
Mendengar kabar dari Fuyuki itu, kami bertiga segera berjalan secepat mungkin menuju tempat kejadian
Waktu yang terasa berjalan sangat cepat akhirnya bisa membawa kami ke dalam kafetaria, dimana kami segera menemukan Noah dengan bagian leher bajunya yang berdarah, sedang menahan seorang staf karyawan biasa yang kelihatan sedang meronta untuk melepaskan diri di lantai
Ketika dia melihatku dan Hector datang, Noah pun mengangkat kepalanya sedikit, menunjukkan sebuah ekspresi penuh rasa panik
"Bantu aku! Orang ini tiba-tiba saja membawa pisau dapur dan membelah wajahku menjadi dua!" Dia menyerukan
Dengan pisau dapur semata...?
"Untung. Dia. Tidak. Bisa. Mati" Raggot, yang kebetulan bersama dengan Noah juga ikut bicara selagi memegang pedangnya yang masih disarungkan itu
Keduanya terlihat siaga, seandainya setiap orang yang mengelilingi kami juga mulai bersikap aneh bersama dengan pria yang ditahan Noah itu
Hector pun segera mendekat dan meminta Noah untuk menyingkir sedikit, sehingga dia pun memegang sebuah benda tipis transparan yang tidak bisa dilihat hingga aku mendekat
Lalu, dia mengaktifkan kekuatan Terror, sehingga benda transparan itu spontan putus, dan menarik dirinya sendiri ke udara hingga menghilang dari pandangan kami
...
Benda apa itu?
Pria yang ditahan itu juga mulai tidak sadarkan diri, selagi Hector dan Noah mulai menyingkir sepenuhnya agar tidak menekan orang itu lagi
"Bawa dia ke kamarnya, kemudian kunci ruangan itu" Hector pun memberi arahan, yang segera disetujui semua orang disana dengan ekspresi gelisah di setiap wajah mereka
"Tch! Semua orang ini tidak terlatih menangani seorang Maledict..." Dia kemudian berkata, membuat Noah dan Raggot yang masih terkejut itu langsung tersentak
"Maledict...?" Noah bertanya
"Maledict of Control. Benang yang kalian lihat itu adalah kekuatannya. Kita akan bahas nanti"
Bersamaan dengan akhir kalimat Hector, beberapa pecahan ruang pun terbuka untuk kami masing-masing, menandakan kalau kami harus segera masuk
"Ketua. Memanggil" Raggot berkata
Dia pun pergi mendahului kami ke dalam pecahan ruang miliknya
Jika pecahan ruang ini terbuka, berarti para pilar harus berkumpul bukan...?
Cih! Semua hal ini sangat membingungkan!
Baiklah. Sebaiknya kami memiliki berita baik dari insiden hari ini
Serempak, kami yang tersisa pun memasuki pecahan ruang masing-masing, sehingga membawa kami ke ruangan para pilar yang sudah terisi oleh beberapa anggota yang tadinya tidak terlihat di sekitar kami
"Jelaskan ada apa?" Pinky bertanya penasaran
Tapi tanpa memberi kami napas, pertemuan rupanya sudah langsung dibuka. Situasi ini sangat gawat, sehingga para pilar bahkan ikut gempar
"Maledict of Control menyerang kita. Sepertinya bedebah itu ada di tempat yang tidak terlalu jauh" Hector berkata selagi mulai duduk bersamaan dengan kami di takhta masing-masing
"Itu yang membuatku penasaran juga. Bagaimana hasil yang kalian dapatkan, Psyche, Tenet?" Mother Hera mulai bertanya, namun menggunakan nama kode
Yang menjawab pertama adalah Cassidy, menarik perhatian kami dengan mengangkat tangan dengan cepat
"Wanita itu sangat jauh. Diantara bintang-bintang" Dia berkata
"Lebih tepatnya, 8 galaksi memisahkan kita dengan Maledict itu..." Ulysses menambahkan kemudian
__ADS_1
Mereka berdua cepat bertindak. Aku bahkan sempat ragu kalau mereka benar, sampai aku mengingat kekuatan macam apa yang mereka miliki
Dan jaraknya 8 galaksi?? Itu jauh sekali!
"Ketua. Beri kami perintah" Noah pun meminta dengan semangat
"Aku setuju. Maledict itu berbahaya jika bisa mengontrol seseorang sampai 8 galaksi jauhnya" Aku menambahkan
Ketua kami terdiam sejenak diatas takhta kosong itu, sebelum akhirnya bicara
"Latihanmu belum selesai. Kami hanya akan membunuh diri jika kamu harus ikut" Dia berkata, spesifiknya kepadaku
"Memangnya itu penting?! Maledict of Control akan bisa ditangani dengan cepat jika aku ikut!" Aku pun protes
Kekuatan Maledict milikku sudah bisa diaktifkan walaupun sedikit. Jadi, jika aku bisa menghadapi Maledict itu sebelum dia membuat kekacauan lebih jauh, maka-
"Jangan mengulang kembali sejarah, nak. Aku tahu kamu tidak ingin Corruption membunuh siapapun lagi" Ketua kami balik membantah
...!
Sial...!
"Armada lain juga sudah mulai beraksi untuk mencari dan menangani Control. Walaupun aku ragu mereka bisa menemukan Maledict yang sudah membuat kekacauan di planet Lantrophe itu, kita harus membiarkan mereka bergerak terlebih dahulu"
"Armada. Lain?" Raggot yang kali ini bertanya
"Suthon Cavaliers, Unotopia, Eruditary, Astran Order, Void, dan terakhir Arcadia"
...
Semua Armada anti Malefic itu memiliki nama-nama paling terkenal karena kekuatan mereka...
Ketua benar. Lagipula...
Kami sebaiknya melindungi personel dan anggota-anggota biasa di dalam Armada ini terlebih dahulu. Mereka berada dalam bahaya yang lebih besar karena Armada, yang bahkan aku tidak ketahui posisi tempatnya ini, sudah mulai diserang oleh Control. Fakta kalau mereka tidak memiliki keahlian bertarung juga sama sekali tidak membantu
"Kenapa kamu tidak memata-matai Maledict sialan itu secara langsung, ketua??" Noah pun bertanya
"Karena dia akan segera tahu. Ada alasan kenapa julukannya itu {Control}, Span" Ketua kami membalas
!!!
Jadi dia sengaja menggunakan nama kode kepada kami semua agar Control tidak bisa mendengar...?
Tanpa memedulikan keraguanku itu, setiap ponsel kami pun mulai berdering, menandakan ada pesan masuk
Ketika aku membacanya, pesan itu membahas setiap detail yang kami ketahui mengenai Maledict of Control. Pengirimnya adalah Hera yang seharusnya sedang bersama kami sekarang ini diatas pilar jam 2
"Salah satu tubuh buatanku sudah mengirim pesannya. Mereka semua, bersama dengan para Android juga akan melakukan isolasi sementara di dalam tabung es khusus" Dia pun menjawab pertanyaan yang belum sempat ku utarakan itu
"Dan sebaiknya, para personel terkecuali koki kafetaria serta para pilar harus melakukan isolasi mandiri juga. Mengunci diri sendiri di dalam kamar tanpa orang lain, selagi para koki akan mengantarkan makanan keseharian mereka sampai pemberitahuan lebih lanjut. Kita juga tentu akan melakukan pengawasan untuk memastikan tidak ada satupun koki yang bertingkah aneh" Ketua kami memberi arahan, yang segera disetujui semua orang selagi aku tetap fokus membaca file yang dikirim itu
...
"Aku akan membantu dalam misi ini" Pinky menawarkan diri, tidak diduga oleh semua orang. "Maledict itu terlalu berbahaya jika dibiarkan tanpa pengawasan" Dia menambahkan
Pinky...
"Psyche dan Tenet juga sebaiknya ikut untuk menggantikan Spine yang harus melatih anak baru ini. Control memiliki kelemahan terhadap lawan yang memiliki psikis kuat" Hera pun bicara, disetujui oleh 2 nama yang dia sebut itu
__ADS_1
Pertemuan itu dimulai dengan cepat dan berakhir juga dengan sangat cepat. Keputusan ketua pun memasuki status final, sehingga tanpa ada tanda, pecahan ruangan di belakang takhta kami masing-masing mulai terbuka
Serangan Maledict...
Aku tidak pernah mengalaminya di Arcadia dulu. Tapi...
Sekarang kami berada dalam situasi hidup atau mati. Inikah yang dirasakan oleh semua orang di Arcadia ketika aku lepas kendali...?
...
Sebaiknya aku segera pergi juga. Semua orang sudah menghilang, dan Noah sudah mengajakku keluar
Aku akan mencari jawaban lebih jelas diluar nanti
...
...
...
Control...
Dia lebih berbahaya dari yang kukira...
Orang ini...
Tidak. Monster ini...
Dia bukan hanya membuat kekacauan di planet Lantrophe...
Dia justru membuat setiap orang yang ada di planet Lantrophe itu menjadi bonekanya...
Tetapi ketika aku membaca file yang diberikan itu, fakta kalau Maledict ini bahkan belum bangkit sepenuhnya justru membuatku semakin merinding, tidak seperti yang kuduga
Fakta kalau dia masih memiliki kesadaran normalnya, tetapi memutuskan untuk bertindak diluar nalar dan memilih untuk memainkan nyawa orang lain...
Memilih untuk menjadi sesuatu yang mengerikan, sehingga orang-orang malang di planet itu harus menanggung kekejamannya...
...
Makhluk biadab...!
...----------------...
{{{ Di suatu tempat }}}
"Orang-orang itu sungguh bersikeras membuat benang dan boneka imutku putus dari satu sama lain..." Seorang gadis yang terlihat muda itu menggerutu dengan benang putus yang terjatuh dari tangannya. "Tempat itu memiliki lebih banyak Maledict dari yang kuduga. Tidak imut sekali..."
Gadis dengan kepang bulat dua di kedua sisi atas rambutnya, memakai gaun hitam yang tidak menutup bagian atas dada dan bahunya, selagi memainkan kakinya di udara itu hanya menyenandungkan sebuah lagu anak-anak. Rok pendek dan kaus kaki hitam panjang yang dia kenakan itu mulai terangkat bersama dengan kakinya keatas, selagi dia berbaring diatas sebuah kursi batu dan memperhatikan apa yang ingin dia perhatikan
"Boneka-bonekaku mulai bergerak. Mereka sangat imut, dilumuri darah seperti itu~" Dia berkata lagi, dengan nada yang sangat riang, sebelum mulai tertawa dengan sinis
Matanya yang menuju kearah atas itu pun samar-samar menunjukkan sebuah siluet hitam seperti seseorang
Seseorang yang terlihat sedang terikat di langit bangunan yang entah bagaimana terus bergerak itu. Seseorang yang membuat si gadis senang, terutama ketika setetes darah orang yang terikat jauh diatasnya itu menetes di pipinya, selagi dia menjilat habis tetesan itu ke dalam mulutnya
"Kamu adalah boneka terbaik yang kumiliki..." Dia berkata lagi, selagi orang yang dia ikat itu dengan pasrah membuka matanya
"Kamu... Adalah Maledict pertama yang menjadi bonekaku~"
__ADS_1
Suara tawanya pun terngiang-ngiang di seluruh tempat tidak diketahui itu, selagi suara retakan kayu yang beradu dengan satu sama lain terdengar dari banyaknya boneka yang diikat lebih jauh diatas korban milik Maledict of Control itu