
Gilang yang masih penasaran dengan Anissa pun tampak bertanya tanya di dalam hatinya.
* namanya siapa ya?? Kok gue jadi kepo gini, apa kah ini di namakan jatuh cinta??**
Dia bertanya sendiri dirinya, tidak mungkin seorang Gilang jatuh cinta dengan wanita seperti dia, jika di bandingkan dengan Mona, Mona lebih modis, tapi kenapa perasaan gue ke Mona biasa biasa saja, gumamnya sendri..
.
.
Gilang tampak mengambil gawainya dan menelpon Ardi.
"Di, lo di mana??
"Di rumah??
"keluar yuk,
"kemana??
" cafee, jawab Gilang.
"Boleh juga tu, gue sekrang OTW ya ke rumah lo.
"Ok, buruan gue tunggu lo dalam hitungan 5 menit ucap Gilang di sela tertawanya.
"gila, mau matiin gw kali ya, ucap Ardi sambil menutup telepon..
.
.
Sambil menunggu kedatangn Ardi, Gilang tampak menarik undur layar hp nya, hati nya tak karuan memikirkan nama Gadis yang dia lihat di kantin..
__ADS_1
**
Sekian lama menunggu akhirnya Ardi pun muncul dengan motor matic yang di kendarainnya..
Gilang yang mendengar suara motor Ardi langsung menyambar jaket yang sudah dia letakan di sofa.
"Yuk, kita jalan sekarang.
"Ayuk,
"kita pake motor lo aja ya, gue malas bawa mobil, Ucap Gilang.
"Ok,ok berangkaaat, ucap Ardi.
dan akhirnya tiba lah mereka di sebuah Caffe yang banyak pengunjung di malam itu.
Terlihat seorang wanita seksi tampak mendekati Gilang dan Ardi tanpa di persihlakan wanita itu duduk di samping Gilang dan menggoda.
Sayang,, boleh aku temanin minum??
Gilang yang dingin Hanya menatap, dan melanjutkan memesan minuman yang akan dia minum bersama Ardi.
***
Anissa yang malam ini sendiri di Indekos tampak merindukan kedua orang tuanya di kampung, mak sama abah lagia ngapain ya?? Sambil menekan nomor milik sang ibu..
.
.
"Assalamualaikum mak, ucap Anissa.
Ketika sang ibu menerima panggilan dari dirinya.
__ADS_1
"Wa'alaikum salam, ucap sang ibu.
"gimana kabar Mak sama Abah??
Perbincangan antara anak sama kedua orang tua tersebut semakin seru,pertanyaan tentang aktifittas Anissa di kampus menjadi bahan obrolan mereka malam ini.
"neng baik baik di sana ya,jaga diri pesan sang ibu, kemudian mengakhiri perbincangan mereka, Anissa lalu menutup telepon dan ikut terlelap terbawa mimpi indah..
...****************...
Anissa sudah terlelap dengan tidurnya, sedangkan Gilang dan Ardi masih sibuk dengan Aktifitas nya di ruangan yang penuh dengan alunan musik tak beraturan.
"Di, gue nanya sama lu, tu cewek yang lo ngajak bicara itu siapa namanya??
" mas Bro, gue liat dan gue perhatiin lo sepertinya jatuh cinta sama Anissa.
"jadi namanya Anissa?? anak semester berapa?? Perasaan gue baru liat, tanya Gilang kepada Ardi..
"gue belum sempat nanya jurusan dan semester berapa, lo udah main panggil aja, ya udah, gue tinggalin ucap Ardi menahan kecewanya.
"Tapi kalau lo mau gue bisa bantuin lo untuk nanya langusung sama orangnya.
"gak usah, entar gue yang nyamperin dia sendiri, ucap Gilang.
"Yakiiin???? Goda Ardi yang tidak percaya akan gulonan Gilang, karena yang dia tau sahabatnya adalah orang nya cuek dan dingin terhadap lawan jenis nya..
"kita liat aja nanti, sambil melangkah keluar caffe,dan Ardipun mengikuti langkah Gilang.
.
.
Mereka meninggalkan Area caffe dan berjalan pulang.
__ADS_1
Ardipun mengantar Gilang di depan Rumah dan dia sendiripun ikut malajukan motor dan pulang kerumahnya..