
Keduanya kini telah berada di dalam kantin,dan Gilang memesan 2 gelas minuman dingin.
Anissa hanya tertunduk tidak berani menatap pria yang duduk tepat di hadapanya,keduanya mempunyai getaran jantung yang begitu hebat, apa lagi Anissa yang menjadi salah tingkah ketika gilang mulai bertanya kepadanya.
.
.
.
"Nis, lo ngambil jurusan apa??? Dan semester berapa??
"ha,mm haam, aku, aku jurusan Hukum, dan semester 2 kak.
"oooh, tapi kok gue baru liat ya??
Gilang memberanikan diri untuk bertanya padahal detak jantungnya dag dig dug, seperti genderang dan minuman dingin sudah ada di atas meja di bawakan pemilik kantin.
Sedangkan Anissa hanya diam dia akan menjawab ketika di tanya Gilang.
"Nis. Entar malam ke taman yuk ajak Gilang,
" maaf aku gak bisa, soalya ada tugas kampus.
"ya udah kita kerjanya bareng bareng aja, tawar Gilang.
"emang kakak gak keberatan??
"gak dong.
"Ya udah, nanti kakak ke kos aku aja, disana ada tempat untuk belajar bersama ucap Anissa.
.
.
__ADS_1
Anissa dan Gilang asik berbincang bincang Mona datang menghampiri Gilang.
"sayang , sambil mendekati wajahnya ke wajah Gilang.
Anissa kaget dengan Tingkah Mona kepada Gilang, kak aku duluan ya sambil berlalu.
"Apa'an sih lo, lo gak liat gue lagi sama Anissa?? ucap Gilang dengan nada kesal
"lagian lo serius amat sama tu cewek, lo suka sama dia?? Tanya Mona.
"kalau ia lo mau apa?? Lo mau marah, nangis?? Gue gak perduli gilang menahan emosinya,lagian lo main nyosor aja ke gak ada malu malunya sama orang lain yang melihat.
Semua orang yang ada di dalam kampus melihat ke arah Gilang dan Mona, dan Gilang keluar meninggalkan Mona sendiri di dalam kantin.
.
.
" eeh mas Bro, kemana Anissa??
"udah pergi, sakit hati dia karena gue cium si Gilang.
"dasar gatel ucap Ardi yang mendengar apa kata Mona.
Lalu Ardi menyusul Gilang kedalam ruangan nya..
.
.
.
"sialan si Mona main nyosor aja, umpat Gilang dengan nada kesal.
"hahahah, kalau kesel berarti Mas bro benaran suka sama Anissa.
__ADS_1
"bantuin gue dong untuk menjelaskan ke Anissa, bahawa gue gak ada hubungan dengan Mona.
" santui mas bro. Entar gue bantuin,toh gue juga udah tau alamat Indekos yang Anissa tempatkan.
"apa??? Dari mana lo tau??
"rahasia ucap Ardi sambil berlalu, gue ke kantin ya, gue lapar teriak Ardi dari luar.
Busyeet dah tu anak, dari mana dia tau alamat Anissa, tapi ya sudahlah gak penting, yang penting entar gue datang aja ke kos Anissa batin Gilang.
.
.
🌸🌸🌸
jam sudah menunjukan pukul 06 : 00 Gilang masih meringkuk di tempat tidur nya, tapi tidak dengan kedua matanya yang sudah terjaga dengan waktu yang sebentar lagi akan ke tempat tinggal Anissa.
Di ambilnya bendah pipih miliknya dan menekan nomor Ardi.
.
.
"Di, jadi gak lo temanin gue ke kos Anissa??
"jadi lah, ni sudah rapi dikit lagi gue OTW, lo uda siapkan tanya Ardi
"gue mandi aja belom, lagian lo bukanya kabarin ke gue dulu baru mandi.
" hahahha, udah buruan mandi.
Gilang pun menutup telepon dan bergegas menyambar handuk yang tergeletak sofa kamarnya..
** Gilang yang masih sibuk menyiramkan Air di kamar mandi, gawainya berbunyi panggilan dari sang mama.
__ADS_1