
🌸🌸🌸
malam ini malam yang sangat indah di atas langit bertaburan bintang dan di hiasi rembulan, Anissa dan Gilang duduk berhadapan, Anissa gelisah dengan detak jantung nya sedangkan Gilang pun meraskan hal yang sama,
keduanya hanya saling beradu pandang dan Anissa pun tersenyum.
"Niss, aku, aku bicara Gilang terbata bata karena gugup.
" ada apa Gil,?? Kok gugup gitu.
lalu ditariknya napas dan di hembusnya pelan pelan, Gilangpun berkata.
"Nis, lo maukan Nikah ma Gue??
Pertanyaan Gilang membuat jantung Anissa berdetak dengan cepatnya, seakan tak percaya dengan kata kata Gilang.
"aah kamu bercandakan?? Kan kamu tau saat ini aku masih kuliah dan ingin menggapai cita cita aku,ucap Anissa.
"iya gue tau Niss, tapi gue mau lo jadi istri gue, ucap Gilang dengan semangat.
"kasih aku waktu, ucap Anissa yang membuat hati Gilang ragu dengan jawaban Anissa nanti.
** dan akhirnya mereka pun terdiam dan dari kejahuan muncul lah Ardi.
"Udah kelar bicaranya,??
__ADS_1
"Niss, mas Bro gue ini, adalah lelaki sejati, timpal Ardi yang ingin menjelaskan tentang jati diri seorang Gilang kepada Anissa,
dia gak mau mempermainkan wanita, kata kata Ardi di dengar Anissa dan di simpanya dalam benak.
"Niss, kita pulang sekarang ya ajak Gilang.
Anissa yang merasa Gilang pasti kecewa dengan kata katanya langsung berkata.
"Anissa minta maaf ya, atas semua kata kata Nissa.
Gilangpun tersenyum seakan menutup kekecewaannya, tapi dia tidak mungkin memaksa kehendaknya kepada gadis yang ia cintai apa lagi gadis seperti Anissa.
.
*
Gilang pun tampak memasuki indekos untuk mengantar Anissa terlebih dahulu, di halaman kos tampak beberapa penghuni kos yang masih menikmati suasana malam di malam ini..
"terimakasih ya, udah mau ngantarin Anissa,ucap Anissa sebelum Gilang meninggalkan halaman kos nya.
Gilang tak menjawab hanya Ardi yang melemparkan senyum,sedangkan gilang sebuk memainkan setir mobil untuk berbalik arah.
Kini tibalah Gilang dan Ardi memasuki halaman rumah milik Gilang, tampak mbok Jum masih setia menunggu sang majikan dan membukakan pintu untuk majikanya..
" den mau makan malam gak, tanya mbok Jum.
__ADS_1
"gak usah mbok, esok saja.sambil berlalu menuju kamarnya.
...**************...
Ardi pun sudah tiba di rumah nya, Anissa yang sudah berbaring di kasur pun mengingat kembali kata kata Gilang, perasaan serba salah pun menjadi sebuah problema yang saat ini dia pikirkan.
Berbeda dengan Gilang, yang langsung memejamkan mata dan terlelap hingga keesokan harinya..
*
Gilang tersadar di saat gawainya berbunyi panggilan dari sang ibu, di usap matanya dan mengangkat telepon dari sang mama.
"hallo ma, apa kabar??
"mama baik baik saja, esok mama sama papa mau pulang.
"ya udah nanti kabarin Gilang lagi ya ma, kalau udah OTW ucap Gilang, soalnya Gilang mau siap siap ke kampus dan menutup telepon nya.
.
.
Anissa sudah tampak rapi,dan siap siap ke kampus jaket dan halem sudah di kenakan tinggal menjalankan roda dua miliknya menuju kampus di mana dia mengejar cita citannya..
Kini Roda dua milik Anissa sudah berpacu dengan dengan kendaraan lainya dan akhirnya tibalah Anissa di halaman kampus nya..
__ADS_1