
{{{ Beberapa saat kemudian }}}
{{ Laboratorium utama area 25}}
Tegangan siap. Tepung terigu dan minyak juga sudah dilumuri ke seluruh badannya. Modul penyimpanannya juga sudah kuamankan
"Siap untuk dibakar?"
"Itu bukan pertanyaan yang bagus, tapi baiklah"
Jawaban yang sangat bagus
"Aku tidak tahu kemana kamu akan lari, tapi sebaiknya kamu hati-hati"
"Tidak perlu memperingatkan. Aku sudah paham"
Sekarang...
Aku hanya perlu percikan petir kecil untuk memicu api
Perlahan kuperkuat tegangan yang bisa dikeluarkan senjata itu, dan ketika aku merasa sudah cukup, aku perlahan menyentuh Noah hingga dia terkena setruman listrik sejenak sebelum kobaran api mulai menjalar ke badannya
Aku heran kenapa dia tidak terlihat seperti merasakan rasa sakit ataupun terkena syok hingga kejang. Api itu bahkan sudah menyulut seluruh tubuhnya, tapi dia justru terlihat kagum saja
Maledict of Eternity memang aneh. Dia punya toleransi rasa sakit yang luar biasa
Aku yang mundur perlahan dan sudah siap menyelinap pun mengangguk kepadanya, dibalas olehnya dengan membalikkan anggukan antusias miliknya itu
"Mulai!"
Dengan tanda dariku, dia mulai tertawa seperti maniak selagi berjalan kesana kemari tanpa memedulikan sekitar
Para penjaga yang sedang melakukan tugas mereka langsung dikejutkan olehnya, tetapi 2 seketika dia jatuhkan hingga tidak sadarkan diri. Yang lainnya mencoba untuk menyerang, tetapi Noah justru langsung kembali berlari kesana kemari untuk menabur tepung terigu dan minyak yang tersisa, membakar semua yang terlihat
Semuanya dia lakukan selagi tawanya yang dalam dan nyaring itu menggema di seluruh area 25 hingga para penjaga yang berada agak jauh segera berlari panik untuk menanganinya
Bahkan alarm sudah mulai terpicu
Baiklah. Kekacauan itu sudah cukup untuk mengalihkan perhatian mereka
"Sudah waktunya aku menyelinap"
Dan rutenya cukup mudah. Hanya perlu menangani penjaga yang ada di sekitar jika mereka tidak mau pergi
...----------------...
*BZZT! BZZZT!*
Hmph. Pengganggu
Sarung tangan ini sungguh praktis hingga bisa menangani semuanya tanpa susah payah
Yah, aku mencoba untuk memastikan tidak satupun dari mereka mati. Tapi jika ada yang lebih memaksa dari yang sudah kulumpuhkan sekarang ini, aku tidak akan ragu membunuh mereka
Semua jalan di dalam lorong lab ini diblokir. Untung saja kekuatan sarung tangan ini cukup kuat hingga aku bisa mematikan seluruh daya area ini
Baiklah. Sekarang karena aku sudah ada di bagian paling dalam laboratorium ini, aku harus memasukkan kode keamanan untuk masuk ke ruangan utamanya
{Selamat datang}
{Identifikasi personel...}
{Memulai identifikasi otomatis...}
Eh-?
Tempat ini tidak melakukan identifikasi manual...?
__ADS_1
Sebaiknya aku siaga saja...
Selagi cahaya hijau yang keluar dari mesin identifikasi itu menelaah bagian depan tubuhku, aku hanya diam membeku selagi menunggu seandainya mesin ini menolak akses untukku
Dia mungkin mengeluarkan semacam senjata atau protokol keamanan lainnya. Jika dugaanku benar, maka aku harus-
{Identifikasi diterima}
Eh-?
Di tengah kebingunganku itu, cahaya hijau pemindai itu menghilang ditelan mesinnya kembali
Aku tidak yakin apa yang terjadi, tetapi pintu itu pun terbuka seakan menyambutku. Pintu yang terdiri dari 5 lapis pintu dengan jenis berbeda itu terbuka seakan aku bukan seorang penyusup
Dia bilang, identifikasi diterima...?
...
Bagaimana...?
Aku tidak yakin Amitha akan mendaftarkan diriku di dalam daftar personel yang bisa masuk ke dalam tempat ini begitu saja...
Tapi sudahlah. Pintu di depan sudah terbuka
Aku yakin jawabannya ada di depan
Sepuluh langkah masuk. Baru saja sepuluh langkah aku masuk, sebuah suara keras terdengar dan pintu dibelakang ku tertutup hingga meninggalkanku di dalam lorong gelap tanpa cahaya
Aku tidak tahu harus mengeluh atau bersyukur terhadap pintu yang tertutup tanpa kendala itu...
Baru saja aku ingin berjalan, aku tersentak dengan cahaya hijau yang kulihat di ujung lorong
Rupanya ada ruangan di hadapanku yang disambung oleh lorong ini dari pintu masuk. Dan sepertinya, ruangan itu bukanlah ruangan kecil semata
Dari tampang cahayanya saja, aku bisa tahu kalau ruangan itu cukup luas dengan ruang yang sangat besar
Beberapa langkah, tepatnya 30, dan aku pun bisa masuk ke dalam ruangan itu. Ruangan yang dipenuhi dengan cahaya yang cukup menunjukkan jelas isinya
Sebuah ruangan yang dipenuhi oleh tabung percobaan penyimpanan organisme yang diawetkan dalam zat cair khusus. Jumlah tabung pengawet itu tidak hanya satu di dalam ruangan berbentuk melingkar ini. Jumlahnya sangatlah banyak sampai aku menyerah untuk menghitungnya karena luas ruangan yang terlihat melelahkan
Hanya saja...
Isi tabung pengawet itu. Mereka diisi oleh manusia hidup
Mereka semua... Hidup...
...
...
...
Ini yang ingin Hector ingin aku lihat?
Maksudmu, sesuatu seperti keseharian Amitha yang sudah pasti dia sembunyikan dari personel Arcadia yang lainnya ini?
Aku selalu yakin orang itu selalu menyembunyikan sesuatu, tapi eksperimen terhadap manusia sama sekali tidak mengejutkanku
Cuih, aku rupanya membuang waktu. Juga, aku ragu para Venia tidak mengetahui mengenai penelitian lab ini karena mereka mengurus 80 persen dari urusan markas utama. Pembangunan dan penelitian laboratorium terutama
Hah... Pada akhirnya aku hanya akan terkena masalah yang lebih besar
Sebaiknya aku keluar sa-
"Kamu"
...!
__ADS_1
Langkahku terhenti seketika mendengar sebuah suara yang seakan tertuju kepadaku itu
Maksudku, hanya aku saja manusia yang aktif di ruangan ini. Aku dan orang yang memanggil itu
Sudah tentu orang itu memanggilku bukan...?
Juga...
Suara itu... Sangat familiar...
...
Aku pun menoleh kearah suara yang ada di belakangku itu, tepat mengarah kepada sebuah tabung yang berada tepat di tengah menghadap pintu masuk
Tabung pengawet itu berisi manusia, sama seperti yang lainnya. Tapi bukannya tidak sadarkan diri, manusia di dalamnya justru terlihat sangat segar dan bugar seakan tidak pernah tertidur di dalam sana
Dan dia memanggilku. Melihat sebuah subjek percobaan memanggilku terasa seperti sebuah film fiksi sains horor yang aku biasa tonton
...
"Kamu memanggilku...?" Aku bertanya, seakan tidak tahu
Bahaya. Aku tidak tahu apa yang dimodifikasi oleh Amitha di tubuh orang ini, jadi sebaiknya aku hati-hati terlebih dahulu
"... Sebutkan nomor seri milikmu sekarang juga"
...
Nomor seri?
"Aku... Tidak paham maksudmu"
"O-2563. Itu nomor seri milikku, dan kamu seharusnya punya"
!!!
Apa?
O- Apa?
...
"Sebutkan nomor serimu, subjek!"
...
...
Aku tidak menyadarinya sejak tadi, tapi...
"Aku akan menangkapmu sekarang juga"
Tapi...
Ketika orang itu keluar dari tabung miliknya hingga cairan itu bertumpahan ke lantai, aku pun menyadari satu hal lagi
Nomor untuk nama yang nyaris mirip denganku, hanya dengan 2 digit terakhir yang berbeda. Permintaan Hector yang menyuruhku untuk melihat isi lab ini secara spesifik
Lalu...
Wajah dan bentuk tubuh milik subjek percobaan itu yang persis terlihat sepertiku...
...
...
...
__ADS_1
Lelucon macam apa ini, Amitha...?