Cintaku Seperti Butiran Tasbih

Cintaku Seperti Butiran Tasbih
Merasa Tidak Nyaman


__ADS_3

Gilang hanya di temanin Mbo Jum, karena sang ibu menemani sang bapak yang saat ini mengujungi kantor cabang milik sang bapak yang berada di luar kota.


Mbok Jum sudah lama bekerja di rumah tuan Wiraguna dan nyonya Diandra.


Mereka sangat mempercayai mbok Jum untuk menjaga Gilang, jika sewaktu waktu mereka meninggalkan Gilang dengan urusan luar yang mendadak.


...****************...


Tok, tok tok,


Mbo Jum mengetuk pintu kamar Gilang, dan memanggil nya.


"Den, ayo bangun sudah jam nya kekampus,panggil mbo Jum dari luar pintu..


"Iya Mbo, terdengar jawaban Gilang dari dalam.


Mbo Jum pun segera menyiapkan sarapan pagi untuk Gilang.


Ting tong, ting tong.


bel pintu berbunyi, mbok Jum pun menuju pintu dan membukanya.


Mbok Jumpun melihat wanita yang berdiri di hadapanya dan bertanya.


"Cari siapa??


"Gilang nya ada??


"Den Gilang ada, tapi masih di kamar nya.


Wanita itu pun masuk dan langsung menuju kekamar yang di tunjuk Mbo Jum.


***


Melihat kamar Gilang yang tidak kunci Wanita tersebut langsung masuk dan duduk di ranjang milik Gilang.

__ADS_1


Gilang yang masi di kamar mandipun sibuk membuyikan Air.


Setelah selesai mandi Gilangpun keluar,betapa terkejutnya dia melihat Mona yang sedang duduk di tepi ranjang,untungnya dia mengenakan Handuk jadi dia tak salah tingkah berhadapan dengan Mona wanita yang terus terusan mengejarnya.


"Eeh, ngapain lo main masuk kamar orang ucap Gilang dengan perasaan kesel.


"gue kesini mau ikut bareng lo ke kampus,soalnya gue kangen sama lo, ucap nya dengan nada yang sedikit nakal.


"kenapa sih lo gak berangkat sendiri aja, kan masih ada yang lain boleh lo nebeng,ucap Gilang dengan gaya bicara yang sedikit meninggi.


"gue gak mau,gue maunya bareng sama lo,ucapnya dengan manja.


"sekarang lo keluar dulu gue mau ganti baju, ucap Gilang.


Akhirnya Mona pun keluar dari kamar menuju kursi sofa dan bersandar menunggu Gilang.


Gilang yang di dalam kamar langsung mengambil gawainya dan menekan nomor Ardi.


"Di, lo belom ke kampus kan??


"Iya belom,


"eh eh tunggu, lo bicaranya gak usah pakai napas bisa gak?? canda Ardi.


"gak bisa Di, soalnya di sini ada Mona.


"Aaaah ngapain dia ke rumah lo??


"Udah gak usah banyak nanya, nyamperin gue sekarang lalu menutup teleponya..


🌸🌸🌸


Anissa tampak sudah siap siap ke kampus, jaket dan helem sudah di kenakannya, di hidupkan mesin motornya dan berjalan keluar meninggalkan halaman kos tempat tinggalnya.


Anissa berpacu dengan santai menembus jalanan agar sampe di kampus tepat pada waktunya, Anissa pun tiba dan mencari tempat parkir lalu turun dan berjalan dengan gontainya menuju ruangan Hukum.

__ADS_1


**


Ya, Anissa mengambil jurusan hukum dengan Alasan yang pasti..


.


.


.


!! Ardi memarkirkan motor miliknya dan melangkah masuk,bel berbunyi dan mbok Jum pun membuka pintu rumah untuk Ardi.


"Eeh den Ardi,mari masuk ucap mbok Jum dengan ramah.


Mona yang mendengar nama Ardi di sebut langsung memandang ke arah Ardi.


*ngapai juga si Ardi kesini, gangu aja kebersamaan gue sama Gilang*


Ardi yang tau Mona ada di sini pun menghampirinya.


"lo Mon, ngapain lo pagi pagi ada di sini?? Selidik Ardi.


"jangan bilang lo mau ikut Gilang ke kampus ya?? Cegat si Ardi.


"bukan urusan lo, suka suka gue lah mau ikut siapa saja, gak rugikan buat lo?? Tanya Mona sambil menahan


kemarahannya..


"iih kata siapa gak rugi, jelas rugi lah,


ucap Ardi memancing kemarahan Mona..


Akhirnya Gilang pun keluar dari kamarnya menuju kedapur tempat mbok Jum berada..


"Mbok, Gilang nanti sarapan di kampus aja, solanya gak enak sama teman" Gilang..

__ADS_1


Ucapnya sambil berpamitan kepada mbo Jum..


Mbok Jum yang melihat hanya bisa tersenyum....


__ADS_2