Cintaku Seperti Butiran Tasbih

Cintaku Seperti Butiran Tasbih
Sehari Tanpa Gilang.


__ADS_3

Gilang dan Ardi pun sudah pulang ke rumah dan begitu juga Anissa, tapi tidak dengan Karnia, Gadis Cantik itu masih berada di sebuah caffe bersama Mona dan juga sahabat nya yang lain yang masih satu kampus denganya.


" Kar, lo mau gak sama tu cowok, ujar Mona sambil menunjuk ke arah pria tampan yang lagi asik menikmati minuman nya..


" ngawur lo,gue ini milik Gilang putra semata wayang Wiraguna yang empunya PT ANTERO GROUP, ucap Karnia.


" ngayal lo, dah jelas jelas Gilang lebih memilih kekasih nya dari pada lo, ucap Mona.


" iya ya, hahah tapi kan masih ada harapan selama janur kuning masih belom melengkung ucap Karnia di tertawain Mona..


🌸🌸


Wiraguna yang sudah berada di rumah dari pukul 3 sorepun tak melihat Karnia lau bertanya pada sang istri.


" mam, di mana Karnia ?? Kok gak keliatan.


" aah papa, anak sendiri gak pernah di tanyain, malah anak orang yang di tanyain, ya mana mama tau. Ucap Diandra dengan Nada kesel.


" Karnia itu tanggung jawab kita mam selama dia tinggal bersama kita.


" bukan kita pa, tapi papa saja bukan Mama, jadi jangan tanyakan Karnia pada mama. lalu berlalu dari hadapan sang suami.


Melihat sang istri meninggalkanya Wiraguna pun terduduk di kursi. Dan mengambil gawainya lalu menghubungi Karnia.

__ADS_1


Tuuut ,tuuut, gawai Karnia berdering,


πŸ“ž iya om,


πŸ“ž Karnia kok belum pulang, sudah jam 10 malam ini ucap Wiraguna yang mengingatkan Karnia.


πŸ“ž iya om, bentar lagi Karnia pulang,


Lalu mengakhiri panggilan.


" Mon Gue duluan, udah di suruh pulang sama papanya Gilang.


" Gilaaa, perhatian bangat, papa nya Gilang sama lo.


" huuuussssst, gue pamit ya, jangan berisik.. Daaah daaah..


Karnia melajukan Mobilnya dengan cepat..


.


.


pagi pagi, Anissa sudah bangun , hari ini dia kempusnya jam 8 pagi, jadi tidak harus tergesa, dia masih duduk bersandar di kasurnya, memikirkan siapa yang sudah menguncinya di kamar mandi, sebenarnya pikiranya sudah tertuju pada Mona dan juga Karnia tapi dia tidak mau langsung menuduh, tapi harus mencari tau kebenaranya, dirinya mencoba mengingat waktu sebelum kejadian itu..

__ADS_1


" entar Gue coba nyamperin Mona atau Karnia aja, kali aja gue bisa sedikit lega..


Dengan segera dia menyiapkan dirinya untuk segera ke kampus, tak menunggu lama diapun sudah rapi dengan pakaian kampusnya, di starter nya motor miliknya dan berlalu meninggalkan halaman kosnya..


Di tengah jalan Hp nya berbunyi, lalu dia menepi dan mengangkat Pangilan tersebut, ternyata Gilang yang menelpon bahwa hari ini dan beberapa hari kedepannya dirinya tak ke kampus karena harus mengurus beberapa urusan yang berkaitan dengan wisudanya.


Terdengar dari kata kata Anissa, Gak papa kak. toh aku bisa jaga diri,


Lalu keduanya menutup telepon..


dan dia pun melanjutkan kembali perjalan menuju kampusnya.


.


.


Anissa membelokkan motornya dan masuk ke halaman kampusnya, beriringan dengan masuknya Anissa, Karnia pun juga membelokkan mobilnya dia melihat Anissa berada di depanya, dengan sengaja karnia pun menabrak motor Anissa dari belakang, karena tidak bisa mengontrol keseimbangan akhirnya Anissa pun terjatuh..


bruuukk,,, motor yang ia bawa terjatuh begitu dirinya, Karnia yang pura pura tak melihat nya pun memberhentikan Mobilnya lalu turun,begitu juga siswa lain yang berada di sekitar pintu masuk pun berlari ke arah Anissa, mereka lalu menolong nya.


Lo apa apaan sih, gak punya mata ya, main masuk aja, marah Karnia pada Anissa, lalu salah satu dari siswa tersebutpun menjawab kata katanya Karnia.


" Lo seharusnya minta maaf padanya bukan malah sebaliknya.

__ADS_1


" diam lo, bentak karnia.


" iihk, dasar aneh, dia yang salah malah dia yang marah.


__ADS_2