
kegiatan Kampus sudah selesai, Gilang yang sedari tadi bersama Ardi sudah menunggu Anissa, Gilang yang sudah berulang kali mencoba menghubungi Anissa tidak terjawab mulai panik.
" Di, aku mau nyusul Anissa dulu di kelasnya.
" ok, gua tunggu di sini ya.
Tanpa menjawab Gilang melangkah menuju ke kelas Anissa, tapi semua penghuni Ruangan sudah tak ada di kelasnya, matanya yang memutar mencari Anissa tiba tiba tertuju di sebuah meja di mana tas buku Anissa tergeletak.
* Anissa kemana?? Kok tas sama hp nya ada di sini tapi orangnya gak ada..*.
jangan jangan Anissa ke kamar mandi feeling Gillang ber traveling, sebelom dia berlari ke kamar mandi terlebih dahulu dia menelpon Ardi..
" π Di,, lo ke ruangan Anissa sekarang.
" π emang ada apa sih Sama Anissa,
Ardipun terdengar panik.
" π buruan lo kemari.
Ardi pun menyusul Gilang. Setelah sampenya Ardi, Gilang pun langsung mengajak Ardi menuju ke kamar mandi, di sana Gilang dan Ardi pun memanggil nama Anissa, sedangkan Mona dan Karnia yang sedari tadi mengawasi Anissa yang di kunci di kamar mandi pun merasa panik dan ketakutan, kalau perbuatan mereka di ketahui oleh Anissa dan Anissa pun mengadu ke Gilang..
__ADS_1
" Nissa, lo dimana??
Anissa tidak menjawab karena Anissa yang berada di dalam kamar mandi pun sudah pingsan setelah kelelahan berteriak meminta tolong..
Satu persatu pintu kamar mandi di buka tapi Anissa juga gak ada. Tiba tiba mata Gilang tertuju di kamar mandi yang paling Ujung karena cuman kamar mandi itulah yang belum sempat dia membukanya, setelah hendel pintu di tarik ternyata keras.
" Di Bantuin Gue ngedobrak ini Di, sambil menunjuk Pintu kamar mandi tersebut.
Ardi yang di mintai pertolongan pun lalu membantu temanya.
Braak ,, pintu terbuka dan betapa terkejutnya Gilang bersam Ardi, ketika melihat Anissa yang sudah tergeletak di lantai kamar mandi, Gilang lalu meraih tubuh Anissa dan mengangkatnya.
Ardi pun mengikuti langkah Gilang, sedangkan Mona dan Karnia pun kelihatan pucat pasi.
" bisa gawat ni Mon kalau gilang tau kita yang membuat Anissa jadi seperti ini ucap Karnia yang panik.
" gak bakalan tau kalau kita pelakunya, selama tidak ada orang yang melihat perbuatan kita, dan gak ada yang buka mulut di antara kita, jawab Mona yang meyakinkan Karnia.
πΈπΈπΈ
di Ruangan UKS Gilang tampak menggosok Anissa dengan minyak kayu putih yang berada di ruangan tersebut, begitu juga Ardi yang menggosok bagian kakinya Anissa.
__ADS_1
" siapa sih yang tega membuat Anissa seperti ini???
" gue juga gak tau Di, jawab Gilang yang sepertinya sedang memikirkan sesuatu.
apa jangan jangan Karnia??? yang tiba tiba saja pikiran Gilang tertuju kepada nya, sambil terus menggosok telapak tangan Anissa dengan Minyak kayu putih..
" tapi apa dia, kan baru hari ini dia masuk kuliah di kampus ini, jawab Ardi.
" kalau bukan dia berarti Mona, toh dia kan gak suka sama Anissa.
" iya juga sih, tapi kita tunggu Anissa sadar dulu baru kita tanya.soalnya kita gak boleh so'uzond dulu sama orang tanpa tau kebenaranya.
Kira kira 30 menit Anissa berada di Ruangan tersebut Anissa pun tersadar, dan kaget melihat dirinya berada di ruangan UKS bersama Gilang dan Juga Ardi.
" Alhamdulillah kamu sudah sadar Niss ucap Gilang.
" kok kak Gilang bisa bawa aku ke sini??
" iya kamu nya pingsan di kamar mandi.
Anissa pun menangis, ketika mengingat dirinya berada di dalam kamar mandi yang di kunci dari luar...
__ADS_1