
Mona dengan kegenitanya, tanpa malu malu memeluk Gilang dari belakang dan berbisik di balik telinga seorang Gilang..
" Iya, gue kebelet dengan dirimu sayang,,dengan suara ******* yang menggoda, membuat bulu roma Gilang berdiri seketika, menahan malu karena di seberang sana, ada Anissa yang masih duduk di bangku yang sama..
Entah mengapa Gilang merasa malu dengan Anissa, sedangkan Anissa sendiri tidak memperhatikanya sedikitpun..
Ardi yang sudah menuju Arah Gilangpun, melihat tingkah laku Mona.
" Mon, lu gak malu ya sama orang orang yang melihat ???
tanya Ardi yang sedikit kesal dengan perlakuan Mona kepada Gilang.
" Kenapa musti malu??
toh, Gilang aja menikmati dengan pelukanku..
* Hahahahha,, tawa Gilang sambil menarik tubuh Mona dan mendekatinya,
* Lu, emang menggoda tapi lo gak bisa naklukin hati gue, ucap Gilang sekan membuat Mona sedikit menahan rasa malu..
Ardi pun ikut tertawa mendengar kata kata Gilang, sedangkan Mona dengan rasa percaya diri yang tinggipun kembali mendekati Gilang.
Gue akan menaklukan hati lu dan gue akan memilikimu ucapnya sambil berlalu...
.
.
.
Setelah kepergian Mona, Gilang, dan Ardipun masuk ke dalam Mobil avanza Hitam, milik Gilang dan berlalu keluar dari area parkir.
__ADS_1
"Lo tadi ada bicara apa sama tu cewek??? Tanya gilang yang membuka obrolan nya..
"cewek yang mana??? Ardi berpura pura tak mengingat..
" Yang berhijjab tadi waktu di kantin Gilang sekan mengingatkan kembali ke Ardi.
" oooh yang tadi??
yang lo liat tadi?? Tanya Ardi
" Siapa namanya??
anak jurusan apa??
dan semester berapa??
"Weleeh, weleeeh,, satu satu nanya nya, kepo ya?? Goda Ardi kepada Gilang..
Untuk menutupi Rasa salah tingkahnya Gilang pun berkata, gue cuman pengen tau aja.
Mau tau bangat juga gak apa apa kok, ucap Ardi yang seakan membaca pikiran Gilang..
"Lo naksir kan sama Anissa??ucap Ardi setah beberapa detik terdiam..
"Kata siapa???
"Kata bahasa tubuhmu mas bro, ucap Ardi seakan mengetahui isi hati Gilang..
Gilang yang tidak menjawab pertanyaan Ardi pun tersenyum, lalu membelokan mobilnya masuk ke sebuah halaman rumah..
...****************...
__ADS_1
Anissa yang sudah selesai menegguk pesanan dan berjalan keluar kantin, menuju tempat dimana kendaraan roda duanya berada dan pergi meninggalkan gedung kampus..
Anissa di kota (M ) hanya tinggal di sebuah indekos dengan bayaran 2 juta perbulan milik ibu Rahma,
Anissa memasuki halaman Indekos, tampak bu Rahma dan pak Rusli sedang duduk berbincang di halaman rumahnya, Anissa yang melihat kedua orang tua pemilik indekos lalu memberikan salam dan keduanya pun menjawab..
"Non Anissa mari duduk sini sebentar panggil bu Rahma..
Aniisa pun mendekati bu Rahma dan duduk di sebuah kursi kosong.
"Ada apa bu?? Tanya gadis cantik berparas Ayu kepada bu Rahma.
"Aku sama bapak baru saja membicarakan nak Anissa.
"bicara apa bu??
Tanyanya dengan penasaran.
"iya, disini anak anak remaja se usia nak Anissa kalau pulang ibu liat sering di antar pasangan mereka, tapi nak Anisa ibu perhatiin kayanya belom pernah tuh yang ngantarin, ucap bu Rahma..
"olaaah Ibu , ta kirain apa'an,ucap Anissa sambil melemparkan senyum
***
bu Rahma dan pak Rusli sangat baik kepada Anissa,begitupun Anissa sangat menghormati pemilik indekos yang di tempatinya..
*Di tempat Gilang...
Gilang tampak memencet bel dan seorang Asisten rumah tangga membukan pintu untuk Gilang dan Ardi.
"mbok Jum, minta tolong buatkan minuman dingin 2 ya mbok.
__ADS_1
mbok Jum pun mengangguk dan berlalu menuju dapur dan kembali dengan 2 gelas minuman dingin yang di inginkan anak Majikan nya..