
Gilang yang sudah mengetahui perjodohanya dengan anak rekan bisni sang bapak tampak gelisah di dalam kamar, apa yang harus gue lakukan kalau papa ingin menjodohkan aku dengan anak rekan bisnisnya tanya Gilang yang bingung dengan masalah ini.
Oh tidak tidak, Gilang hanya mencintai Anissa, gue harus bicara sama mama mungkin mama bisa membujuk papa untuk tidak menjodohkan Aku dengan wanita yang tidak aku kenal.
🌸🌸
Gilang yang ingin memejamkan mata tapi pikiranya hanya mengingat kata kata sang papa lalu segera mengambil gawainya dan menghubungi Anissa.
" Nis kita bisa ketemuan gak??
" gak bisa lewat hp saja??
" gak bisa gue mau ketemu sama lo dan gue mau bicara sesuatu sama lo ucap Gilang yang membuat seorang Anissa bertany tanya..
" ya udah, jam berapa??
" entar malam jam 8.
" ok.
* kenapa Gilang ngajak ketemu ya?? Kan besok juga bisa di kampus *
Anissa pun melanjutkan menutup matanya.
.
.
.
__ADS_1
Jarum jam sudah menunjukan pukul 7 lewat 35 menit Galang sudah habis mandi dan keluar dari kamarnya, sang ibu yang melihat Gilang sudah rapi lalu bertanya.
"mau kemana Gil??
"ketemu teman mam.
"cewek??
" iya mam.
Gilang tidak ingin menyembuyikan dari sang mama, tetang hubungannya dengan Anissa wanit pilihan hantiny.
Sini dulu mama mau tanya sesuatu sama kamu ucap sang mama, yang melangkahkan kakinya menju kursi sofa yang berad di ruang tamu.
" siapa nama teman wanita nya?? Tanya sang mama yang ingin tau.
" Anissa ma.
" satu kampus ma, beda jurusan.
" ooh, sudah mau pergi sekarang??
"iya ma, Gilang pamit ya,
Lalu mencium tangan sang ibu, sang ibu yang melihat tingkah Gilang sedikit berubah dari biasanya langsung menekuk keningnya.
* wanita seperti apa yang sudah membuat Gilang jatuh Cinta dan berubah 95 % seperti ini?? Gue harus bisa mencari tau nya sendiri.*
**
__ADS_1
Anissa yang sudah tau di mana tempat dia bisa bertemu dengan Gilang sudah memasuki halaman dan mencari tempat parkir, begitupun juga Gilang yang juga berada di area yang sama.
Gilang lalu menelpon Anissa, lo dimana??
" nie sudah di tempat parkir.
"ya udah gue juga sudah berada di tempat parkir.
Keduany ternyata tidak berada jauh dari tempat mereka berdiri dan menerima telepon, lalu mereka saling melempar senyum dan berjalan beriringan dan mengambil tempat duduk di paling pojok.
"mau pesan apa Nis,??
" apa aja,
Gilang tampak memanggil pelayan restoran dan memesan makanan dan minuman.
Sambil menunggu pesanan datang Anissa pun bertanya, ada apa mau ketemu malam ini?? Kayanya mendadak bangat.
" Gue sengaja mau ketemu malam ini sama kamu karena ada sesuatu yang aku ingin bicarakan tentang hubungan kita ucap Gilang dengan nada serius, ini masalah hubungan kita.
" emang kenapa dengan hubungan kita?? Tanya Anissa dengan penuh rasa penasaran.
" lo tau gue ternyata sudah di jodohkan dengan anak teman bisnisnya papa.
" apa, Anissa tampak terkejut dan segera menunduk, tampak raut wajahnya bersedih, karena takut kehilangan, terus kamu mau menerimanya?? Tanya Anissa.
" tidak mungkin saya menerima perjodohan Ini, cinta saya cuman sama kamu Niss, ucap Gilang sambil menggenggam tangan Anissa, Anissa yang biasanya menolak genggaman tangan Gilang tapi kali ini dia membiarkannya.
" terus maunya kamu aku musti gimana??
__ADS_1
" aku mau kita bertemu orang tua aku dan juga orang tuamu ucap Gilang.