kamu Syahnni. Aku yang memutuskan semuanya." Ucap Airon dengan nada yang tak kalah tinggi dari Syahnni.


Sebenarnya, Airon sudah sangat muak dengan Syahnni. Apalagi saat Airon tahu jika Syahnni gonta-ganti laki-laki untuk memuaskan dirinya.


"Dasar kamu perempuan rendahan!" Syahnni menarik rambut Dania.


Sedang Dania hanya bertahan tak melawan.


"Cukup Syahnni!" Marah Airon melepaskan tangan Syahnni dari rambut Dania.

__ADS_1


"Jangan kamu pernah kasar pada Dania. Jika sampai terjadi hal buruk pada Dania dan bayiku! Kamu akan dapatkan apa yang tidak pernah kamu bayangkan di hidup kamu!" Ancam Airon dengan emosi yang meluap-luap. Dia benci jika wanita yang di cintainya di lukai.


"Apa bayi?" Syahnni menangkap ucapan Airon yang tadi mengatakan bayi.


"Dania sedang hamil. Jika kamu melakukan sesuatu yang membahayakan dia dan anakku. Akan aku pastikan kamu hidup di neraka!" Ujar Airon lalu membawa Dania pergi dari hadapan Syahnni yang masih tak percaya dengan semua yang terjadi.


Semua menghantamnya dengan kuat. Kenyataan jika Airon memiiki istri lain. Dan, Airon mencintai Dania. Semua itu begitu menyakitkan bagi Syahnni.


"Ini semua salah mama Syahnni. Mama minta maaf." Tania menghampiri Syahnni dengan rasa bersalahnya.


"Aku mau sendiri." Syahnni pergi meninggalkan Tania yang masih merasa sangat bersalah atas apa yang terjadi.


"Biarkan saja dia dulu ma. Syahnni mungkin butuh waktu untuk mencerna semua yang terjadi ini." Kata Airish, dia tak mau jika Tania terus menyalakan dirinya.


"Seharusnya kamu marah sama dia Dania. Dia sudah sangat keterlaluan sama kamu." Ucap Airon yang tak mengerti dengan sikap istrinya itu. Bagaimana dia masih memikirkan orang yang menyakiti dirinya.


"Syahnni seperti itu karena dia merasa sangat berat. dia terpukul dengan kenyataan yang di sampaikan padanya." Ujar Dania mengerti dengan perlakuan Syahnni padanya.


Syahnni pasti sangat marah mengetahui suaminya yang di cintainya ternyata memilki istri lain.


"Sudah, kamu jangan memikirkan Syahnni. Pikirkan saja dirimu dan anak kita. Bagiku itu jauh lebih penting. Mulai sekarang jaga kesehatanmu." Ucap Airon memberitahu Dania.

__ADS_1


Airon tak mau jika pikiran yang banyak akan menganggu kesehatan Dania dan calon anak mereka.


"Iya aku akan jaga anak kita. " Ucap Dania mengelus-elus perutnya lembut.


"Arkkkk!!!!" Syahnni berteriak seperti orang gila di kamarnya. Dia sedang berada di rumah orang tuannya.


"Syahnni kamu tidak apa-apa nak?" Tanya ibu Syahnni saat mendengar teriakan Syahnni.


"Syahnni kenapa ma?" Tanya ayah pak Prayoga, ayah Syahnni.


"Tidak tau pa. Datang-datang dia langsung masuk kamar dan berteriak seperti itu." Kata ibu Syahnni. Dia sendiri tak tahu apa yang terjadi pada anak perempuan ya itu.


"Mungkin dia punya masalah dengan suaminya pa." Kata ibunya.


"Nanti biar papa bertanya pada Airon." Kata Pak Prayoga.


Di dalam kamarnya Syahnni menghambur semua barang-barang yang ada.


Dia sangat marah dan benci dengan kenyataan yang di terimanya.


Menurutnya semua yang terjadi tidak adil bagi dirinya. Bagaimana mungkin Dania adalah istri Airon. Di tambah lagi Dania sedang hamil anak Airon.

__ADS_1


Syahnni benci dengan kenyataan itu. Dia sangat benci dengan kenyataan jika Airon mencintai Dania, bukan dirinya.


__ADS_2