Cintaku Seperti Butiran Tasbih

Cintaku Seperti Butiran Tasbih
Pertengkaran yang Berakhir Pengakuan.


__ADS_3

Anissa yang sudah dengan kemarahan yang membara melangkah mendekati Karnia dan juga Mona, rasa sabar yang selama ini dia pendam akan dia keluarkan, dia yang tadinya gadis lemah lembut akan berubah menjadi singa ketika akan bertemu dengan mereka berdua...


Baru saja Anissa sampai di depan pintu kantin dia sudah berteriak memanggil nama Karnia dan Mona..


" Karnia, Mona, dengan suaranya yang nyaring.


Semua yang berada di kantin menengok ke arahnya, begitu juga Karnia dan Mona.


" eeeh perempuan kampung, apa apa' an sih lo, main teriak nama kita, ucap Mona dengan gayanya yang sombong.


" selama ini gue sabar ngadapin kalian, tapi tidak dengan kali ini, dia mendekati Mona dan karnia.


Praaak ,, sebuah tamparan mendarat di pipi Mona, belum sempat Mona mengangkag wajah nya, praaaak kali ini Karnia mendapat giliranya..


Keduanya lalu menyerang Anissa, untung saja Anissa bisa menangkis serangan keduanya, Ana yang sedari tadi mengikuti langkah Anissa lalu melerainya..


" lepas kan gue Ana, kali ini mereka berdua akan melihat sifat asli gue, sudah lama saya bersabar dengan perbuatan mereka, tunjuk Anissa dengan geramnya..


" Apa salah gue sama kalian?? Sampe kalian tega nyakitin gue, kalian gak tau, gue hampir mati gara gara kalian, untung aja Kak Gilang dan Kak Ardi cepat nemuin gue.


Semua yang ada di kantin tersebut terkejut mendengar pengakuan Anissa, begitu juga Mona dan Karnia..


" kalau mau bersaing yang sehat, tapi sayang, kak Gilang rupanya lebih memilih gue dari pada kalian.. Ucap Anissa dengan kata kata yang sedikit sombong.


Keduanya lalu saling menatap dan memeggang pipi mereka masing masing, lalu Karnia maju hendak menampar Anissa, belum sempat dia mengangkat tanganya untuk menyakiti Anissa, Gilang sudah lebih dulu menahan tangan Karnia.


" Apa apan ni, sambil menarik tangan Karnia dengan kasar nya.

__ADS_1


" Gilang,,, lo....


" kenapa kaget??? Selama ini gue sudah curiga dengan perbuatan kalian terhadap Anissa tapi Anissa selalu saja mencoba meyakinkan gue, bahwa bukan kalian yang ngelakuin itu ke dia, tapi apa?? Kalian sudah keterlaluan, gue akan laporkan masalah ini ke Dekan..


🌸🌸


Mona dan Karnia saling menatap, mereka mencoba menahan Gilang.


" Gilang gue minta maaf, rengek Karnia. Begitu juga Mona.


Tapi Gilang tidak memperdulikan keduanya, dia terus saja melangkah menuju ke ruangan Dekan dan mengetuk pintu.


Belum sempat Gilang mengetuk pintu ruangan tersebut, Anissa menarik tangan Gilang.


" Lang,, tunggu bentar, Anissa lalu mengajak Gilang duduk dulu sebentar.


" bukan Nissa gak mau kak Gilang laporin mereka ke Dekan, tapi gue ngerasa mereka melakukan itu semua karena cemburu.


" iya sih, cemburu sih cemburu tapi kalau sampe dengan nyelakakan orang lain berarti itu tindakan yang sudah tidak bisa di tolerir, ucap Gilang..


" coba kita kasih kesempatan kedua buat mereka, kali aja mereka udah gak mau ngelakuin itu ke aku.


Gilang yang mendengar ucapan Anissa pun akhirnya luluh.


" ya udah, kalau begitu maunya kamu..


**

__ADS_1


Karnia dan Mona pun yang sudah ketakutan hanya terdiam, terutama Karnia yang baru saja masuk ke kampus ini dan sudah membuat masalah..


" kalian harus berterima kasih sama Anissa, jika bukan karena dia kalian sudah aku laporkan ke pihak kampus, dan Asal kalian tau , gue sama Anissa sudah bertunangan, ucapnya yang ingin Karnia dan Mona berhenti membuat ulah...


" Apa???? Karnia dengan keterkejutanya lalu berteriak dengan histerisnya, tidaaak, itu tidak benar.


" apa yang tidak benar, inilah kenyataanya.


" tapi hubungan kalian om Wiraguna tidak merestuinya.


" iya, gue tau, tapi gue berhak bahagia dengan pilihan gue.


" gue bakalan laporkan ini sama Om Wiraguna, ucap Karnia sambil berlalu...


🌸🌸🌸


Melihat Karnia yang menghilang dari hadapan mereka, Mona pun mengikutinya dengan mata yang sembab..


**


Tega lu Lang, gue sudah jauh jauh datang kesini temuin lo, tapi lo ternyata lebih memilih wanita kampung itu. Karnia menyetir mobil nya dengan kecepatan tinggi, dan tiba tibaa.


Bruuuukh,, aaaaah, Karnia berteriak ketika mobilnya menabrak sebuah pohon di pinggir jalan, warga yang berada di tempat kejadian pun segera menolongnya, dan melarikanya kerumah sakit terdekat...


Sedangkan Anissa dan Gilang pun sudah berada di rumah makan di pinggir jalan.


" kok kak Gilang bisa datang di waktu yang tepat seperti tadi??tanya Anissa.

__ADS_1


" iya, kebetulan tadi ada sesuatu yang gue mau tanya ke Dekan, eeh Gue liat banyak orang berkerumunan di kantin, ternyata lo lagi marah sama Mona dan Karnia. Jelas Gilang kepada Anissa..


__ADS_2