Cintaku Seperti Butiran Tasbih

Cintaku Seperti Butiran Tasbih
Jemput 2


__ADS_3

Sebelum Wiraguna meninggalkan rumah, sang Istripun berkata.


" pa, apa sebaiknya perjodohan atara Karnia dan Gilang kita batalkan saja.


" kenapa?? Apa mama lupa dengan bantuan orang tuanya Karnia tanya nya kepada sang istri.


" tapi pa, apa papa tidak bisa melihat perubahan sikap Gilang selama ini??


" aah, sikap itu akan berubah kapan saja, ucap sang suami dengan nada yang dingin.


Sang ibu pun hanya bisa berdiam ketika sang suami berkata demikian.


🌸🌸🌸


Kepergian sang suami di kantor membuat Diandra pun segera mendekati mbok Jum.


" Mbok udah selesai kerja nya??


" iya bu, mau berangkat sekarang??


" kalau mbok Jum sudah siap ayo kita berangkat sekarang, minta tolong bilang ke pak Udin siapkan mobil ya mbok, aku mau ambil tas dulu ucap sang nyonya.


dan mbok Jum pun menuju pintu keluar untuk memanggil pak Udin.


.

__ADS_1


.


Gilang dan Anissa yang sudah berada di kampus pun sudah bertemu dan mulai berbincang tentang Karnia.


" Nis entar jam 12 siang gue mau jemput Karnia di bandara.


" ooh, Anissa yang sedari tadi hanya diam dan menjawab ketika Gilang melemparkan pertanyaan kepadanya.


keduanya tampak canggung seperti orang yang baru berkenalan, ini semua terjadi karena Gilang sudah di jodohkan.


Ardi yang melihat kecanggungan inipun mulai mendekati kedua nya.


" kalian kenapa kok pada tenggang kaya gini,?? Gak seperti biasanya tanya Ardi yang memang belom di beritahu Gilang maupun Anissa tentang perjodohan Gilang.


.


.


Mamaa, Gilang kaget karena melihat sang mama yang sudah berjalan ke arah mereka, Anissa pun terkejut mendengar kata Gilang yang menyebut kata mama.


Anissa takut apa yang akan di lakukan orang tua Gilang kepadanya, Gilang yang menyadari akan ke tatakutan Anissa pun mulai mendekati Anissa dan berbisik, tenang Niss, mama tidak akan berbuat apa apa sama kamu, ucapnya meyakinkan Anissa.


**


Sang mama tampak tersenyum melihat ke arah Gilang dan Anissa yang kaget akan kedatangan nya.

__ADS_1


" mama ngapain ke kampus Gilang??


" mama ingin bertemu dengan wanita yang saat ini bersama anak mama.


Anissa tampak mengulurkan tangannya dan mencium uluran tangan mama nya Gilang.


" maaf Tante kesini mau bertemu langsung dengan kamu, karena tante tidak tau mau bertemu di mana sama kamu jadi terpaksa tante datang kesini.


Anissa yang tadinya takut akhirnya bisa bernapas lega, bahwa wanita yang ada di hadapanya adalah wanita yang baik.


" Gilang, mama kesini karena mama tidak bisa memaksa kehendak kamu dan mama melihat kamu banyak perubahan,selama ini mama tau kalau anak mama adlah anak yang susah di atur tapi mama yakin perubahan Gilang pasti Nak Anissa.


" mama tau dari mana kalau ini Anissa ma?? Tanya Gilang yang penasaran.


" mama sudah tau waktu pertam kali mama datang dan malam nya kamu bertemu Anissa, dari situlah mama tau kalau dia namanya Anissa, sambil tersenyum ke arah Anissa.


" sini nak, kamu tinggal di mana?? Tanya nya kepada Anissa.


" aku tinggal di kos tante??


" sendiri???


" iya tante, aku dari kampung kesini karena mengejar cita citaku tan, jawab nya dengan penuh keluguan.


" ooh, gak apa apa, tante suka sama Anissa, tapi tante minta tolong jangan tinggalkan Gilang dari saat ini dan sampai saat nanti.

__ADS_1


__ADS_2