Cintaku Seperti Butiran Tasbih

Cintaku Seperti Butiran Tasbih
Jatuh Cinta Pandangan Pertama


__ADS_3

Kampus ternama Di kota ( M ) adalah tujuan Seorang Gadis Cantik yang bernama lengkap Anissa Khofifah Azzahra, untuk mengejar Cita citanya..


Meskipun Anissa berasal dari keluarga sederhana, tetapi dia mampu meraih beasiswa yang membawanya untuk bisa berada di Universitas yang sangat di inginkan..


Tapi berbeda dengan Seorang Gilang Adi Tama yang berasal dari keluarga berdarah Biru, yang membuatnya dia di gilai semua perempuan.


Gilang yang memiliki sifat yang dingin, dan sedikit Agresif, hingga membuat wanita yang ingin mendekatinya harus bisa menaklukan hatinya...


_______**_________**_________**_____


🌸🌸🌸


Siang itu.


Dengan langkah Tertatih Anisa Khofifah Azzahrah, berjalan menuju sebuah kantin yang berada di dekat sebuah kampus, yang saat ini sedang menjadi tujuannya untuk mengejar cita citanya..


Dan di dalam Kantin, sudah ada beberapa orang mahasiswa lain termasuk seorang Gilang Adi Tama.


Anissa memilih sebuah kursi kosong untuk melepaskan penat nya dan memesan segelaa minuman dingin dari ibu Kantin..


" Bu, jus Jeruk satu ya, ucap gadis cantik yang mengenakan hijjab..


" ok, tunggu bentar ya, ucap ibu kantin, di sertai senyuman..


Sambil menunggu pesanan datang Anissa tanpa sengaja melihat ke arah Gilang yang sedari tadi melihat ke arahnya, Anissa yang merasa di perhatikan langsung membuang muka dan pura pura melihat ke arah lain..


* jleeeek,,, jantung Anisa memompa dengan cepat seperti pacuan kuda bali *


Astagfirullahhul Aziim, Anissa tampak memeggang detak jantungnya dan mengontrolnya agar tidak ketauan oleh Gilang yang terus saja memperhatikan setiap gerak geriknya....

__ADS_1


Dan akhirnya pesanan nya pun datang, Anissa pun mengucapkan terimakasih kepada ibu kantin..


.


.


Anissa meneguk minuman di hadapan nya, Alhamdulillah lega sekali rasanya, dan mulai sedikit tenang dengan keadaan sekitar nya..


Berbeda dengan Gilang yang masih saja memperhatikanya, Ardi yang duduk di samping Gilang pun merasa keheranan dengan pandangan gilang yang tertuju di sebuah kursi yang di tempati Anissa.


" Eeh, Mas bro, lo kenapa??? Tanya seorang Ardi sambil menyenggol pundak Gilang.


Gilang yang terkejut dengan senggolan yang di buat Ardipun terkaget.


" Aah, gak pa paa, gue hanya ngelamun aja, ucapnya dengan penuh kegugupan takut di ketahui si Ardi.


Yang di goda pun menjadi salah Tingkah.


" Apaan sih??


Masa gue jatuh cinta sama cewek yang bukan tipe gue, ucapanya meyakinkan hatinya sendiri.


Kerena selama ini Gilang tidak pernah jatuh cinta dengan perempuan manapun, banyak perempuan yang mengejar dirinya tapi Gilang hanya menganggap mereka seperti perempuan panggilan, jika dia butuh teman dia akan menghubunginya tapi jika tidak dia akan menghempasnya..


.


.


.

__ADS_1


.


🌸🌸🌸


Gilang yang sudah selesai dengan urusan Kantinpun berjalan keluar di ikuti Ardi dari belakang..


Tampak Ardi pun mendekati Anissa yang duduk seorang diri ,sebelum benar benar meninggalkan kantin..


" Hay,,, gue Ardi sambil menyodorkan tangan nya,


Anissa yang kaget akan tingkah Ardipun terkejut dan mengatupkan kedua tangannya sebagai tanda maaf, dan menyebutkan namanya..


" Haaam,, Aku Anissa, sambil melemparkan senyum..


Ardi seakan mengerti dengan katupuan tangan Anissa pun menarik kembali uluran tangan nya,


" Maaf ya kalau lancang ucap Ardi.


"Gak pa paa, balas Anissa..


** Gilang yang melihat sikap Ardi langsung memberi kode untuk pergi dari samping Anissa.


Gilang dan Ardi pun berjalan menuju tempat parkir.


" Hay,, sayaaaaang, panggil si Mona dengan tingkah Genitnya kepada Gilang.


Gilang yang merasa Mona, adalah wanita yang selama ini tak pernah lelah mengejarnya akhirnya menoleh.


Apa apaan sih lo, ke belet ya?? Tanya Gilang kepada Mona...

__ADS_1


__ADS_2